Kumpulan Ilmu Teknologi

Showing posts sorted by date for query inverter. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query inverter. Sort by relevance Show all posts

Cara Kerja Power Supply Komputer

Caratekno – Sudah tahukah anda apa itu Power supply? Bisa juga disebut juga dengan adaptor atau catu daya. Komputer PC selalu ada power supplynya karena itu komponen itu dan tidak bisa di tawar-tawar.

Power supply pernah dibahas juga di artikel power supply switching silahkan disimak pelan-pelan, secara umum prinsip kerjanya merubah arus kerja AC menjadi DC sesuai kebutuhan tegangan komputer dilengkapi dengan kipas pendingin ara lebih tahan lama.

  • 3.3 volts
  • 5 volts
  • 12 volts

Tegangan 3.3V dan 5V untuk kebutuhan tegangan rangkaian digital sedangkan tegangan 12V untuk kebutuhan penggerak motor harddisk dan kipas pendingin.

Biasanya dari pabrik disebutkan besaran power dalam satuan watt ( Volt (220V) x Ampere)power supply yang bagus tentu powernya besar karena arusnya yang bagus.

Teknologi Switching

Bentuk power supply sangat berat dan besar sekali sebelum tahun 1980-an, karena memiliki gulungan kawat trafo dari besi berat dan kapasitor yang besar hanya untuk merubah voltase dari 220V AC ke 5V dan 12V DC saja.

Teknologi elektronika terus canggih dan berkembang pesat hingga digunakan teknologi power supply jenis switching yang lebih ringan, ramping, dan kecil… Jika belum tahu bisa baca disini 

Caranya hanya mengubah arus 60-Hertz (Hz, atau siklus per detik) ke frekuensi yang jauh lebih tinggi, yang berarti lebih banyak siklus per detiknya. 

Konversi ini memungkinkan trafo kecil dan ringan power supply efektif menurunkan tegangan aktual dari 220 ke tegangan yang dibutuhkan oleh komponen komputer 3.3V, 5V, 12V.

Arus AC berfrekuensi lebih tinggi yang disediakan oleh suplai pengalih juga lebih mudah diperbaiki dan disaring dibandingkan dengan tegangan saluran AC 60-Hz asli, sehingga mengurangi varians tegangan untuk komponen elektronik sensitif di komputer.

Teknologi switcher juga bisa diterapkan pada inverter tegangan dari DC ke AC, seperti pada kelistrikan kendaran yang menerapkan ini untuk menghidupkan perangkat elektronika yang membutuhkan tegangan 220V.

Atau bisa juga peralatan inverter kebutuhan rumah tangga disaat padam listrik.

Seperti ini bentuk inverter dari aki 12V DC ke 220V AC  450W – 1000W

Power supply standart

Perkembangan teknologi seiring waktu terus maju, saat ini untuk komputer PC ada enam catu daya yang berbeda berbasis ATX sesuai kebutuhan industri komputer.

Power supply ATX merupakan terbaru menyesuaikan dengan karakteristik listrik kerja dari motherboard ATX.

Kabel-kabel power supply PC memiliki standarisasi konektor yang sanga rumit dan berbeda dengan power supply umumnya agar terhindar dari kesalahan pemasangan terbalik atau kesalahan dari manusia lainnya.

Konektor sudah dilengkapi untuk kabel harddisk, CD/DVD drive, kipas, dan motherboard ATX.

Sehingga pemasangannya sangat mudah untuk siapa saja tanpa takut konektor polaritas terbalik.

Daya (Watt) Power Supply

Power supply switching di box-nya tertera 400-450 watt, biasanya hanya konsumsi listrik tidak lebih dari kisaran 250 waat.

Konsumsi tidak benar-benar 100% dari kapasitas daya yang sebenarnya. 

Menurut riset dari PC Power & Cooling, Inc berikut ini disertakan beberapa nilai konsumsi daya untuk setiap komputer personal:

  • Kartu slot grafis Accelerated Graphics Port (AGP) = 20 – 30W
  • Kartu slot Peripheral Component Interconnect (PCI) = 5W
  • Kartu slot PCI antarmuka sistem mini (small computer system interface (SCSI)) PCI = 20 – 25W
  • Kartu antarmuka jaringan komputer = 4W
  • 50X CD-ROM drive = 10 – 25W
  • RAM = 10W per 128M
  • 5200 RPM Integrated Drive Electronics (IDE) hard disk drive = 5 – 11W
  • 7200 RPM IDE hard disk drive = 5 -15W
  • Motherboard (tanpa CPU or RAM) = 20 -30W
  • 550 MHz Pentium III = 30W
  • 733 MHz Pentium III = 23.5W
  • 300 MHz Celeron = 18W
  • 600 MHz Athlon = 45W

Power supply yang sama dari satu pabrikan biasanya memiliki garansi service sendiri berbeda dengan paket komputernya.

Masalah Power Supply 

Power supply komputer personal mungkin juga mengalami kerusakan normal akibat pemakaian atau kerusakan dari rangkaian, komponen dan kelistrikan lainnya.

Pastikan kipas pendingin sirkulasi udara bekerja dengan baik.

Seringnya kerusakan faktor utamanya karena kipas pendingin rusak karena kotoran/debu yang menghambat sirkulasi pendinginan komponen power supply yang mudah panas.

Jika ada bau menyengat seperti bau gosong bisa jadi tanda awal power supply sudah panas, jika dibiarkan tegangan tidak normal (tidak stabil) naik turun mengakibatkan komputer sering reboot sendiri.

Komputer yang sering reboot akan mengakibatkan perangkat komponen komputer lain seperti (harddisk, DVD drive, dan sebagainya ikutan rusak).

Jadi, selalu periksa kondisi kipas pendingin karena sangat vital, yang menyebabkan komponen cepat panas dan power supply mati total.

PERHATIAN:

Jika anda ingin menambahkan perangkat baru, memasang kipas, menambah harddisk baru, memory RAM, memansang kabel. Kabel listrik WAJIB anda lepas

Meski komputer sudah anda shutdown dan kondisi mati, sebenarnya power supply masih terhubung dengan listrik tegangan tinggi 220V AC. Pastikan lepas dulu ya kabel listriknya dari colokan di power supply agar terhindar dari hal yang tidak terduga. 

Referensi: Power supply, howstufwork, computer.howstuffworks.com/power-supply.htm

Share:

Manfaat dari Menggunakan Pendingin Udara

Caratekno – Ternyata banyak keuntungan dan kelebihan menggunakan pendingin udara biasa ketimbang menggunakan AC yang mahal, boros energi dan tidak ramah lingkungan.

Apa saja keuntungannya.

Efisiensi Energi – Setiap pendingin ruangan konvensional rata-rata konsumsi daya 10 kali lebih hemat ketimbangan menggunakan pendingin ruangan (Air Conditioner), jadi jelas sama-sama bisa mendinginkan temperatur ruang, lebih baik pilih yang konvensional saja karena hemat energi dan tagihan listrik jadi murah.

Apalagi teknologi modern terbaru beberapa pabrikan menambahkan fitur inverter yang diklaim mampu lebih menurunkan konsumsi daya. Otomatis pemakaian listrik akan lebih sangat hemat.

Seperti dari Orient Electric mengeluarkan teknologi ECM (Electronically Commutated Motor) menghemat energi dan biaya pemakaian hingga 50% dibanding pendingin udara yang sejenis.

Modal & Biaya Berulang – Sudah diketahui bersama bahwa biaya pembelian dan pemasangan di awal atau biaya pengoperasian dan pemeliharaan, pendingin udara jauh lebih murah daripada AC (air conditioner).

Ramah Lingkungan – Tidak seperti halnya AC yang mengeluarkan sisa gas buangan CFC (chlorofluorocarbons) yang membuat efek gas rumah kaca dan berakibat merusak lapisan ozon di atmosfer yang membuat suhu bumi semakin naik. Pendingin udara biasa benar-benar bekerja secara alami dan proses evaporatif nol emisi

Kualitas Udara – Air Cooler mengalirkan udara segar dari sebelumnya udara kotor dan panas menjadi dingin. Adanya filter juga memberikan nilai tambah untuk menyaring debu dan kotoran debu sehingga tertangkap oleh filter.

Filter ini harus sering dibersihkan dari kotoran debu yang menempel untuk menjaga kualitas udara. Sedangkan AC mengalirkan udara yang kedap dan pengap dalam ruang hanya dikondisikan menjadi segar dan agak boros daya listrik.

Udara yang keluar dari air cooler ini juga dapat melembabkan kulit tubuh dan tidak menjadi kering.

Instalasi & Portabilitas – Tidak seperti halnya jenis mesin pendingin udara (Air Conditioner) dibutuhkan keahlian profesional untuk instalasinya dan perangkat permanen.

Sedangkan air cooler bisa dipindah-pindahkan dan mudah pemasangannya. Cukup anda sediakan air dalam tangki penampungan dan colokkan ke stop kontak listrik.

Air cooler sangat mudah dipindah tempatkan sesuai kebutuhan dan lokasi ruangan.

Share:

Membuat Inverter DC ke AC Lengkap

Langkah Membuat Inverter DC Ke AC Lengkap

Peralatan modern di jaman ini lebih sering menggunakan listrik baik AC ataupun DC sebagai sumber tenaganya.

Apabila menggunakan sumber arus DC saat akan digunakan diwilayah minim listrik atau pedalam jauh mungkin anda bisa membawa battery, aki kering atau aki basah.

Di rumah maupun di berbagai tempat, alat elektronik paling sering digerakkan oleh sistem listrik arus bolak balik atau arus AC. Masalahnya, sumber arus AC sendiri biasanya hanya dimiliki oleh listrik yang diberikan oleh perusahaan listrik.

Jika anda dalam keadaan yang genting seperti listrik yang padam atau tempat yang jauh dari sumber listrik, tentu penggunaan listrik ini akan memerlukan peralatan yang bisa membantu anda mendapatkan listrik arus AC di tempat tersebut.

