Skip to main content

Si Mungil Modul Power Supply DC-DC 5A / 7W (ERPC0575DC) XL4015

Caratekno - Modul power supply siap pakai sebenarnya sudah banyak dijual dipasaran, ada beberapa modul yang ingin saya kupas tuntas kehandalannya. Agar tidak terjadi kesalahan pemakaian terkhusus untuk pengguna pemula.

Yuk simak!

Modul DC-DC 5-A / 7-W (ERPC0575DC) XL4015 pabrikan dari negeri China ini bisa dibilang lumayan lah untuk sekedar kebutuhan power supply yang tidak terlalu besar.

Saya memilih modul ini karena memiliki nilai output hingga 5 A, juga sudah termasuk voltmeter digital on-board dengan opsi untuk menunjukkan tegangan input atau output yang ditunjukkan pada skala digital voltmeter.

Sekilas saja semua akan tahu dan berpikir bahwa modul ini sepertinya sangat user friendly catu daya yang dapat dikontrol secara digital dengan tombol +/- untuk menyesuaikan voltase keluaran sesuai kebutuhan.

Sebenarnya, modul DC/DC fixed-frequency PWM buck (step-down) 180 kHz yang mampu menggerakkan beban 5-A dengan efisiensi tinggi, riak rendah, dan regulasi garis dan beban yang sangat baik.

Potensiometer multi-putaran disertakan untuk pengaturan output voltase. Voltmeter digital hanya menampilkan input arus atau tegangan keluaran (juga dapat dikalibrasi untuk akurasi).

Tegangan output dapat disesuaikan dari 1,25 sampai 35 V dari masukan 4 sampai 38 V. Perhatikan bahwa tegangan masukan harus paling sedikit 1,5 V lebih tinggi dari pada voltase keluaran yang diperlukan.

Komponen utama dalam modul ditunjukkan pada gambar berikut:



  • XL4015: DC / DC 180-KHz Buck Converter, 5 A / 36 V
  • M7: SMD versi 1N400x Diode (digunakan di sini untuk perlindungan sirkuit)
  • HSN3631AS: Display LED Three-Digit Numerik, Merah
  • LM317: Adjustable Voltage Regulator (digunakan di sini sebagai dvm power supply)
  • SS54: Schottky Diode 40 V / 5 A
  • 47 uH / 5 A: Power Induktor
  • 50K MT: Multi-Turn Preset Potentiometer 50K
  • Selain itu, ada mikrokontroler kecil di sirkuit voltmeter digital kemungkinan besar menggunak processor MCU 8-bit dari STMicroelectronics atau Holtek.


Panduan Pemasangan


  • Power up modul dengan catu daya dc stabil dan akurat (seperti power supply 6 -V adjustable).
  • Kemudian tekan sebentar tombol di sebelah kanan untuk memilih mana yang perlu disesuaikan (input atau output). 
  • Tekan lama tombol di sisi kanan agar modul masuk ke mode kalibrasi. 
  • Lepaskan tombol, LED  akan berkedip untuk menunjukkan voltase yang sekarang dikalibrasi, dan tampilan numerik akan berkedip dengan nilai sekarang.
  • Tekan sebentar tombol untuk mengubah nilai sekarang. Misalnya, jika power supply Anda 6 V tapi hasil voltase 5.8 V, Anda perlu mengatur nilai menjadi 6 V.
  • Tekan sebentar tombol di sisi kanan untuk menambah voltase satu unit. Tekan sebentar tombol di sisi kiri untuk mengurangi voltase satu unit.
  • Tekan lama tombol di sisi kanan untuk menyimpan nilainya.
  • Knob preset menentukan voltase output aktual. Kalibrasikan pembacaan voltase keluaran pada voltmeter digital dengan cara yang sama di atas. Misalnya, jika output aktual Anda adalah 3 V namun hasilnya pada voltmeter adalah 4 V, Anda perlu mengatur nilainya menjadi 3 V. Nilai reduksi akan disimpan dalam modul memori.
  • Ingat, jika Anda menghadapi kesulitan dalam proses kalibrasi untuk pertama kalinya, cukup putar knob preset berlawanan arah jarum jam selama 10 putaran karena tegangan keluaran default (preset pabrik) sekitar 20 V. 
  • Pasang juga heatsink yang disertakan dengan modul jika Anda Adalah pengguna kekuatan!

Modul ini saya nilai cuku bagus dan sangat membantu para teknisi dan pelajar. Terlepas dari penilaian saya tadi tidak menutup kemungkinan modul ini masih ada kelemahan lain yang belum diketahui.

Sebab, sudah rahasia umum produk-produk China biasanya tidak awet. Maka pergunakan modul power supply ini secara bijak sesuai kapasitas alatnya.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...