Kumpulan Ilmu Teknologi

Yuk, Buat Jam Dinding Unik Kreasi Sendiri!

Caratekno.com - Punya jam dinding bekas tidak terpakai? atau jamnya tidak dimanfaatkan gegara mesinya sudah sering telat jalan mesinnya? Mending didaur ulang jadi jam dinding unik yang baru dengan perawatan harga murah daripada dibuang ke tempat sampah/ dirongsokkan atau bisa rombak menjadi jam baru cukup ganti mesinnya saja.

jam dinding unik

Selain merawat jam bekas yang rusak tadi, ternyata anda bisa membuat jam baru dengan kreasi sendiri hanya bermodalkan mesin jam yang murah meriah ini. Sebagai contoh anda bisa membuatnya dari kardus bekas minuman mineral kemudian ditulis angka-angka jamnya, atau menggunakan media DVD/CD yang tidak terpakai seperti yang saya pernah buat, nanti akan share cara membuatnya. Selanjutnya anda bisa membuat jam model lainnya sesuka hati.

Baca juga ulasan Cara Membuat Jam Digital Suhu dari ATMega8 dan 900 LED

Jam yang unik memang saat ini tergolong mahal mulai dari harga puluhan ribu hingga ratusa ribu rupiah bahkan tembus jutaan rupiah, padahal fungsinya sama. Jika anda males membuatnya dan ingin memiliki jam baru tampil beda tidak ada salahnya anda membeli yang mahal tadi.

Caranya gimana? gampang ko yuk simak cara pembuatanya kalau mau bersusah-susah buat sendiri. Peralatan serta bahan yang dibutuhkanpun sangat sederhana, apa saja

Bahan jam

  • mesin jam standart quartz bisa dengan detik biasa (biasanya bunyi tek-tok) atau bisa juga menggunakan mesin swap movement jarum detiknya bergerak halus nonstop tidak berhenti.
  • jarum jam
  • jam dinding yang jadi target

Peralatan

  • obeng +/- untuk membuka baut-baut di sekitar jam dinding yang akan diganti
  • battery AA 1 buah

Langkah 1
Lepaskan skrup-skrup jika ada, lepaskan kaca penutup depannya.

Langkah 2
Lepaskan semua jarum-jarum yang masih melekat pada mesin jam yang lama, lepaskan pula skrup pengunci bila ada

Langkah 3
Keluarkan mesin yang lama dari bingkai jam, kemudian pasang mesin jam yang baru ke dudukan mesin jam yang telah rusak.

Langkah 4
Kemudian pasang jarumnya dimulai dari 1. Jarum jam, 2. Jarum menit, dan 3. Jarum detiknya yang paling atas. Untuk menekan agar masuk tidak perlu terlalu kuat, agar tidak rusak poros mesinnya.


Langkah 5
Kalibrasi jam agar pemasangan sesuai dengan penunjuk waktu, sebakinya pemasangan jarum tidak sembarangan. Pasanglah secara lurus dulu, misal jarum menit ke-12, jarum jam ke-6, dan detik menunjuk ke arah angka 12.

Langkah 6
Nah, setelah itu barulah dicocokan dengan waktu sekarang, saat anda merawat jam dinding lama jadi unik dan baru.


Langkah 7
Pasang semua bingkai, kaca, dan penutup mesin jamnya seperti semula, SELESAI.

Semoga tips sederhana ini bermanfaat untuk rekan tekno semua, sekarang tidak perlu mengeluarkan anggaran besar hanya untuk membeli jam dinding baru yang yang fungsinya sama sebagai penunjuk waktu siang-malam. Kreasi lainnya anda bisa membuatnya sendiri dengan barang bekas lainnya menjadi jam dinding unik dan keren. Selamat berkarya.
Share:

Charger Otomatis ON/OFF Sesuai Permintaan Aki/Baterai

Caratekno.com - Langsung saja ya saya bahas rangkaiannya tanpa perlua penjelasan yang lebar, charger aki otomatis ini akan langsung ON (menyala) ketika aki telah berkurang arusnya. Kelebihannya antara lain dapat digunakan untuk baterai/ aki kering SLA (lead acid) maupun aki basah. Cara otomatis ini sangat menguntungkan sekali meski sederhana namun tetap menjaga keawetan umur aki itu sendiri alias tidak cepat -soak-.

Perlu anda ketahui bahwa proses pengisian ulang aki yang salah secara terus menerus mengakibatkan overcharge pada tegangan dan arus akibatnya usia aki tidak lagi panjang.

Nah, inilah fungsi charger cerdas ini yaitu bekerja apabila aki "meminta" untuk diisi ketika saat lemah saja.

Silahkan anda baca juga Rangkaian pengisi aki kering, aki basah, dan baterai

Pengaturan otomasi ini semuanya dikendalikan oleh switching jarak jauh atau lebih umum dikenal relay. Relay akan memutus jalur jala-jala PLN 220VAC sebelum masuk transformator ketika aki telah melebihi tegangan 14 Volt.

Ketika kondisi tegangan drop dibawah 11.5 Volt, relay akan beraksi dengan menghubungkan jalur AC untuk posisi charge kembali ke transformator. IC1 sebagai Op-Amp (operational amplifier) sebagai pembanding sekaligus pembaca level tegangan baterai.