Dari berbagai pilihan yang bisa anda ambil, anda bisa memecahkan masalah tersebut dengan menggunakan inverter DC ke AC yang mampu memberikan arus listrik dari DC ke AC.

Salah satu perbedaan mencolok antara DC dan AC adalah aliran listrik dimana pada kasus DC, listrik hanya diserap sampai habis sedangkan AC bekerja terus-menerus arusnya untuk memberikan efek yang lebih awet pada penggunaan listrik.

Sumber arus DC ini biasanya tidak terikat dengan listrik dari perusahaan listrik sehingga dapat digunakan di mana saja. Sumber arus DC yang sering kita temui misalnya seperti batu baterai, baterai aki, dan beberapa jenis zat yang mampu menyimpan kandungan listrik.

Tugas dari inverter sendiri adalah memberikan pengkompresian jenis listrik sehingga listrik tersebut akan cocok dengan peralatan yang membutuhkan arus AC tersebut.

Setelah anda memiliki inverter ini, tentu anda akan mampu menggunakan peralatan anda yang membutuhkan arus ac dengan baik dimana saja.

Kegunaan dari inverter ini tentunya sangat banyak ketika anda memilikinya. Berbagai jenis dari inverter juga banyak yang dijual. Selain itu, beberapa jenis inverter juga dapat dibuat dengan mudah secara manual oleh anda sendiri.

Jika anda ingin berhemat serta bereksperimen dalam membuat inverter ini, anda sebaiknya mempelajari langkahnya. Langkah yang dibutuhkan tidaklah terlalu rumit namun hanya memerlukan langkah yang lumayan banyak.

Desain dari inverter ini masih tergolong sederhana jadi tidak begitu sulit bagi anda untuk mempelajari bentuk dari inverter ini. Berikut akan saya sebutkan langkah untuk membuat inverter DC ke AC dengan mudah.

Cara Membuat Inverter DC ke AC

Ketelitian merupakan kunci dalam membuat inverter ini. Anda pertama-tama perlu mempersiapkan peralatan serta bahan yang bisa anda gunakan untuk membuat inverter. Alat pertama, anda perlu menyiapkan sebuah trafo.

Trafo yang anda pilih adalah trafo dengan step up 10A CT dan bertegangan 12 V.

Jika anda memiliki ukuran ampere yang lebih kecil, anda juga bisa menggunakanya, namun disarankan agar anda memiliki ukuran ampere yang besar karena arus yang lebih besar tentu juga menghasilkan hasil kekuatan yang lebih bagus karena arusnya yang lebih cepat.

Setelah menyiapkan trafo, anda lanjutkan dengan menyiapkan transistor berjumlah 20 buah dengan transistor yang memiliki seri 3055. Setelah mendapatkan transistor, bahan selanjutnya adalah pendingin.

Pendingin digunakan untuk menyerap panas dari trafo karena jika trafo terlalu panas bisa menyebabkan kerusakan pada trafo atau melelehkan bagian trafo. Untuk mendinginkan, biasanya pengubah DC ke AC diberikan alumunium sebagai bahanya.

Alumunium ini sangat bagus dalam menyerap panas dan tentunya tidak mudah mencapai titik didihnya karena tinggi.

Karena itu, aluminium jarang sekali meleleh dan menyebabkan error pada sistem inverter. Ketika suhu pada trafo juga bisa dijaga seminimal mungkin, performa trafo juga akan maksimal sehingga tegangan serta arus yang dihasilkan tetap stabil dan kuat.

Sebagai sumber dari listrik, anda perlu menyediakan sebuah aki tentunya. Aki yang disarankan adalah aki yang bertegangan 12 V untuk menghasilkan arus yang kuat. Setelah siap, untuk proses perangkaian pertama, anda perlu menyiapkan 2 buah resistor berukuran 180 ohm dan dua lagi untuk ukuran 10 ohm.

Kemudian, siapkan pula dua buah diode dengan hep 154 dan juga kondensator dengan jumlah sama dengan ukuran 26 uf 25 V.

Itu adalah rangkaian awal yang perlu dipersiapkan. Sekarang mari kita bahas proses perangkaian dari inverter ini dengan cermat dan anda harus teliti dan memperhatikan setiap detail dari langkah ini sehingga anda tidak merangkai kesalahan dalam proses pembuatan inverter.

Rangkaian Inverter DC ke AC

Langkah berikut ini tentu akan membuat anda harus fokus dalam membuat inverter DC ke AC. Pertama, pada proses pemasangan transistor 3055, pemasangan transistor tersebut disusun secara parallel dengan rincian pada Q2 berjumlah 10 biji dan Q1 juga berjumlah sepuluh biji.

Dengan merangkai parallel seperti ini, tegangan yang dihasilkan bisa sampai 500 watt lebih tentunya.

Dengan rangkaian ini, anda mampu menyalakan berbagai peralatan listrik berenergi besar seperti DVD power amplifier dan alat lain yang memerlukan listrik yang tinggi. Secara detail, anda mulai merakit dengan menyiapkan transistor dengan tipe TIP31C berjenis NPN. Transistor ini akan berperan sebagai pemicu bangkitnya arus AC.

Pada katup positif aki, hubungkan katup positif langsung ke bagian pusat trafo adaptor. Setelah itu, pada katup negatif, anda mulai dengan merakit transistor dan resistor yang anda miliki. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pastikan anda merangkai 10 biji transistor dengan desain rangkaian parallel.

Untuk penggunaan resistor, anda bisa gunakan dengan melakukan rangkaian seri pada resistor guna memperbesar ukuran resistor ini. Pada katup output AC, pastikan anda sudah memasang kabel yang panjang sehingga dapat menjangkau jangkauan yang luas untuk pembuatan inverter ini.

Setelah selesai, anda bisa lekatkan bagian-bagian resistor pada papan atau anda sudah menyiapkan wadah yang akan digunakan sebagai casing dari inverter sendiri.

Jika anda ingin membuat input yang berbeda ataupun output berbeda, anda bisa menyesuaikan komponen lain untuk membuatnya. Anda hanya perlu mempelajari bagaimana sistem dari resistor dan transistor dalam memperbesar maupun memperkecil arus dari sumber inverter DC ke AC.

Jika anda sudah mengetahui hal tersebut, membuat variasi guna mendapatkan hasil yang maksimal untuk proses pengubahan arus akan mudah.

Ilmu untuk melakukan variasi ini biasanya akan mudah ditemukan pada buku elektro dan pemahamanya pun tidak akan begitu sulit. Anda hanya perlu mengamalkan sebuah rumus guna menerapkan fungsi dari inverter ini.

Harga Inverter Murah

Jika anda mungkin kesulitan dalam membuat inverter, anda tentu bisa mendapatkan inverter yang siap pakai. Banyak sekali produk inverter yang hadir di toko elektronik namun tentunya dengan harga yang lumayan menguras kantong jika anda ingin mendapatkan inverter dengan output yang besar.

Untuk inverter murah, biasanya inverter tersebut memiliki output kecil. Untuk inverter murah, rata-rata output yang dihasilkan mencapai 100 watt saja.

Harga kisaran yang sering diberikan untuk inverter ukuran tersebut adalah 250 ribu per unit. Inverter seukuran ini tentu tidak akan kuat untuk mengoperasikan peralatan bertenaga besar seperti televisi.

Inverter ini hanya mampu mengoperasikan handphone, MP3, ataupun IPOD. Kualitasnya pun tergolong kurang baik dan untuk kualitas yang baik, biasanya harganya cukup tinggi.

Kemudian, jika anda ingin menyalakan hal yang lebih besar seperti VCD ataupun DVD, paling tidak, anda memiliki inverter yang menghasilkan output sebesar 300 watt.

Ukuran ini sudah dapat membantu anda untuk menyalakan peralatan yang disebutkan diatas. Untuk ukuran ini, harga murah yang ditawarkan bisanya berkisar antara 300 ribu sampai dengan 350 ribu.

Harga tersebut tentu untuk kualitas rendah karena kualitas terbaik yang dirangkai dengan bahan yang lebih baik pula akan memberikan harga yang berbeda pada kasus ini. Keawetan juga kurang jika anda mencari inverter dengan ukuran murah ini.

Untuk inverter DC-AC yang mampu menyalakan peralatan rumah tangga, ukuran minimal yang harus dimiliki untuk outputnya adalah 500 watt.

Ukuran ini tergolong pas karena hanya bisa digunakan pada satu peralatan saja. Ukuran 500 watt ini dapat menyalakan televisi berukuran 14”.

Kemudian kipas angin, printer deskjet, dan perangkat rumah tangga lain. Untuk ukuran ini, inverter yang dijual biasanya berkisar dari harga 500 ribu sampai dengan 600 ribu. Itupun untuk harga termurah dengan kualitas yang pas-pasan.

Jika anda menghendaki keawetan lebih untuk inverter ini, anda perlu membeli inverter yang lebih besar. Ketika inverter yang sudah disebutkan diatas merupakan inverter yang berasal dari sumber sebesar 12 volt jika anda membutuhkan tenaga yang lebih besar pada output, tentu komponen juga akan semakin mahal.

Pada kasus inverter 1000 watt, anda akan membutuhkan uang sebesar 2 juta untuk harga per unit dari inverter tersebut. Inverter ini sangat bermanfaat jika digunakan untuk menangani peralatan yang banyak pada mobil atau pengganti listrik mati.

Untuk inverter yang lebih besar misal, 2000 watt, biasanya kisaran penjualan termurah berkisar sampai 3.7 juta sampai dengan 4 juta. Untuk yang lebih besar lagi, yaitu 3000 watt, harga kisaran yang ada bisa dimulai dari 4.5 juta sampai dengan 5 juta.

Tentunya dengan kapasitas yang semakin besar, semakin banyak pula kegunaan yang didapat.

