Skip to main content

Cara Memeriksa Apakah Timbangan Berfungsi dengan Baik

Anda memerlukan timbangan jika sedang menjalankan program penurunan berat badan. Timbangan badan dapat melacak penurunan berat badan, sementara timbangan dapur dapat membantu menakar bahan untuk memasak sehingga Anda dapat mengendalikan porsi makanan. Untuk memastikan proses penurunan berat badan berlangsung dengan benar, Anda perlu memeriksa akurasi timbangan yang digunakan. Berikut beberapa langkah sederhana untuk memastikan ketepatan timbangan Anda.

Metode 1
Mengetes Timbangan Badan

Kembalikan timbangan ke angka nol. Terkadang, timbangan harus dikembalikan ke angka nol agar memberikan hasil akurat. Anda bisa melakukannya dengan dua cara, tergantung jenis timbangan. Jika Anda memiliki timbangan analog, tekan timbangan dengan telapak tangan, lalu lepaskan. Jarum penunjuk seharusnya kembali ke nol. Jika tidak, gunakan roda pemutar yang biasanya terletak di bagian bawah timbangan, atau di dekat jarum penunjuk, untuk menggerakkan jarum timbangan ke angka nol tanpa adanya beban. Lakukan pengetesan sekali lagi untuk memastikan jarum berada di posisi yang tepat.

Jika Anda menggunakan timbangan digital, lakukan prosedur yang sama seperti timbangan analog, tetapi proses penyeimbangan dilakukan dengan tombol digital, bukan roda pemutar.

KIAT PAKAR MDMICHELE DOLAN
Pelatih Pribadi Besertifikasi
Tahukah Anda? Lama-kelamaan, akurasi timbangan pegas tua akan berkurang. Sementara itu, timbangan digital modern sangat akurat dan merupakan pilihan terbaik bagi sebagian besar orang karena tersedia dalam beragam model dan harga.”

Gambar 2

Timbanglah sebuah benda yang beratnya diketahui. Salah satu cara untuk memeriksa akurasi timbangan badan adalah menggunakan benda dengan bobot yang diketahui. Benda yang dipilih harus cukup berat sehingga bisa menggerakkan angka secara signifikan, tetapi juga bisa Anda bawa dengan mudah. Misalnya, sekantong tepung atau gula yang belum dibuka. Keduanya biasanya dijual dalam kemasan 1-5 kg dan memiliki berat yang konsisten.

Bobot kertas atau kantong plastik yang digunakan sebagai kemasan tidak akan memengaruhi berat objek. Namun, jika tepung atau gula dikemas dalam karung atau wadah logam, Anda tidak akan mendapatkan hasil akurat. Coba gunakan benda lain.
Anda juga bisa menggunakan barbel tangan. Bobot barbel biasanya dicetak di bagian samping. Lakukan pengetesan untuk melihat apakah hasil timbangan sesuai dengan bobot tersebut.

Gambar 3

Lakukan penimbangan beberapa kali. Cara lain untuk mengecek akurasi timbangan adalah menimbang objek beberapa kali. Pilihlah benda yang beratnya diketahui, misalnya barbel tangan atau sekantong gula. Taruh di atas timbangan dan catat hasilnya. Angkat objek dari timbangan dan biarkan jarum/angka timbangan kembali ke nol. Taruh objek di atas timbangan sekali lagi. Catat kembali hasil timbangannya. Ulangi prosedur ini minimal 5 kali untuk memastikan timbangan menunjukkan hasil yang konsisten saat menimbang objek yang sama berkali-kali.

Anda bisa menimbang objek lebih dari 5 kali jika mendapatkan hasil yang tidak konsisten. Pastikan saja Anda melakukan pengulangan dalam hitungan ganjil sehingga tidak mendapatkan hasil yang seimbang.

Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 4

Timbanglah dua objek sekaligus. Cara lain untuk memeriksa akurasi timbangan adalah melakukan tes dengan menimbang dua objek sekaligus. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan hasil timbangan lebih besar yang akan membantu pengetesan timbangan untuk bobot yang lebih besar. Selain itu, langkah ini akan mengetes akurasi timbangan dengan distribusi bobot yang tidak merata. Hal ini akan berguna saat Anda menimbang badan karena terkadang kita tidak selalu berdiri dengan bobot yang terdistribusi secara merata pada kedua kaki.

