Skip to main content

Sejarah Penemuan Lampu Senter

Caratekno – Pada tahun 1890 Perusahaan American Ever-Ready, founder Condrat Hubert yang berasal dari kota New York menemukan sebuah alat penerangan portable dengan dilengkapi baterai kering sebuah penemuan baru di jaman itu.

Alat tersebut dikenal lampu senter atau flashlight jaman sekarang.

Hubert melakukan percobaan dengan berbagai alat dan bahan yang menghasilkan listrik hingga berhasil dan mematenkan Eveready lampu senter pertama tahun 1898.

Lampu senter Hubert terbuat dari bahan karton dan tabung fiber, lampu bohlam dan reflektor.

Karena pada awal mula dibuat, lampu bohlam yang kuno dan baterai yang lemah nyala lampu senter ternyata redup dan boros listrik.

Kemudian beberapa dekade kedepan era teknologi tahun 1970 bentuk lampu senter sudah mengalami perubahan signifikan, mulai dari bentuk, warna, dan ukurannya. Memiliki beragam fitur dan kegunaan.

Image credit flashlightmuseum.com

Berikut Timeline sejarah penemuan lampu senter

1898 – Lampu senter Ever Ready pertama kali diproduksi
1902 – Merek dagang Ever Ready pertama dikenalkan sebagai produk lampu senter
1906 – Nama merek Ever Ready kemudian di ubah menjadi satu kata Eveready

1910 – Eveready mengawali produk lampu bohlam tungsten
1926 – Eveready sebagai lampu senter pertama dengan gantungan kunci seperti model sekarang, memungkinkan pemakai bisa menggantung dan menyimpan dimana saja
1937 – Eveready mengenalkan produk senter dengan bohlam pre-focused, yaitu dilengkapi reflektor cahaya bohlam sorotan senter semakin efisien dan lebih terang

1937 – Eveready bekerjasama dengan V.K. Song & Co (Sonca) merakit lampu senter berbahan alumunium

1966 – Eveready mengeluarkan produk model baru berbahan thermoplastic dengan model, bentuk dan ukuran yang lebih beragam, produk masal juga lebih efisien

1967 – 1 tahun kemudian lagi-lagi Eveready membuat terobosan lampu senter yang baterainya bisa diisi ulang, pemakai bisa bekerja lebih totalitas tanpa kendala mendapatkan supplai baterai baru.

1968 – Eveready mengenalkan pertama kali lentera flourescent yang lebih efisien, dimana saat itu permintaan lampu bohlam sudah dianggap kuno mulai berkurang.

1970 – Lampu senter anti-air pertama dikenal oleh Eveready, senter bisa digunakan disegala medan dan cuaca serta lebih tahan lama.

1975 – Eveready mengenalkan lampu senter harga ekonomis seperti dikenal lampu senter jaman sekarang.

1983 – Eveready mengenalkan senter flourescent yang lebih efisien dimana penggunaan bohlam sudah berkurang

1984 – Eveready mengenalkan pertama kali senter 2D Halogen super terang lebih terang daripada lampu vacum tradisional bahan Krypton atau Xenon.

1986 – Eveready Squeeze mengenalkan senter fungsional dengan ukuran kecil, compatible cocok untuk dibawa dalam tas travel.

1996 – Energizer mengenalkan lampu LED pertama sebuah penyempurnaan dari generasi senter mungil sebelumnya. Sumber cayaha lampu LED dikenal lebih hemat, daya tahan lama, dan tidak perlu ganti-ganti lampu.

1997 – Kembali Energizer memperkenalkan lampu dengan merek dagang DoubleBarrel

1998 – Eveready merayakan ulang tahunnya yang ke-100 sebagai leadership produk lampu portable

2006 – Energizer mengenalkan produk dengan label Weather Ready sebuah lampu emergency yang tahan segala cuaca dan segala medan cuaca.

Weather Ready menawarkan fitur tahan lebih lama dari lampu emergency umumnya, lebih terang jarak pandang cahayanya serta ukuran baterai yang lebih besar.

Tahun yang sama pula Energizer menelurkan produk handalan baru ke market dengan label Energizer Hard Case Work, Energizer Hard Case Profesional, dan Energizer Hard Case Tactical. Masing-masing lini produk menjangkau target segmen pasar yang lebih khusus (segemen hardware, do-it-yourself, dan taktikal).

2007 – Terus berinovasi kembali Energizer mengenalkan baterai Energizer E2 Lithium khusus lampu senter untuk pegiat outdoor ekstrem yang dirancang untuk performa maksimal, tersedia baterai ukuran AA dan AAA.

2010 – Energizer meluncurkan battery produk baru tahan lama serta desain kemasan yang lebih baik

2013 – Energizer mengenalkan Light Fusion Technology sebuah lampu peralatan portable unik bentuk flat tipis tidak seperti senter pada umumnya.

2014 – Energizer dengan model Energizer Hard Case Professional adalah model senter yang terberat dan besar, cahaya LED lebih terang, tahan lama, dirancang untuk segala medan dan pekerjaan menantang lainnya.
unveils the toughest flashlight you will ever need.

Referensi: Energizer Flashlight History

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...