Skip to main content

Cara Membuat Kabel Jumper untuk Arduino Male-to-male

Kabel jumper atau kabel penghubung tidak lepas perlengkapan untuk uji coba rangkaian di papan trainer (breadboard) warna putih yang terdiri banyak lubang-lubang komponen yang terhubung per kolom dan perbaris, nah, fungsi kabel jumper inilah yang akan menghubungkan kaki-kaki komponen IC, resistor, kapasitor, diode, dan komponen-komponen elektronika lainnya.

Kabel jumper
Kabel jumper banyak dijual dipasaran dengan harga tertentu tergantung kualitasnya, sebenarnya rekan tekno tidak perlu merogoh kocek untuk membeli kabel jumper yang bisa dibuat sendiri dirumah. Kalau saya sarankan lebih baik membuat sendiri dengan manfaat yang sama meski tampilannya beda dengan buatan pabrik. Lagipula anda bisa membuatnya sebanyak berapapun yang rekan tekno mau.

Manfaat kabel jumper ini seperti yang saya uraikan secara umum di atas, antara lain


  • Kabel untuk ujicoba rangkaian
  • Sebagai bahan wajib untuk latihan dan pengenalan teknik elektronika
  • Murah dan mudah dibuat sendiri
  • Panjang kabel bisa disesuaikan dengan kebutuhan sendiri tidak terpaku pada ukuran dari buatan toko/ pabrik
  • Bahan membuatnya mudah dicari
  • Jumlah pembuatan yang tidak terbatas
  • Memanfaatkan bekas potongan kaki komponen yang terbuang (go green)

Nah, tulisan saya kali ini akan menjabarkan cara sederhana membuat kabel jumper untuk keperluan uji coba rangkaian elektronika dan mikrokontroler untuk robotika. Yuk kita sima cara pembuatanya dengan bahan-bahan yang mudah dididaptkan.


Langkah pertama : Alat dan bahan

  • kabel secukupnya
  • tang potong
  • tang kupas kabel
  • tang jepit buaya
  • selang heat srink (ukuran terkecil)
  • potongan kaki-kaki komponen (led, resistor, diode, dll)
  • gunting
  • korek api


Baca juga: 
Alat tempur wajib seorang tekno 12 Perkakas Penting Yang Wajib Miliki oleh Teknisi
Cara Membuat Tempat Obeng dari Pipa PVC

Langkah kedua:
Kupas ujung kabel kira-kira 1cm untuk melilitkan kabel ke bekas potongan kaki komponen, kemudian siapkan beberapa potongan komponen sebagai konektor malenya.


Langkah ketiga:
Potong pendek panjang 7mm heatsrink untuk isolator dan penahan sambungan jumber langkah kedua di atas.


Langkah keempat:
Ambil potongan heatsrink tadi kemudian sisipkan kesambungan kabel tadi, dan bakar hingga heatsrink mengerut kecil, ditekan hingga pipih agar sambungan kuat tidak lepas.


Langkah kelima:
Sambungan siap digunakan dan saatnya digunakan untuk percobaan rangkaian di atas papan trainner breadboard.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...