Untuk sumber yang lebih besar, misal aki dengan ukuran 48 V, tentu saja harganya juga semakin tinggi. Untuk aki berukuran 48 V, untuk menghasilkan 300 watt saja, paling murah inverter ini dijual dengan harga 900 ribu.

Kemudian, untuk output 600 watt, harga yang diberikan berkisar antara 3 juta sampai 3.3 juta. Untuk ukuran 1000 watt, harga yang diberikan berkisar 5 juta sampai dengan 5.7 juta.

Kemudian, untuk output terbesar yaitu 300, harga yang diterapkan biasnya mulai dari 7.5 juta sampai dengan 8.5 juta untuk model termurah tentunya. Harga tersebut biasanya diberikan untuk kualitas sedang, sedangkan kualitas baik dijual dengan harga lebih tinggi.

Harga Inverter Toshiba

Jika anda mencari inverter yang berkualitas, salah satunya adalah inverter Toshiba. inverter DC ke AC dari Toshiba memiliki kualitas serta kinerja yang prima. Kualitas tidak hanya pada kinerja saja, namun juga pada komponennya.

Bahan yang digunakan untuk membentuk komponen biasanya tahan panas serta lebih efektif dalam bekerja. Keawetan dari inverter juga berasal dari ketahanan melawan alam seperti tahan karat dan bahan yang tidak mudah lapuk.

Oleh karena itu, anda sebaiknya memilih merek ini ketika anda mengutamakan kualitas dibandingkan dengan harga dari inverter tentunya.

Untuk harga dari inverter DC ke AC Toshiba di kelas ringan misal dengan output 100 kw – 200 kw, biasanya harga yang diberikan untuk inverter ukuran ini berkisar dari harga 500 ribu sampai dengan 600 ribu.

Tentu saja harganya berbeda karena Toshiba telah terbukti memiliki kualitas yang baik untuk produk inverter ini. Inverter ini juga dilengkapi dengan teknologi untuk mengetahui sisa energy serta berbagai setting yang akan memudahkan pengaturan saat penggunaan inverter tersebut.

Tentunya petunjuk penggunaan juga tidak akan menyulitkan pengguna. Untuk output yang lebih besar, harga penjualan dari inverter juga semakin besar tentunya.

Untuk kisaran mulai dari 500 watt sampai dengan 1000 watt, harga yang ditawarkan berkisar mulai dari 700 ribu sampai dengan harga 3 juta.

Harga meningkat mulai dari output terkecil hingga output terbesar tentunya. Fitur yang canggih tentu juga masih diberikan pada seri inverter ini.

Dengan harga setinggi itu, anda tidak usah khawatir. Bahwasanya, harga tersebut sebanding dengan kualitas karena inverter ini sangat awet.

Inverter ini tahan terhadap efek cuaca juga jadi anda bebas menaruh inverter ini namun dengan catatan tidak terkena dampak air secara langsung.

Komponen elektronik sangat lemah terhadap air dan dapat menimbulkan konslet ketika berhubungan dengan air. Dibutuhkan kehati-hatian anda dalam penempatan jika berhubungan dengan air.

Rangkaian Inverter DC to AC 1000 Watt

Output yang besar seperti ukuran 1000 watt sebenarnya memiliki dasar yang sama dengan output kecil lainnya. Jadi, anda seharusnya tidak terlalu memikirkan kerumitan untuk membuat komponen ini karena anda hanya perlu mengembangkan hasil yang sudah ada dari komponen ber-output kecil.

Berikut ni, untuk membuat rangkaian inverter DC to AC 1000 watt, anda hanya memerlukan beberapa tambahan ukuran maupun jumlah komponen.

Untuk sumber, anda tetap bisa menggunakan sumber dengan tegangan yang sama. Berikut ini akan saya jelaskan beberapa langkah untuk membuat inverter dengan output yang besar pada sesi ini.

Untuk membuat inverter DC ke AC, anda bisa mulai dengan menyiapkan trafo dengan voltase sebesar 12 V saja namun arus minimal harus 10 Amp.

Kemudian, untuk pilihan transistor, anda disarankan menggunakan transistor power mosfet IRFZxx atau memakai IRFZ44 berjumlah dua buah bias. Anda bisa mendapatkan transistor ini dari bekas pendingin prosesor atau membelinya di toko elektronik.

Kemudian, tambahkan juga dua transistor NPN c945 untuk menambah kemampuan inverter. Anda juga akan membutuhkan kotak PCB. Untuk mendapatkannya, anda bisa membuat sendiri ataupun membelinya di toko elektronik.

Untuk wadah dari rangkaian, anda bisa mencari kotak besi atau mencari bekas power supply dari komputer anda yang sudah rusak. hal tersebut sangat mudah untuk dilakukan.

Semua kebutuhan tersebut tinggal dirangkai sesuai dengan rangkaian inverter pada umumnya untuk transistor dan resistor ataupun bagian trafonya.

Setelah terangkai, pastikan anda juga mengecek apakah ada bagian dari rangkaian yang tidak bekerja dengan menggunakan plipop.

Jika ada yang tidak bekerja, anda bisa melihat rangkaian short circuit. Jika ada overlapping, anda harus membenarkan baik dari rangkaian yang mungkin meleset dari seri ke parallel maupun sebaliknya.

Kerumitan pada pembuatan inverter DC to AC ini tidak begitu membingungkan, Cuma membutuhkan ketelitian dari pembuat saja. Pembuat harus tahu aliran mana yang mengalami kesalahan karena rangkaian yang meleset atau ada bagian rangkaian yang belum tersambung dengan benar.

Ketika anda membuat rangkaian inverter DC ke AC, anda juga harus memperhatikan keselamatan penggunaan. Untuk inverter yang dibuat dengan bentuk yang berbeda, biasanya kita mendapatkan masalah karena kurangnya sistem keamanan.

Sistem keamanan yang paling efektif adalah dengan dibuatkan saklar fuse, atau sikring. Sikring ini akan membuat sistem bekerja lebih aman karena jika ada kesalahan, tentu rangkaian akan seketika mati dan tidak membahayakan pengguna.

Lampu indikator juga penting guna mengetahui apakah inverter rangkaian bekerja dengan baik, jadi anda tidak perlu secara ceroboh menyentuh bagian perangkat yang masih dalam bentuk bekerja. Hal ini dapat melukai kita karena tersetrum listrik.

Sekarang, jika anda membutuhkan inverter DC ke AC, anda bisa memilih apakah anda ingin membuatnya sendiri atau membelinya. Harga inverter tidak murah karena memang memberikan manfaat yang banyak.

Untuk anda yang sering bepergian jauh dan membutuhkan banyak listrik karena anda jauh dari sumber listrik, inverter adalah sahabat yang pas.

Anda tidak perlu khawatir untuk mengisi baterai handphone ataupun menggunakan alat elektronik lain karena inverter akan memberikan anda arus yang anda inginkan dengan mudah. Inverter memberikan banyak manfaat bagi kita dan tentunya, kita juga harus bijak memilih inverter yang kita butuhkan agar uang yang kita beli untuk inverter tersebut sesuai dengan fungsi yang kita dapat. iae

Share:

Cara Membuat Inverter DC 6 Volt ke AC 220 Volt Sederhana

CaraTekno.com – inverter dc ke ac tetap menjadi pilihan terbanyak dari jaman dulu untuk membuat energi listrik. Listrik 220 sangat dibutuhkan sekali di area terpencil seperti pelosok pedesaan dalam hutan yang sulit sekali teraliri aliran listrik negara (PLN).

Nah semoga video kali ini bermanfaat.

Share:

Top 8 Inverter DC 12V ke AC 220V Power 600W-4000W Harga dibawah Rp500rb

Berikut beberapa produk inverter yang direkomendasikan.

Solar Power Inverter 3000W LED Display 24V DC To 220V AC Sine Wave Converter Lot

Bahan dasar dari alumunium dengan daya maksimal 3000W dari sumber tegangan 12V dan 24V beban yang disarankan adalah 50% dari daya tertulis. Dilengkapi dengan konektor female USB 5V sehingga bisa mengisi ulang ponsel saat darurat.

Bentuk gelombang Modified Sine Wive lengkap dengan sensor over temperatur, overload protection, high voltage, low voltage, reverse connection dan short circuit, intelligent temperature control, USB output interface, universal plug, colokan listrik ganda, sangat baik untuk kendaraan dan kegiatan luar rumah denga menggunakan aki kendaraan.

Dilenkapi dengan sensor panas untuk menyalakan kipas anging secara otomatis, ringan dan kokoh serta tidak berisik dan bebas polusi seperti genset bahan bakar minyak.

Lihat di Lazada

 

DC 12 V Ke AC 220V 1500W Mobil Daya Konverter Auto Transformer Auto Inverter

 

Lihat di Lazada

 

Merah 1000 W Inverter Daya Puncak dan Dual USB Port DC 12 V untuk 220 V AC Pengonversi Mobil-Intl

 

 

Lihat di Lazada

Solar Power Inverter 3000W LED Display 12V DC To 220V AC Sine Wave Converter

Lihat di Lazada

 

2000W Portable Mobil Modified Sine Wave Konverter Inverter Daya DC 24V untuk AC 220V

Lihat di Lazada

 

3000W DC12/24V To AC 220V Sine Wave Power Inverter Car Charger USB Converter

Lihat di Lazada

 

4000W DC12/24V To 220V Modified Sine Wave Power Inverter Car Charger Converter

 

Lihat di Lazada

4000W Inverter Daya Mobil 24V untuk AC 220V USB Modified Sine Wave Konverter

 

Lihat di Lazada

Share:

Rangkaian dan Layout PCB Power Inverter DC/AC 250-5000 Watt PWM

Caratekno – Pemadaman listrik secara total hampir seluruh pulau Jawa akibat pembangkit listrik mengalami “black out” lebih dari 10 jam tanggal 4 Agustus 2019 tentu bagi masyarakat perkotaan yang sangat bergantung pada kebutuhan listrik tentu masalah besar dan momok jika listrik mati.