Tips Setting dan cara perawatan mesin charger aki yang benar
  1. Posisi tidak dicharger pergunakan lampu bohlam mobil 12 Volt hingga tegangan drop pada 11,5V.
  2. Ukur terminal voltase aki menggunakan multimeter menunjukkan tengangan 11,5V. Sambungkan aki ke output rangkaian ini.
  3. Atur knop putar VR2 hingga relay berbunyi -klik- dan LED hijau posisi menyala (ON). 
  4. Saat proses mengisi ulang selama 15 menit pantau dulu tegangannya.
  5. Ketika voltase aki/baterai meningkat sampai 14 Volt, atur VR1 hingga relay berbunyi -klik- (OFF), dan LED hijau padam.
  6. BERHATI-HATILAH saat mengatur VR1 dan VR2 dengan perbedaan keduanya hanya 3 Volt saja antar posisi ON dan OFF.
  7. Sekarang mesin charger aki otomatis untuk mobil/motor kita siap digunakan.
Charger baterai otomatis ON demand sumber referensi 
Share:

Charger Aki Otomatis 12V ini Seperti Pompa Air Lho

Caratekno.com - Punya aki bekas nganggur tidak terpakai di rumah daripada tidak digunakan mending dimanfaatkan buat yang lain. Bagaimana jika aki yang mau digunakan tersebut drop alias tegangannya tidak semestinya (di bawah 12 VDC), nah artikel ini saya suguhkan kepada rekan tekno semua untuk membuat charger aki otomatis yang mudah cara pembuatannya.



Kenapa sih mesti otomatis?

Pertanyaan yang sederhana tapi sangat bagus. Perlu saya kasih perumpaan agar mudah memahami cara kerja rangkaian ini dibuat. Ibaratnya pompa air sebagai mesin chargernya dan tandon air sebagai aki/baterai. Jika tandon air telah penuh secara otomatis pompa akan mati, begitu juga sebalikanya tandon kosong pompa air akan mengisi lagi demikian seterusnya agar pompa selalu terisi secara normal tidak kosong atau tidak luber.

Mudah-mudahan gambaran singkat cara kerja charger yang akan kita buat ini

Prinsip kerja charger aki otomatis ini sangat mudah sekali hanya bertugas memantau batas rendah tegangan jika tegangan aki dibawah 12V, kemudian arus dari IC LM317 mengalir melalui resistor R5 dan diode D5 kembali lagi ke baterai. Saat seperti inilah diode zener D6 sudah tidak mampu lagi mengantarkan arus kemudian proses charger aki pun berjalan secara otomatis (ON) hingga terisi penuh.

Saat tegangan mencapai puncaknya 13.5V arus yang mengalir pada battery melalui perantara diode zener cukup memberikan informasi bahwa aki telah terisi penuh, IC LM317 akan mengaktifkan saklar otomatisnya (OFF) ke posisi ground melalui transistor Q1 lampu LED merah menyala sebagai indikator baterai telah full.

Juga ide lain silahkan simak artikelnya: Kumpulan rangkaian charger aki kering otomatis

Gambar rangkaian charger aki 12 volt otomatis
Komponen yang dibutuhkan untuk membuatnya:
  • 15-0-15V, 1A center tapped (CT) transformer
  • LM317T voltage regulator
  • 12V DC battery
  • BD139 NPN transistor
  • LED merah dan hijau
  • 8.2V zener diode
  • 1n4007 dioda – 3
  • Electrolytic capacitor – 470uF
  • potensio – 10k
  • Resistors (1/2 watt) – 100, 240 ohms
  • 2 Resistors – 1k
  • Resistor – 2.2k
  • kabel secukupnya
Rangkaian ini dirancang secara otomatis memiliki dua bagian blok, blok power supply dan blok perbandingan beban. Sumber daya utama dari jala-jala listrik 230V 50Hz tersambung dengan transformator CT (center tap) 15-0-15V lengkap dengan jembatan diode. Komponen aktif regulator DC LM317 variable tegangan yang mampu dibebani 1.2V - 37V denga arus maksimal 1.5A.

Saya disini tidak menjelaskan detil proses kerja komponen secara mendalam hanya menjelaskan gambaran umum rangkaian isi ulang otomatis.

Charger settings:

tegangan output charger aki ini harus kurang dari 1.5 kali dari aki dan untuk arus pengisian aki harus 10% dari arus aki, hal ini untuk memungkinkan desian rangkaian ini memiliki proteksi tegangan secara aman, proteksi konsleting, dan proteksi polaritas terbalik.

Automatic Battery Charger Project Output Video:



Keuntungan Memanfaatkan Charger Otomatis ini antara lain:
  • Rangkaian yang sederhana dan hemat ongkos perakitan
  • Proteksi beban lebih tegangan dan arus
  • proteksi temperatur berlebih
  • Praktis dan mudah dibawa
  • Charger aki bisa otomatis dan stop jika aki telah terisi penuh.
  • Aman dari kerusakan baterai disebabkan kesalahan sumber daya
Automatic Battery Charger Applications:
  • Rangkaian charger aki 12V ini bisa untuk aki kering motor atau mobil (Seal Lead-acid)(Related Post– Lead Acid Battery Charger using LM317)
  • Bisa digunakan untuk isi ulang aki mobil dengan pengaturan tegangan IC output
  • Bisa digunakan untuk baterai mainan mobil-mobilan dengan sedikit modfikasi
Kekurangan rangkaian ini ialah:
  • Butuh waktu lama untuk proses isi ulangnya.
Share:

Labels

Blog Archive