Skip to main content

Cara Recovery Data dengan Software Get Data Back

Caratekno.com - Sungguh sangat pusing sekali apabila sudah capek-capek mengetik menyusun tulisan atau analisa data tiba-tiba listrik padam seketika tanpa anda menggunakan UPS. Atau mungkin file terhapus permanen secara tidak sengaja akibat keteledoran kita.

Gambar cover get data back/ dl04all.blogspot.com

Nah, sekarang anda tidak perlu khawatir bila kehilangan file penting sekalipun harddisk diformat sekalipun, insyaa Allah data akan kembali lagi berkat software sederhana Get Data Back.

Meski software ini terbilang lama saya sering melakukannya saat mengambil data yang hilang. Hampir 98% data berhasil di ambil meski tidak 100%.

Get Data Back ini terdapat 2 aplikasi berbeda sesuai dengan jenis partisi harddisknya, entah apa maksud tujuan developer membuatnya secara terpisah kenapa tidak dijadikan satu aplikasi saja. Jadi sebelum anda menginstalnya pastikan jenis partisi harddisk anda Fat32 atau NTFS.

Get Data Back sendiri ada 2 jenis :

  1. 1. Get Data Back for FAT32 : yaitu untuk mengembalikan data di partisi FAT32
  2. 2. Get Data Back for NTFS : yaitu untuk mengembalikan data di partisi FAT32

Tanpa panjang lebar lagi mari kita simak bagaimana cara mengangkat data yang hilang dengan cara Recovery Data dengan Get Data Back, kebetulan kali ini saya menggunakan Get Data Back 2.31 for NTFS untuk mengembalikan data hilang di Harddisk dengan partisi NTFS

Persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan 


  • Software Get Data Back versi full versi, apabila software ini hanya versi trial data Anda tidak bisa di ambil secara utuh, file hanya bisa dilihat saja. Nah untuk file ini bisa Anda cari di situs-situs penyedia software banyak sekali ditemukan secara mudah atau Anda bisa membeli ke situ resiminya. Mohon maaf saya tidak bisa menyertakan link download versi hacknya. 
  • Komputer dengan sistem operasi normal lebih bagus bila menggunakan OS Windows XP atau jika terpaksa menggunakan Windows 7 jalankan program secara administrator saja.
  • Harddisk tempat hasil pengambilan data dan Harddsik yang akan diambil datanya.

Panduan Cara Recovery Data dengan Get Data Back :


  1. Install program Get Data Back di komputer normal. Ingat harus yang full.
  2. Pasang Harddisk yang akan direcovery sebagai hardisk kedua (secondary) di komputer normal tadi.
  3. Jalankan program Get Data Back 2.31 for NTFS,
  4. Pastikan pilihan Logical Drives terpilih, terus Next.
  5. Pilih partisi / keseluruhan hardisk yang akan di recover. Dalam contoh ini saya memilih partisi I pada hardisk I.(yang di blok hijau) kemudian klik NEXT.
  6. Pilih sesuai kebutuhan anda. "Search Entire Drive" akan melakukan scan ke seluruh permukaan Harddisk. Opsi "Search Partial Drive" hanya akan melakukan scan ke bagian yang kita pilih saja. Saya pilih "Search Partial Drive", Next.
  7. Kemudian program Get Data Back akan melakuan scanning data. Pada proses ini akan memakan waktu lama tergantung berapa besar kapasitas data yang di eksplorasi dan tergantung kecepatan processor CPU Anda memprosesnya.
  8. Setelah proses scanning selesai maka akan tampil seperti gambar dibawah ini. Di situ biasanya ada banyak pilihan, kebetulan yang dicontoh ini ada 2 pilihan. Semua pilihan itu berisi data yang anda recovery. Anda dapat memilih satu satu secara bergantian dengan menekan menu BACK. Untuk pertama kali pilih yang paling atas. Kemudian pilih NEXT.
  9. Maka software Get Data Back akan mengembalikan Data Anda.
  10. Setelah proses, maka akan tampil directory data yang siap anda recovery. Pilih Data yang akan anda recovery. Jika sudah Anda temukan, klik kanan pada folder kemudian pilih Copy dan Simpan di media sekunder yang sudah Anda persiapkan sebelumnya.
  11. Proses recovery data sementara telah selesai dilakukan.
"Jangan menyimpan file hasil recovery ini ke dalam drive/partisi yang sedang Anda recovery saat ini. Hal ini bisa mengakibatkan hilangnya data yang lebih besar."

Sejak saya mengenalnya tahun 2008 sampai sekarang tahun 2016 saya sering gunakan dengan OS windows 7 dan masih berjalan efektif mengangkat data. Program Get Data Back ini sudah sering saya gunakan, dan hasilnya cukup memuaskan, walaupun terkadang ada beberapa file yang rusak yang tidak terselamatkan seperti yang saya utarakan pada tulisan di atas. File yang rusak ini disebabkan oleh tertumpuknya file lama dengan file baru atau bahkan karena memang harddisk telah mengalami kerusakan fisik di piringan tempat menyimpan data. Tapi minimal masih banyak file yang dapat terselamatkan.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...