Sebenarnya banyak alternatif penerangan tenaga cadangan listrik salah satunya adalah inverter dari DC 12 volt ke AC 200 volt.

Inverter sederhana berdaya 100-500 Watt telah mencukupi untuk kebutuhan listrik poko seperti pompa air, rice cooker dan kipas angin Rangkaian inverter PWM ini menggunakan IC SG3524.

Catatan:

1> Desain skema rangkaian di atas untuk output 250 watt, sedangkan gambar di atas adalah inverter 1500 watt, untuk meningkatkan daya rangkaian Anda harus menambahkan lebih banyak transistor Q7 dan Q8 secara paralel, masing-masing pasangan yang Anda buat dan tambahkan akan meningkatkan daya Anda sebesar 250 watt, mis: untuk mendapatkan daya 750 watt dari inverter Anda perlu menambahkan paralel 2 kali transistor Q7 dan 2 kali transistor Q8 disambungkan ke rangkaian utama.

2>Jika Anda ingin meningkatkan daya transistor Anda harus memperbesar ukuran transformator T2 agar sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan, maka trafo menggunakan 25 amp (hitungan secara teori) untuk menangani daya 250 watt 220v, Tentu saja ini akan menjadi mahal sekali dan belitan gulungan trafo menjadi tebal jika Anda membutuhkan lebih dari 750 watt, saya sarankan Anda menggunakan suplai 24VDC sebagai alternatif tegangan 12 volt:

Tegangan DC dan rekomendasi ukuran Transformer “T2” model CT (center tap):
(Daya) ( Suplai Tegangan) ( Transformer)
(750w) (12VDC) (P: 24V “12-0-12” / S: 220V)
(1500w) (24VDC) (P: 48V “24-0-24” / S: 220V )
(2250w) (36VDC) (P: 72V “36-0-36” / S: 220V)
(3000w) (48VDC) (P: 96V “48-0-48” / S: 220V)
(3750w) (60VDC) (P: 120V “60-0-60” / S: 220V)
(4500w) (72VDC) (P: 144V “72-0-72” / S: 220V)
(5250w) (84VDC) (P: 168V “84-0-84” / S: 220V)
* Trafo harus “CT” di sisi primer.
** Anda dapat membuat 110v sekunder jika voltase hanya 110V.
*** Trafo dalam gambar adalah yang dibuat (48V center tapped / 220v) 2000 watt, beratnya sekitar 10 kilogram.

Note15-Feb-16 : (48V center tapped berarti: P: 48V “24-0-24” / S: 220V)

Note18-Feb-16 : Uji terlebih dahulu transformator sebelum melakukan proyek ini pastikan kondisi baik. Putuskan terlebih dahulu sambungan transformator dari apa pun yang terhubung dengannya terutama sumber listrik 220v AC.

**** Suplai tegangan input ke rangkaian driver inverter jangan dengan lebih dari 24VDC maksimal karena IC regulator tegangan “7812” akan terbakar. Lihatlah dan perhatikan gambar rangkaian untuk suplai 24V DC.

3> R1 adalah resistor untuk mengatur siklus tugas PWM ke 220v. Hubungkan voltmeter ke output AC inverter Anda dan variasikan VR1 hingga voltase bertuliskan 220V.

4> R2 adalah untuk mengatur frekuensi ke 50 atau 60 Hz (rentang R2 adalah antara 40Hz hingga 75Hz), jadi apabila anda tidak memiliki pengukur frekuensi dapat meletakkan variabel resistor ini pada rentang frekuensi 50 ~ 60 Hz.

Jika mau, Anda dapat mengganti resistor variabel dengan resistor tetap menggunakan rumus berikut: F = 1.3 / (RxC)
dalam kasus ini untuk mendapatkan output 50Hz dengan menghapus resistor 100K dan variabel 100K baik dari pin 6 dan mengganti resistor pengganti 260K dan 0.1uF (104 tutup) apa adanya, perubahan ini harus memberikan frekeunsi tetap 50Hz sesuai rumus:

1.3 / (260.000 ohm x 0,0000001 farad) = 50Hz

Tapi pada kenyataannya tidak ada frekeunsi 50Hz karena resistor 260K memiliki margin nilai kesalahan spesifik begitu juga dengan kapasitor, itu sebabnya saya merekomendasikan variabel resistor untuk dikalibrasi dengan akurasi tepat.

5> Gunakan bahan tantalum atau film poliester “seperti dalam gambar” untuk 104 tutup, bahan keramik kapasitor sangat peka terhadap panas, kapasitor akan berubah nilai kapasitansinya saat panas dan ini menyebabkan perubahan pada frekuensi inverter sehingga tidak direkomendasikan.

6>Pin 10 dari IC SG3524 dapat digunakan untuk mematikan inverter secara otomatis, setelah tegangan positif diberikan dan bukan negatif ke pin10, SG3524 akan berhenti berosilasi. Ini berguna untuk orang yang ingin menambahkan fitur otomasi ke inverter seperti “cut-off overload”, “cut-off low batt” atau “cut-off overheating”.

7> Pemasangan kabel-kabel harus tebal dan bagus sehingga tidak gampang panas akibat aliran arus yang besar dari baterai. Saya tandai kabel tebal ini dalam skema rangkaian dengan garis hitam tebal.

8>Desain rangkaian inverter tidak termasuk pengisi daya baterai karena setiap orang akan membuat versi khusus inverter saja dengan kebutuhan daya spesifik. Jika Anda membeli trafo yang dibuat khusus, Anda dapat memesan dengan gulungan kawat suplai tegangan tambahan 0 dan 14 Volt secara terpisah (bukan CT) nanti dapat dipakai untuk mengisi baterai 12v, tentu saja ini perlu sirkuit terpisah untuk mengontrol pengisian otomatis cut-off. Tapi bagaimanapun ini tidak dianjurkan karena akan memperpendek umur transformator itu sendiri karena menggunakannya bersamaan sebagai pengisi daya lapisan-lapisan enamel kabel tembaga lebih panas dari waktu ke waktu.

9>Kipas pendingin diperlukan untuk mengurangi panas pada heatsink alumunium dan transformator, saya sarankan gunakanlah kipas 220v dan menghubungkannya ke output T2 transformator, fungsinya ketika rangkaian inverter ini berfungsi normal dan kondisi baik outputnya 220v maka akan menghidupkan kipas, anda bisa menggunakan kipas power supply komputer lama bila ada.

Catatan: Kipas harus menyedot udara keluar dari box inverter dan TIDAK meniup ke dalam, jadi pasang dengan cara yang benar sehingga aliran udara panas keluar.

10> 2 buah sekering sangat direkomendasikan, satu untuk DC dan satu untuk AC, tergantung pada desain Anda
Contoh: untuk desain 24vDC (1500 watt), pasang pemutus 60Amp di sisi DC dan 6Amp di sisi AC.

11> 2 heatsink harus cukup besar untuk mendinginkan transistor, terpisah dan TIDAK boleh saling menyentuh.

12> Apabila anda ingin menggunakan suplai tegangan 24V DC pastikan untuk tidak melebihi tegangan maksimum 24V. Contohnya: Jika anda memiliki 4 buah baterai 4×12 = 48V, sambungkan kutub + baterai ke terminal V+ rangkaian dengan kawat tipis.

13> Berhati-hatilah saat membangun sirkuit ini karena melibatkan tegangan tinggi yang berbahaya dan mematikan, bagian apa pun yang Anda sentuh saat rangkaian AKTIF dapat memberi Anda sentakan menyakitkan yang menyakitkan, khususnya heat-sink, jangan menyentuh saat sirkuit menyala walau sekedar tahu apakah transistornya panas !! Saya pernah beberapa kali 🙂

14> “Peringatan tegangan rendah” opsional sudah tertulis dalam tata letak PCB, Anda dapat mengabaikannya dan tidak memasang komponennya jika Anda tidak membutuhkannya. Tanda ini tidak mempengaruhi fungsi sirkuit inverter utama, hanya sekedar nada bel.

15> Transistor merek Motorola 2N6277 adalah transistor daya handal yang tahan lama, banyak digunakan untuk piranti tank AS, sayangnya sangat sulit ditemukan, sebagai penggantinya Anda dapat mengganti 2N6277 dengan 2 x 2N3773 atau yang setara dan persamaannya.

Share:

Cara Membuat Inverter 4V DC ke 220V AC

Caratekno – Inverter sangat berguna sekali keberadaanya di lokasi yang kritis listrik.

Bisa anda bayangkan bila berada di pelosok desa terpencil yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota, tidak ada pasokan listrik sama sekali kecuali sumber daya alam yang melimpah.

Saat seperti itu anda datang dari perkotaan yang ketergantungan dengan peralatan elektronik seperti gadget, laptop, charger, kamera digital, power bank, dll yang tentu membutuhkan sumber listrik, tentu bingung bukan jika tidak ada listrik?!

Nah, dengan membawa sebuah alat kecil yang dinamai inverter Dc ke Ac masalah tadi terselesaikan.

Sebuah inverter sangat mudah dibuat jika tau caranya dan komponen mudah didapat.

Cara Membuatnya

  1. Persiapkan alat dan bahan komponen
  2. Pahami dan perhatikan jalur gambar rangkaian inverter dc ke Ac
  3. Letakkan komponen kapasitor, resistor, transistor, trafo, pada PCB sesuai tata letaknya
  4. Solder komponen pada lubang kaki PCB Matrix sesuai gambar Rangkaian
  5. Lakukan pemeriksaan dan Pengujian awal sebelum rangkaian dihubungkan dengan sumber input tegangan.
  6. Periksa kembali dan pastikan rangkaian inverter sudah siap dipasang
  7. Test dan Ukur

Video Panduan Lengkap

Silahkan simak video ulasan lengkap cara membuatnya jangan lupa subscribe. Lihat Video Lengkap

Share:

5 Top Inverter DC 12/24V ke AC 220V Power 200 - 2000 Watt harga dibawah 1 Jutaan

Kebutuhan akan inverter dari tegangan 12V ke 220V AC saat ini tidak terbendung lagi dengan maraknya aneka perangkat gadget yang semakin menjamur.