Taruh satu objek di atas timbangan. Catat beratnya. Angkat benda itu dan biarkan timbangan kembali ke nol. Taruh objek lain di atas timbangan dan catat beratnya. Angkat benda itu dan biarkan timbangan kembali ke nol. Sekarang, taruh kedua benda tadi di atas timbangan secara bersamaan. Catat berat keduanya. Tambahkan berat masing-masing objek secara terpisah dan lihat apakah hasilnya sama dengan yang tertera pada layar timbangan saat Anda menimbangnya bersama-sama.

Jika hasilnya sama dengan berat total, artinya timbangan akurat. Jika tidak, ulangi prosedur yang sama dan lihatlah apakah timbangan terus-menerus menunjukkan nilai yang salah.

Gambar berjudul Use a Scale Step 13

Timbanglah bobot Anda sambil memegang sebuah objek. Anda juga bisa menimbang badan saja, mencatat hasilnya, kemudian naik ke atas timbangan dengan objek yang memiliki bobot tertentu, misalnya barbel 2 kg atau tepung kemasan 1 kg. Periksa apakah berat Anda meningkat sesuai bobot objek yang Anda pegang. Jika iya, artinya timbangan akurat.

Contohnya, jika Anda naik ke timbangan dan mendapat hasil 65 kg, itu berarti berat akan naik menjadi 67 kg jika Anda menimbang badan sambil memegang barbel 2 kg.

Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 5

Pindahkan lokasi timbangan. Timbangan bisa dipengaruhi permukaan tempatnya diletakkan. Tempat terbaik untuk meletakkan timbangan adalah permukaan yang keras seperti lantai kamar mandi atau dapur yang rata. Jika diletakkan di atas karpet atau permukaan lunak lainnya, timbangan bisa tidak seimbang dan memberikan hasil pembacaan yang tidak akurat. Timbanglah badan atau sebuah objek di lokasi tempat Anda menaruh timbangan.

Kemudian, kosongkan timbangan dan pindahkan ke lokasi berbeda dan lebih stabil. Timbang objek yang sama lagi. Anda harus mendapatkan hasil yang sama. Jika tidak, salah satu lokasi memberikan hasil yang tidak akurat. Lakukan pengetesan dengan menimbang objek yang beratnya diketahui untuk memastikan lokasi mana yang lebih akurat

Cobalah untuk menggunakan timbangan di lokasi yang sama setiap hari. Dengan begitu, meskipun timbangan kurang akurat, setidaknya Anda akan mendapatkan kesalahan yang sama setiap hari. Artinya, angka yang ditunjukkan (meski tidak akurat) bisa menjadi indikasi berapa besar kenaikan atau penurunan bobot tubuh yang Anda alami karena nilai awalnya selalu sama.

Metode 2
Mengetes Timbangan Dapur
Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 6

Pelajari mengapa akurasi sangat penting. Timbangan dapur digunakan untuk menimbang sesuatu dalam skala lebih kecil dibanding timbangan badan. Namun, dalam program penurunan berat badan, akurasinya tetap dianggap penting. Menakar makanan adalah bagian integral dalam banyak program diet dan akan membantu Anda melacak asupan kalori. Oleh karena timbangan dapur digunakan untuk menimbang massa kecil, mengetes akurasinya akan menjadi tantangan tersendiri.
Timbangan dapur juga sangat berguna dalam proses memasak dan mengikuti resep.

Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 7

Lakukan uji tera. Untuk memastikan timbangan dapur mulai dari nol, Anda harus melakukan uji tera. Dengan cara ini, Anda akan mengetahui apakah timbangan mengukur berat dari nol. Nyalakan timbangan. Anda harus melihat angka nol. Jika tidak, tekan timbangan perlahan. Lepaskan dan lihat apakah angka kembali ke nol. Jika tidak, tekan tombol “Tare” pada timbangan. Langkah ini akan mengembalikan pengukuran perangkat saat ini menjadi nol.

Untuk mengetahui apakah proses uji tera berjalan baik, ambil sebuah objek, misalnya apel, dan taruh di atas timbangan. Setelah berat apel ditampilkan, catatlah dan tekan tombol tare untuk membuat angka kembali ke nol. Setelah angka kembali ke nol, angkat objek dari timbangan. Angka yang ditampilkan (dalam bentuk negatif)) harus sama dengan angka yang Anda catat sebelumnya.

Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 8

Ambil beberapa uang logam. Setelah mengetahui timbangan menunjukkan keseimbangan, Anda harus memeriksa kinerjanya. Untuk tujuan ini, koin sangat cocok digunakan. Setiap koin memiliki berat spesifik dan sangat kecil sehingga memudahkan Anda memeriksa keakuratan pengukuran masa yang lebih kecil. Kumpulkan beberapa koin (dalam pecahan berbeda). Koin-koin ini akan membantu Anda menentukan seberapa akurat timbangan sesuai kemampuannya.

Cobalah untuk menggunakan koin baru. Seiring waktu, koin akan mengalami penyusutan sehingga bisa mengubah beratnya.

Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 9

Lakukan pengecekan untuk timbangan yang membulatkan hasil pembacaan ke dalam gram terdekat. Jika timbangan Anda membulatkan hasil pembacaan ke gram terdekat, gunakan koin Rp1.000. Setiap koin memiliki berat 4,50 gr (keluaran tahun 2010). Nyalakan timbangan dan pastikan menunjukkan angka nol. Taruhlah satu koin di atas timbangan dan catat hasilnya. Tempatkan koin lain dan catat berat yang baru. Tempatkan koin satu lagi dan catat beratnya.

Jika timbangan akurat, berat harus bertambah 5 gr setiap kali Anda menambahkan koin. Jika tidak, cobalah koin lain untuk mengganti koin yang memberikan hasil menyimpang. Mungkin saja koin itu sudah lama dan menyusut. Jika hasilnya tetap menyimpang, timbangan mungkin tidak akurat.

Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 10

Lakukan pengecekan untuk timbangan yang menggunakan pengukuran sepersepuluh gram. Beberapa timbangan sangat akurat sehingga dapat menghitung massa hingga sepersepuluh gram. Jika Anda memiliki timbangan seperti ini, gunakan koin Rp500 untuk mengecek akurasi karena berat masing-masing sekitar 3,10 gr (keluaran tahun 2003).

Nyalakan mesin dan pastikan dimulai dari angka nol. Taruhlah satu koin di atas timbangan dan catat beratnya. Tambahkan dua koin lagi satu persatu, sambil mencatat berat masing-masing. Anda harus mendapatkan hasil 3,10 gr, 6,20 gr, dan 9,30 gr.


Jika hasilnya menyimpang, coba gunakan koin berbeda untuk mengganti koin yang memiliki bobot berbeda. Jika hasilnya tetap menyimpang, timbangan kemungkinan tidak akurat.

Gambar berjudul Know if Your Scale Is Working Correctly Step 11

Lakukan pengetesan pada timbangan presisi. Beberapa timbangan dapur memiliki tingkat presisi yang tinggi dan memberikan hasil yang sangat detail hingga seperseratus gram. Untuk timbangan ini, gunakan koin Rp200 yang memiliki bobot 2,38 gr. Letakkan satu koin di atas timbangan dan catat beratnya. Tambahkan satu koin lagi dan catat beratnya. Dua koin sudah cukup untuk mengetes timbangan ini karena hanya dibutuhkan dua hasil pembacaan untuk mengetes akurasinya.

Anda harus mendapatkan hasil 2,38 gr dan 4,76 gr. Jika tidak, timbangan kemungkinan tidak akurat.

Disusun bersama Michele Dolan
Tips
Perlu diingat bahwa banyak timbangan memiliki berat maksimal yang dapat diukur. Periksalah spesifikasi timbangan Anda atau carilah informasi tersebut di internet untuk memastikan apakah timbangan Anda memiliki berat maksimal yang dapat diukur.
Referensi
↑ http://www.caloriecount.com/forums/weight-loss/accurate-scale
↑ http://www.tutelman.com/golf/measure/digitalScaleTest.php
↑ http://www.tutelman.com/golf/measure/digitalScaleTest.php
↑ http://www.tutelman.com/golf/measure/digitalScaleTest.php
↑ http://www.caloriecount.com/forums/weight-loss/accurate-scale
↑ http://food52.com/blog/11337-how-to-check-the-accuracy-of-your-kitchen-scale
↑ http://www.tutelman.com/golf/measure/digitalScaleTest.php
↑ http://lifehacker.com/test-your-kitchen-scale-s-accuracy-with-pocket-change-1638466253
↑ http://food52.com/blog/11337-how-to-check-the-accuracy-of-your-kitchen-scale
↑ http://food52.com/blog/11337-how-to-check-the-accuracy-of-your-kitchen-scale
↑ http://food52.com/blog/11337-how-to-check-the-accuracy-of-your-kitchen-scale
↑ http://lifehacker.com/test-your-kitchen-scale-s-accuracy-with-pocket-change-1638466253

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...