Inverter sangat diperlukan bila Anda sedang berada diluar ruangan yang jauh dari listrik tetap (PLN). Adanya peralatan khusus bernama inverter ini sangat vital keberadaanya sebab dengan itu Anda tetap berkomunikasi dengan kolega dan pekerjaan jalan terus.

Cara menggunakannya juga sangat praktis dan mudah sekali cukup colokkan ke tegangan aki mobil (lighter socket DC) kemudian alat siap digunakan kapan saja dan dimana saja.

Nah, kali ini Caratekno coba mengupas beberapa inverter DC ke AC yang bisa anda peroleh secara mudah dan murah.

#1 1000W DC 12V to AC 220V Modified Pure Sine Wave Power Inverter Household LED

100% merek baru berdaya 1000W tegangan output maksimal 230V sangat cocok untuk digunakan segala peralatan elektronik dan smartphone Anda.

Integrasi dengan cooling fan dan CPU prosessor menjadikan alat ini pintar dan melindungi perangkat dengan sangat aman. selengkapnya

#2 2000W Car DC 24V ke AC 220V Modified Sine Wave Power Inverter Converter Durable

Sam fungsinya seperti inverter lainnya hanya saja daya powernya yang ini lebih besar 2000W serta input teganganya cocok untuk aki 24V.

#3 Mobil truk DC 12 V arus AC 220 V 1000 Watt Charger Adaptor konverter Inverter tenaga

100% Merek baru dan kualitas tinggi nyaman dan praktis memberikan 1000 watt dari daya AC dan 2000 watt power Audio gelombang alarm memperingatkan rendah baterai otomatis tingkat sebelum ditutup dengan aman menutup turun kalau di bawah umur lebih dari suhu atau kondisi beban yg menjalankan 63.5 cm TV selama kurang lebih 4 jam dengan baterai mobil umumnya.

#4 Inverter Allwin 200 watt USB 24 V DC Ke AC 220 V Otomatis

#5 12 V DC to AC 220 V untuk mobil Inverter adaptor konverter adaptor 200 WATT plus USB

Nah, itulah 5 Inverter paling saya rekomendasikan untuk Anda yang ingin mencari inverter murah namun berkualitas dengan jaminan garansi resmi dari penjualnya.

Oiya perlu diketahui bahwa inverter-inverter diatas tersebut jenis gelombang modified pure sine waved, nah apa itu artinya silahkan anda simak artikel saya di caratekno atau langsung saja order mumpung super sale diskon gede-gedean disini lebih lanjut.

Share:

5 Top Inverter DC 12/24V ke AC 220V Power 200 - 2000 Watt harga dibawah 1 Jutaan

Kebutuhan akan inverter dari tegangan 12V ke 220V AC saat ini tidak terbendung lagi dengan maraknya aneka perangkat gadget yang semakin menjamur.

Inverter sangat diperlukan bila Anda sedang berada diluar ruangan yang jauh dari listrik tetap (PLN). Adanya peralatan khusus bernama inverter ini sangat vital keberadaanya sebab dengan itu Anda tetap berkomunikasi dengan kolega dan pekerjaan jalan terus.


Cara menggunakannya juga sangat praktis dan mudah sekali cukup colokkan ke tegangan aki mobil (lighter socket DC) kemudian alat siap digunakan kapan saja dan dimana saja.

Nah, kali ini Caratekno coba mengupas beberapa inverter DC ke AC yang bisa anda peroleh secara mudah dan murah.

#1 1000W DC 12V to AC 220V Modified Pure Sine Wave Power Inverter Household LED

100% merek baru berdaya 1000W tegangan output maksimal 230V sangat cocok untuk digunakan segala peralatan elektronik dan smartphone Anda.

Integrasi dengan cooling fan dan CPU prosessor menjadikan alat ini pintar dan melindungi perangkat dengan sangat aman. selengkapnya

#2 2000W Car DC 24V ke AC 220V Modified Sine Wave Power Inverter Converter Durable

Sam fungsinya seperti inverter lainnya hanya saja daya powernya yang ini lebih besar 2000W serta input teganganya cocok untuk aki 24V.

#3 Mobil truk DC 12 V arus AC 220 V 1000 Watt Charger Adaptor konverter Inverter tenaga


100% Merek baru dan kualitas tinggi nyaman dan praktis memberikan 1000 watt dari daya AC dan 2000 watt power Audio gelombang alarm memperingatkan rendah baterai otomatis tingkat sebelum ditutup dengan aman menutup turun kalau di bawah umur lebih dari suhu atau kondisi beban yg menjalankan 63.5 cm TV selama kurang lebih 4 jam dengan baterai mobil umumnya.

#4 Inverter Allwin 200 watt USB 24 V DC Ke AC 220 V Otomatis



#5 12 V DC to AC 220 V untuk mobil Inverter adaptor konverter adaptor 200 WATT plus USB


Nah, itulah 5 Inverter paling saya rekomendasikan untuk Anda yang ingin mencari inverter murah namun berkualitas dengan jaminan garansi resmi dari penjualnya.

Oiya perlu diketahui bahwa inverter-inverter diatas tersebut jenis gelombang modified pure sine waved, nah apa itu artinya silahkan anda simak artikel saya di caratekno atau langsung saja order mumpung super sale diskon gede-gedean disini lebih lanjut.
Share:

Rangkaian Inverter 220VAC Sederhana Menggunakan Kombinasi IC 555 dan MOSFET IRF540N

Hari ini saya ingin menunjukkan sebuah rangkaian inverter IC 555. Yang mudah dan ukurannya kecil. Karena komponen inti menggunakan IC 555 dan MOSFET.

Sirkuit ini sudah saya coba dan bekerja dengan baik, Bila menggunakan sumber baterai 12V akan memiliki output sebesar 100 watt.


Prinsip rangkaian. 

Saya pikir banyak orang tidak suka membaca banyak kata atau membaca panjang. Jadi silahkan baca di postingan: Prinsip kerja sederhana dari inverter

Tegangan DC dari baterai berubah menjadi tegangan AC oleh osilator, tapi arusnya rendah. Jadi kita menggunakan power switching seperti power transistor atau power mosfet. Sekarang kita memiliki tegangan AC 12V yang arusnya besar pada jalur input trafo. Langkah selanjutnya kita menggunakan transformator untuk menaikkan voltase ke AC 220V untuk menerapkan beban sebuah lampu pijar.

Pada Gambar rangkaian dibawah ada diagram rangkaian lengkap dari proyek dalam artikel ini. Saya menggunakan timer IC-NE555 yaitu sebuah pembangkit generator frekuensi gelombang persegi keluaran 50Hz (biasa dikenal dengan gelombang kotak).

Frekuensi ditentukan dengan R2-resistor dan kapasitor C1 yang kita tetapkan adalah output 50Hz. Kemudian kita menggunakan dua tipe N MOSFET IRF540 (Q2, Q3) sebagai Driver coil transformator (primary winding).

Arus pada Pin 3 dari IC1 akan mengalir dua arah, pertama melalui R3 ke gerbang Q2 dan, cara kedua akan mengalir ke Q1-transistor BC549 sebagai bentuk logika inverter untuk membalikkan perbedaan sinyal cara pertama.

Aliran arus berikutnya ke gerbang Q3 juga dirver transformator. Nah perbedaan arus ini menyebabkan tegangan AC 220V naik ke 250V sebagai tegangan sumbernya dari baterai 12V sampai 14.4V.




  • Transformator yang saya gunakan saat ini 2A dan input 12V pada daya output lebih dari 100 watt. 
  • MOSFET nomor seri IRF540 karena lebih murah dan bisa digunakan untuk N CHANNEL POWER MOSFET, 100V, 27A, TO-220 yang mudah dipasang pada heatsink dan mudah digunakan pada power transistor. Anda bisa menggunakan heatsink lebih kecil dari pada transistor, tidak terlalu panas atau bisa ditambahkan kipas pendingin bila dirasa perlu.


Daftar komponen. 


  • IC1 NE555 timer IC  = 1 pcs. 
  • Q1 BC549 NPN 40V 0.5A transistor = 1 pcs. 
  • Q2, Q3  IRF540 N CHANNEL POWER MOSFET, 100V, 27A, TO-220   = 2 pcs. 
  • C1, C2 0.1uF 100V kapasitor mylar  = 2 pcs. 
  • R1 4.7K resistor 0.5W  = 1 pcs. 
  • R2 120K resistor 0.5W  = 1 pcs. 
  • R3, R4   1K  = 2 pcs. 
  • R5  5.6K = 1 pcs. 
  • Transformator T1 2A 12V CT 12V = 1 pcs. 
  • Heatsink alumunium

Bagaimana cara membuatnya untuk diaplikasikan

Proyek ini saya merakit komponen pada papan PCB universal yang mudah digunakan. Seperti gambar diatas saat dioperasikan akan sedikit panas jadi gunakan cukup heatsink.

Kapasitor elektrolit adalah 470uf 50V sebagai filter tegangan agar lebih bagus lagi output tegangannya. Tidak perlu gunakan kapasitor ini, jika Anda menggunakan baterai 12V 10Ah karena sumber arus listriknya stabil.

Kemudian periksa sirkuit untuk kesalahan. Silahkan tonton video di bawah ini.



Kami mengujinya dengan 100 watt output, kemudian menerapkan baterai sumber 12V. Baterai kurang sumbernya berkurang bila lampu nyala di kisaran 190V tegangan output. Untuk memastikan gelombang listriknya berupa gelombang persegi saat dicek menggunakan osciloscope.

Catatan:

  • Idealnya jika Anda memerlukan output 100watts sepenuhnya. Traafo yang digunakan 8A karena input watt = output watt = 100watts 
  • Jadi tegangan koil utama transformator adalah 12V pada 100watts 
  • Current input = 8A dari transformator.

Jika tidak bekerja? Bagaimana?

Mungkin saat pengerjaan ada bagian kecil yang Anda lewatkan, silahkan urut lagi:
Pertama, Anda perlu meninjau dengan baik sebelum pin IC, resistor, kapasitor dan yang penting adalah koneksi kaki-kai pin MOSFET. Cek kaki IRF540 gunakan dengan benar.

Kedua, jangan menghubungkan kabel daya ke transformator dan MOSFET. Periksalah kondisi generator IC-555 pin 3 output sebelum dinyalakan silahkan cek menggunakan voltmeter periksa tegangannya pada pin 3 output dan ground. Bila diperlukan gunakan alat multi tester digital seperti Osciloscope untuk memastikan sinyal yang keluar ada detak sinyal atau tidak.
Share:

Prinsip Kerja Sebuah Inverter Sederhana

Prinsip kerja inverter seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Perangkat utamanya yaknitransformator. yang memiliki 12V-0-12V, inti besi yang umum. Tapi sebaliknya kita menggunakan power input sebanyak 220 volt. Kemudian output daya 12 volt.

Karena kita sebagai memannfaatkan transformator sebagai inverter maka dibalik kondisi input sebagai output dan output sebagai input. Input AC sebagai 12 volt dan output ke AC 220 volt.

Sumber daya input 12 volt adalah baterai yang terhubung dengan Supply ke bagian tengah kumparan 12 volt. Yang sekarang dianggap sebagai power pack atau coil primer. Ujung-ujung kawat di kedua sisi (titik A dan B) Dan itu akan terhubung melalui 2-way switch ke tanah.

Yang jika saklar terhubung pada titik A, akan menyebabkan jumlah arus listrik satu, mengalir dari terminal positif dari baterai, ke titik tab pusat. Lalu mengalir ke atas, melalui kontak A dari saklar ke ground.

Jika saklar dipindahkan dari Poin A ke Titik B, akan membuat arus listrik No 1 berhenti. Karena arus akan mengarahkan arus arus listrik pada angka 2. Dari tengah tekan bawah. Melalui kontak B dari saklar ke ground.

source image: eleccircuit.com

Peralihan 2 arah akan dikendalikan secara on-off dengan sirkuit osilator yang sebagai generator frekuensi 50Hz. Akibatnya, terjadi proses sakalar on-off bolak-balik antara Poin A dan B dengan kecepatan 50 kali per detik. Membuat arus arus listrik No 1 dan No 2 bergantian sebesar 50 kali per detik juga. Yang arusnya mengalir melalui saklar sepanjang waktu seperti ini.

Membuat medan magnet mengakibatkan pembengkakan dan susut secara cepat dan simultan. Dan diinduksi melintasi gulungan koil traffo 220 volt. Yang sekarang dianggap sebagai daya keluaran atau koil sekunder. Tegangan yang dihasilkan frekuensi 220V AC 50Hz gelombang sinus Tegangan yang ada dipasok ke berbagai jenis voltase listrik hingga 220 volt AC untuk operasional listrik rumah tangga.

Catatan:
Artikel ini adalah bagian dari proyek inverter tenaga listrik 200 watt dengan menggunakan SG3526N.
Share:

Rangkaian Sederhana Inverter DC ke AC Anti Njlimet

Alhamdulillah Caratekno bisa kembali menyuguhkan artikel sederhana selepas aktivitas di bulan Romadhon dan Syawal yang sempat vakum lama dari artikel segar.

Nah, tanpa panjang lebar bagi Anda yang berburu bahan untuk membuat inverter tidak salah apabila membuat inverter DC ke AC yang sangat sederhana ini seperti diperlihatkan pada gambar rangkaian di bawah ini.



Rangkaian dan komponen yang diberikan juga tidak terlihat -njlimet- cukup sederhana sekali bahkan anda bisa membuatnya hanya jalur kabel saja tanpa PCB pun juga OK, tetapi tetap Waspada dan Hati-hati ya!

Komponen:

  • Trafo 5A 9v 0 9v CT
  • Battery SLA 12V 4,5A
  • 2x Transistor TIP 3055 dilengkapi heatsink alumunium
  • 2x Resistor 15 Ohm 10 Watt
  • 2x Resistor 100 Ohm 10 Watt
  • Lampu bohlam
  • Kabel secukupnya
Update rangkaian tambahan dengan transistor jenis lainnya


Semoga bermanfaat dan selamat berkarya


Share:

Cermati Resiko Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sebelum Anda Pahami 6 Hal Ini

Akhir-akhir kita melihat semakin banyak orang telah sadar dan menggunakan energi  solar untuk pembangkit listrik meski masih sekala kecil, namun diperkirakan tiap tahun akan bertambah penggunanya.

Listrik dari hasil pembangkit tenaga sebenarnya sama fungsi dan kegunaanya, hanya saja sekarang masih digunakan sebagai power alternatif selain listrik dari PLN.

Energi ini sangat cocok digunakan di area terpencil jauh dari pasokan listrik negara.


Image by: alibaba.com

Saking bagusnya listrik tenaga surya bahkan bisa digunakan untuk peralatan elektronik rumah tangga dan gadget seperti ponsel, mp3 player, kamera, komputer, laptop, dan sebagainya.

Konsumsi tegangan arus AC ini cukup efektif sekali manfaatnya untuk power supply arus DC skala kecil.

Namun dibalik bagusnya energi solar ini, bebas polusi  dan segudang manfaat lain, sayangnya hasil kestabilan pasokan listriknya masih sangat tergantung dengan matahari yang bersih dari penghalangnya seperti tertutup awan dan cuaca.

Jadi, untuk menggunakan tenaga surya anda harus tahu kerugian dan kuntungannya.

Solar inverter atau biasa disebut dengan photovoltaic solar inverter dengan bentuk yang lebar dengan ciri khas grid datar berfungsi untuk menangkap sinar matahari kemudian mengkonversinya ke tegangan listrik kemudian disimpan di dalam battery yang sudah disiapkan.

Fungsi battery ini sebagai backup apabila jeda matahari sangat lama seperti malam hari atau matahari tertutup awan.

Jadi meski tidak ada sinar surya sekian lamanya inverter solar masih tetap berjalan menghasilkan energi listrik.

Letak yang sangat baik tangkapan sinar adalah di atas atap rumah/gedung atau tanah lapang yang bagus paparan suryanya.

Saat malam hari battery/aki akan mensuplai listrik selama sel surya tidak ada penyinaran.

Mudah kan sistem kerjanya? tertarik menggunakannya?

Cara Kerja Sebuah Solar Inverter:

Nah, setelah anda sedikit mengetahui apa itu solar inverter, kini kita akan memahami prinsip kerjanya.

Solar panel atau panel surya bisa langsung menghasilkan listrik dalam jumlah kecil akibat efek paparan sinar matahari yang diserap kemudian kandungan elektron di dalam sel surya bergerak aktif dari kutub negatif ke positif secara simultan.

Hasil listrik arus dan tegangan DC kemudian inverter menjadi arus AC

Itu jika terjadi pada lempengan kecil sel surya, nah bagaimana jika kita memiliki panel surya yang banyak dan besar jumlahnya.

Sungguh ini adalah energi alternatif yang cukup bagus.


Inverter menghasilkan listrik berupa gelombang kota atau sinus sudah cukup untuk menyalakan sebuah peralatan elektronik, televis, lampu, motor, dan lainnya .


Memang sebuah inverter yang bagus dengan hasil gelombang pure sign wave/ sinus harganya masih tergolong sangat mahal bahkan mencapai puluhan jutaan rupiah.

Sebab, inverter ini listriknya benar-benar sempurna menyerupai pembangkit listrik besar dan modern milik PLN.

Namun, dalam artikel ini saya tidak membahas lebar masaha pure wave, hanya sebagian garis besar saja saya jabarkan disni.

Secara mendasar bahwa sebuah pembangkit listrik sederhana sudah mencukupi untuk konsumsi power supply peralatan elektronik di rumahan.


Jadi, silahkan konsultasikan terlebih dahulu dengan pakarnya jika ingin diterapkan pada listrik rumahan saja.

Bagaimana cara membuat solar inverter yang benar?

Sebenarnya energi dari matahari biayanya sangat murah, namun kita tetap membutuhkan perawalatan terbaik di awalnya saja.

Alat ini yang kita sebut sel surya merubah energi panas dari paparan sinar matahari ke dalam bentuk listrik.


Skema diagram alur sebuah inverter tenaga surya kredit: electronicshub.org


Skema rangkaian inverter yang sederhana


  • Seperti nampak pada gambar diagram listrik pembangkit matahari hanya membutuhkan sedikit komponen saja, tiap-tiap bagian memiliki peran dan fungsi masing-masing.
  • Sebaiknya transistor mesti ditempatkan pada heatsink alumunium agar tidak cepat panas. Isolator plastik mika jangan lupa agar tidak terjadi hubung singkat antar bodi alumunium dengan transistor.
  • Sebab hal ini sangat beresiko sekali bila transitor tidak diisolasi dengan ground.
  • Alangkah baiknya heatnik ini Anda tambahkan vetilasi di kotak dan kipas angin.


Skema Rangkaian Inverter Tenaga Surya:

Untuk memahami proses kerja sebuah solar inverter bisa anda pahami langkahnya.
Gerbang IC 4049 N1 & N2 sebagai osilator, yang menghasilkan gelombang kotak untuk inverter awal mulanya.

Sedangkan gerbang N3 sampai N6 sebagai buffer rangkaian ini saat beban kosong., begitu seterusnya secara simultan.

Nah, tegangan fase buffer kemudian diperkuat (amplifier) oleh transistor T1 & T2. Sedangkan transistor T3 & T4 mengatur perubahan naik turunya tegangan serta meningkatkannya sebagai output.

Keuntungan Pembangkit Sel Matahari:

Setelah kita mengetahui secara gamblang apa saja komponen solar inverter dan bagaimana cara kerjanya sampai menjadi aliran listrik yang bermanfaat untuk rumah tangga dan industri. Berikut saya jelaskan keuntungannya, kalau ada kurangnya tolong Anda tambahkan di kolom komentar ya..

  • Energy dari matahari tidak terbatas jumlahnya yang bisa mengurangi pemanasan global dan efek rumah kaca.
  • Energi matahari mengurangi ongkos produksi dan ongkos perawatan kelistrikan, karena itulah semakin banyak orang-orang mulai beralih fungsi menggunakan sel surya ini.
  • Solar inverter dapat merubah langsung arus  dan menyimpannya ke dalam aki. Hal ini semakin mempermudah proses penggunaan dan keawetan pasokan listrik.
  • Solar inverter versi rumahan yang kecil mudah digabungkan dengan solar inverter di pembangkit matahari jika ingin kapasitas listrik yang lebih besar lagi
  • Kegunaannya multifungsi menjadikan pembangkit paling efisien dan terbaik dari pembangkit lainnya. Karena mengkonversi arus DC ke AC sangat bagus sehingga cocok untuk konsumsi listrik komersial.
  • Inverter jenis ini sangat lebih murah dan efektif ketimbang generator pembangkit.
  • Selain dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, sinar matahari juga bisa digunakan untuk memasak, pemanas air, penghangat ruang, kolam renang, dan lainnya.
  • Pembangkit surya ini sangat mantap ketimbang pasokan aliran listrik biasa, namun mengingat biaya maintenance tidak sedikit anggarannya. So, pertimbangkan dengan bijak.

Kerugian Inverter tenaga Surya:

  • Awalnya dibutuhkan ongkos pembuatan yang mahal untuk membangung pembangkit tenaga surya.
  • agar hasil listrik efektif panel surya diharuskan terpapar matahari yang kuat disarankan diletakkan ditempat yang mudah menjangkau sinar matahari dan tidak tertutupi oleh sesuatu.
  • Untuk hasil optimal dibutuhkan panel surya yang banyak dan tempat yang tidak sedikit.
  • Panel surya akan bekerja efektif jika matahari bersinar terang dan tidak tertutup awan.
  • Solar inverter baru bisa bekerja maksimal apabila sebelumnya aki sudah terisi penuh kemudian untuk proses chargingnya dengan bantuk panel surya. Nah, jika battery drop panel surya tidak menolong banyak.
Nah setelah kita pertimbangkan segala kerugian pembangkit listrik tenaga surya kita dapat menerapkan ketika peralatan ini benar-benar berfungsi di lokasi yang cocok seperti yang dijelaskan di atas dan memang jauh dari pasokan listrik atau memang tidak ada pembangkit listrik tenaga lainnya kecuali sinar matahari.

Jadi membeli perangkat PLTS ini hanya jika dalam kondisi prima dan sangat dibutuhkan. Jika tidak memenuhi syarat di atas dikhawatirkan buang-buang anggaran kecuali anda baru saja dapat warisan segunung :).

Share:

2 Cara Membuat Rangkaian Inverter 12V ke 220 AC Menggunakan Transistor atau IC 555

Rangkaian inverter paling banyak dicari dan dibaca dalam blog CaraTekno ini sehingga saya pribadi terdorong untuk melengkapi beberapa artikel saya yang amburadul tentang inverter dan seluk-beluknya.

Mungkin dibeberapa artikel sebelumnya tidak lengkap akan saya lengkapi dan jelaskan dalam artikel sederhana ini.

Baik!

Sebuah inverter atau pengubah arus listrik dari jenis arus searah (DC) dirubah menjadi arus bolak-balok (AC) sangat diperlukan bagi tempat-tempat yang tidak terpasoki aliran listrik terutama wilaya pelosok di seluruh Nusantara ini.

Bagi anda yang nun jauh tidak perlu berkecil hati tidak bisa menikmati listrik 220AC sebab siapapun anda bisa membuatnya jika caranya benar.

Yuk simak!

Perlu anda ketahui jenis aliran listrik hasil pembangkit ada 2 jenis yakni listrik True/Pure Sine Wave dan Modified/ Quasi.

Karena hasil keluaran arus listrik true/pure lebih stabil dan bagus tentu harganya juga sangat mahal ketimbang jenis inverter modified signal.

Kenapa inverter modified harganya lebih murah?

Sebab rangkaian ini terhitung sederhana dan mudah dibuatnya. Juga hasil gelombang output aliran listriknya tidak sempurna gelombang sinus melainkan gelombang kotak/ persegi.

Nah, karena gelombangnya kotak-kotak tidak sama persis dengan gelombang sinus hasil jala-jala PLN maka alat ini tidak bisa digunakan untuk semua peralatan elektronik secara sembarangan semisal pompa air/ pompa listrik/ kulkas/ mesin cuci.

Princsip kerja dari rangkaian ini

Sebenarnya apa bagaimana sih cara kerjanya?

secara dasar sekali prinsip rangkaian inverter bisa menghasilkan tegangan listrik padahal tegangan supply-nya berasal dari DC arus dan tegangan lebih kecil.

Karena perubahan lintas gelombang osilasi elektromagnetik pada sebuah transformator yang digunakan sebagai komponen inti.

Karena inilah disebut inverter (pembalik) sebabnya tegangannya ditingkatkan dari kumparan sekunder ke yang lebih tinggi pada kumparan primer 220VAC.

Rangkaian Inverter yang menggunakan Transistors sebagai komponen utama 

Inverter dengan transistor saja ada juga jenis multivibrator 555
Rangkaian inverter dari tegangan DC 12V ke 220VAC yang akan kita buat ini menggunakan transistor yang mudah didapat.

Tambahan komponen lainnya MOSFET dan bohlam lampu untuk pengetesan nantinya.

Karena komponennya sederhana jadi jangan heran bila gelombang outputnya jenis square wave inverter yang nanti akan saya jelaskan lebih detil lagi.

Jika berhasil merakitnya sebaiknya tidak menggunakan inverter ini untuk peralatan listrik yang benar-benar membutuhkan signal true/pure wave (seperti CPU, pompa listrik, kulkas, dan lainnya).

Nah untuk charger aki basah/kering bisa anda buat sendiri mengikuti rangkaian yang saya jabarkan ini: Cara membuat charger aki otomatis

Circuit Diagram





Inverter Circuit



Komponen yang dibutuhkan untuk pembuatan

  • 12v Battery
  • MOSFET IRF 630 -2
  • 2N2222 Transistors
  • 2.2uf capacitors-2
  • Resistor
  • 680 ohm-2
  • 12k-2
  • 12v-220v center tapped (CT) step up transformer.
  • 2N2222 Datasheet
  • IRF630 Datasheet

Cara kerja

Bagian-bagian penting terdiri dari tiga bagian: blok oscilator frekuensi standar 50Hz (seperti listrik umumnya), blok amplifier dan blok traffo.

komponen R1, R2, R3, R4, C1, C2, T2 dan T3 dari blog oscillator membangkitkan sinyal multivibrator kemudian dihasilkan gelombang persegi/kotak (square wave 50Hz).


Setiap transistor berfungsi sebagai penghasil signal square wave.

F = 1/(1.38*R2*C1)

Sinyal konverter listrik ini berasal dari oscillator yang dibangkitkan oleh MOSFET power T1 dan T4. Penguatan gelombang ini nanti diumpankan kepada gulungan traffo step-up jeni CT (center tap) input dari tegangan sumber 12V.

Silahkan simak video berikutini:




Rasio gulungan trafo yang akan digunakan yakni 1:19 untuk merubah tegangan dari 12 ke 220V

Apabila ingin menggunakan tegangan aki 24V beban yang akan keluar tetap 85-100W tetapi ini sangat tidak efisien pada tegangannya. Untuk menambah kapisatas daya inverter anda bisa menambahkan jumpal pemasangan komponen MOSFET

Rangkaian Multivibrator conversi dari 12v DC to 220v AC 

Sirkuit Inverter dapat menggunakan thyristor sebagai perangkat switching atau transistor. Biasanya untuk aplikasi daya rendah dan menengah, transistor daya yang digunakan. Alasan untuk menggunakan transistor daya adalah impedansi keluarannya sangat rendah, sehingga arus maksimum mengalir pada output rangkaian ini.

Salah satu komponen penting yaitu transistor sebagai switching. Untuk aplikasi ini, transistor bias di titik jenuh dan titik cut-off.

Bila transistor bias di daerah jenuh, maka kolektor emitor dan basis kolektor basis bias maju. Disini tegangan emitor kolektor minimum dan arus kolektor maksimal.

Aspek penting lainnya dari rangkaian ini adalah osilator. Penggunaan penting 555 Timer IC digunakan sebagai multivibrator astabil.

Multivibrator astabil menghasilkan sinyal output yang beralih di antara kedua keadaan dan karenanya dapat digunakan sebagai osilator. Frekuensi osilasi ditentukan oleh nilai kapasitor dan resistor.

Skema Rangkaian




  • V1 = 12V
  • R1 = 10K
  • R2 = 150K
  • R3 = 10Ohms
  • R4 = 10Ohms
  • Q1 = TIP41
  • Q2 = TIP42
  • D1 = D2 = 1N4007
  • C3 = 2200uF
  • T1 = 12V/220V step up transformer


Coba perhatikan gambar rangkaian inverter diatas yang dirancang secara astable multivibrator sebagai Oscillator

Frekuesi multivibrator menggunakan IC timer 555 bisa dilihat dengan rumus seperti dibawah ini.

f = 1.44/(R1+2*R2)*C

Proses rangkaian inverter 12v DC to 220v AC 


  • IC timer 555 pembangkit signal clock 50Hz dengan bentuk square wave
  • Saat outputnya logika "High", diode D2 akan mengalirkan arus melalui D1, R3, dan diteruskan ke transistor Q1, begitu seterusnya secara bergantian.
  • Saat Transistor Q1 posisi on, maka outputnya logika level "Low", diode D1 akan mengalirkan arus melalui D1, dan R4 ke tampungan Q2.
  • Sumber tengangan untuk rangkaian inverter 12V DC dari aki motor/mobil.
  • Sumber tegangan utama 12V AC pada primer transformator kemudian di booster  sampai 220V AC pada gulungan sekunder

Aplikasi rangkaian inverter 12V ke 220VAC

  • Rangkaian inverter ini bisa dimanfaatkan pada kendaraan dengan tegangan aki 12V yang nanti berfungsi sebagai charger darurat sederhana.
  • Bisa dimanfatkan dengan generator motor AC yang berdaya rendah.
  • Bisa diterapkan sebagai inverter sederhana unutk pembangkit surya.

kelemahana sistem rangkain dengan komponen ini

  • Karena menggunakan komponen aktif inti IC NE555 mungkin daya keluaran sekitar 50% dari keberhasilan tegangan benar-benar bagus. Sebaiknya pastikan dahulu daya outpunya.
  • Penggunaan komponen transistor kemungkinan mengurangi efisiensi rangkaian
  • Sebab transistor sistem switching dapat hilangnya signal daya output, hal ini dapat dikurangi masalah utama ini dengan ditambahkn diode bias pada rangkaian.
Semoga 2 rangkaian sederhana untuk membuat inverter sederhana ini bisa membantu anda tetap bisa menggunakan peralatan elektronik meski tinggal di pelosok pedalaman atau pegunungan. Jika anda ingin membuat rangkaian lampu led sendiri sesuai dengan kebutuhan. Selamat berkarya
Share:

Cara Membangun Pembangkit Listrik Alternatif Murah di Rumah

Caratekno.com - Menggunakan energy alternatif di rumah menggunakan baterai/ aki sebagai energi listrik di rumah sangat dibutuhkan saat penting. Artikel sederhana kali ini akan membahas listrik alternatif sebagai cadangan tatkala listrik PLN padam terutama di daerah pelosok yang tidak teraliri listrik.
Modul power inverter dari baterai 12V ke Listrik 220V
Seperti gambar di atas merupakan modul inverter DC-AC siap pakai yang dijual di pasar dengan harga murah tidak lebih dari Rp500 ribu tergantung besaran daya outputnya 100W, 200W, 300W, 500W, 1000W, 2000W, dan 5000W. Selain berfungsi sebagai inverter listrik dari aki bisa juga sebagai charger gadget yang telah di desiakan port USB di panel depan. Saat baterai turun alarm indikator akan berbunyi kencang untuk mengurangi kerusakan baterai.

Ada beberapa teknologi pembangkit listrik semisal solar panel (tenaga surya), kincir angin, dan generator kincir air. Energy alternatif ini dapat digunakan langsung sebagai sumber energi menggunakan aki DC kemudian dikonversi ke listrik AC.
Sebenarnya pembangkit listrik tadi selain sebegai generator juga berfungsi sebagai proses pengisi ulang aki setiap saat.

Kombinasi bank baterai ini dihubungkan dengan unit power inverter yaitu merubah tegangan DC 12V ke 220V AC yang dapat dipergunakan peralatan elektronik di rumah.

Share:

Cara membuat Charger Aki Otomatis untuk Aki Kering & Basah

CaraTekno.com - Pernahkan rekan tekno semua mengalamai ketika moil akan dinyalakan pagi hari sulit sekali mesin hdup, Jangankan menggerakkan dinamo starter klakson saja dan lampu enggan bunyi/nyala.

Ini berarti aki mobil anda sudah tekor bisa diatasi dulu dengan cara jumper aki sebelum beli baru.

Artikel kali ini saya akan mengurai beberapa masalah utama kenapa aki bisa tekor dan solusiya akibat pemakaian jangka panjang.

ECU (Electroni Control Unit) merupakan otak kendaraan untuk mengontrol tegangan suplai mulai dari pengapian, suplai bahan bakar, kelistrikan mobil, sistem cetral lock, dan sebagainya.

Kondisi aki yang prima sangat penting untuk menjaga sistem ECU ini tetap optimal fungsinya untuk klakson, lampu, audio-video, dan perangkat elektronik lainnya.

sumber gambar dari Izukuichi Image

Bagaimana cara mencharger/isi ulang Aki? Apakah aki bisa di charger?

Tentu saja bisa

Aki dapat di-charger atau di isi ulang karena aki memiliki lebih dari satu sel elemen (multi cells). Cara mengisi ulang aki sangat mudah, anda tinggal memasang kutub (+) charger ke (+) pada Aki, dan (-) charger pada (-) Aki.
Artikel lainnya: Pengisian aki itu sistemnya otomatis seperti tandon air
Cara Menggabung Aki/ Baterai Secara Seri atau Parallel
Untuk membuat charger aki sendiri, perhatikan gambar skema di bawah ini :



Lama waktu pengisian tergantung dari besarnya arus yang supplai oleh trafo. Namun, arus (Ampere) tidak mesti besar cukup disesuaikan dengan kebutuhan aki. Bila hal ini diabaikan akan berakibat jelek bagi aki itu sendiri kering/basah.

Secara logika begini uraiannya, semakin besar arus yang masuk maka akan semakin cepat pengisian aki, akibatnya dalam jangka pendek aki yan seharusnya bisa digunakan lama akan cepat rusak. Begitu juga bila arus terlalu kecil waktu pengisian cukup lama tentu saja aki jadi awet. Maka adengan rangkaian ini bisa menyesuaikan arus pertengahan yang sesuai kondisi aki.



Untuk menghitung berapa lama pengisian aki dengan charger yang kita buat, kalian bisa gunakan rumus di bawah ini :

Jika rekan tekno menggunakan trafo dengan arus 3 Ampere. Sedangkan aki yang akan di cas mempunyai spesifikasi 12Volt, 30Ah. Jadi berapa lama waktu yang digunakan untuk mengisi aki sampai penuh?

Jawab:

= 30Ah/3A + 20%(inefisiensi) = 10 + (10*20%) = 10 + 2 = 12 Jam


Jadi untuk menentukan berapa lama waktu untuk mengisi aki terserah anda, jika anda ingin pengisian cepat maka gunakan charger aki dengan arus yang agak besar. Tetapi ingat! arus output dari charger tidak boleh lebih dari 20 % dari arus yang tertera pada aki (Ah) agar aki tidak cepat rusak. Misal dari contoh kasus diatas dengan spesifikasi aki 12 V 30 Ah, arus charger aki yang digunakan tidak boleh lebih dari 6 ampere.
Apa maksud dari angka 20% itu?

Baca Juga: Charger aki yang auto ON/OFF bikin awet battery

Angka 20% tersebut merupakan rumusan inefisiensi yang sudah standart dari pabrik pembuat aki lama pengisian hingga penuh.

Rangkaian charger aki otomatis telah dilengkapi kontroller pemutus rangkaian otomatis sistem cut off, apabila aki telah penuh terisi akan terputus kontak pengisian.

Rangkaian yang lebih sederhana hanya menggunakan penyearah ganda dua diode terpasang pada trafo CT dan trafo non CT (center tap) menggunakan empat diode penyearah.

Pemasangan Traffo CT dan non CT

Cara membuatnya adalah :
  1. Pilih trafo dengan arus sesuai dengan kebutuhan
  2. Ubah nilai kapasitor menjadi minimal 6.000uF/ x volt (pilih tegangan kapasitor sedikit diatas tegangan kerja adaptor, misal 6.000uF/25 volt untuk output 15-18 v) agar charger tidak terlalu drop saat di beri beban aki.
  3. Tegangan output usahakan lebih tinggi sedikit dari tegangan aki (kisaran 13-15Volt jika aki yang akan di cas memiliki tegangan 12 V).
  4. Tambahkan LED indikator sebagai penanda bahwa rangkaian sudah ON, dengan cara LED di pasang pada output adaptor dan diseri dengan R 1K agar tidak terbakar.

Di bawah ini akan saya tunjukan charger aki sederhana buatan sendiri dengan komponen sebagai berikut;
- Tranformator CT 3 A
- Tegangan 15 V
- Penyearah dengan 2 dioda + Led indikator

Skema rangkaian yang saya gunakan tanpa sistem pemutus arus otomatis dengan trafo-CT 3 Ampere :
skemacharger aki sederhana.

Bagian penyearah, LED indikator dan Kondensator Filter

  • Daftar komponen : 
  • Trafo 3 A 1
  • Doida penyearah IN4148 2 
  • LED 3 V 1 
  • R 1k 1
  • Kapasitor 3300uF/25 V

Gambar di bawah ini gambar charger aki tanpa sistem pemutus arus otomatis:



Charger aki yang sederhanya hanya menggunakan ELCO sebagai filter dan LED indikator

Bagi Rekan Tekno yang ingin menambahkan sistem pemutus arus menggunakan relai, silahkan tambahkan rangkaian berikut setelah output adaptor cas aki yang telah sobat buat.

Rangkaian charger dengan relay pemutus otomatis, gambar di ambil dari elektronikdot.blogspot.co.id/2014/09/cara-membuat-charger-aki.html

Saya sampai disini cara pembuatan charger aki yang menggunakan pemutus otomatis ataupun yang tidak menggunakannya silahkan pilih rangkaiannya sesuai kebutuhan aki Anda.

Baca Juga: Charger aki otomatis yang menggunakan relay


Semoga artikel sederhana ini bisa bermanfaat bagi semuanya. Jangan lupa pantau terus caratekno.com untuk artikel-artikel berikutnya, silahkan subcribe email anda untuk mendapatkan info artikel lainnya. Selamat Berkarya!
Share:

Labels

Blog Archive