Skip to main content

Cara Membuang Muatan Listrik Statis yang Berbahaya

Caratekno.com - Pernahkah anda mengalami kesetrum ringan pada perangkat elektronik padahal peralatan sudah terlepas dari jala-jala listrik? Jika jawabannya pernah, itulah yang disebut dengan listrik statis (listrik yang tidak mengalir). Muatan listrik ini tersimpan karena tidak ada jalan keluar karena kerusakan jalur, komponen, atau kerusakan rangkaian sehingga muatan listrik statis ini tersimpan.

Pernah saya alami ketika mereparasi monitor yang matot (mati total) setelah di cek ternyata power supply yang rusak tidak mensuplai tegangan. Setelah saya bongkar, tentu dalam keadaan listrik 220V AC sudah lepas ternyata saat saya menyentuh bagian kondesator 2200uF/ 400Volt sungguh mengagetkan yang bikin hampir jantung copot (perumpamaan). Jempol kiri ada bekas 2 titik luka bakar seperti gigitan ulat dan panas seperti habis kesetrum pula.... (waduuuh jadi curhat nih).


Bagaimana tidak kaget motherboard monitor sudah terlepas keluar untuk dibersihkan debu-debu yang menutup ternyata masih tersimpan muatan listrik yang sangat besar.

Hal tersebut bukan saya tidak tahu mungkin faktor kelalaian saat kerja, ini bisa pembelajaran buat rekan tekno semua. Meski seorang profesionalpun harus tetap mementingkan faktor keselamatan terlebih lagi seorang pemula baru mengenal dunia elektronika sebaiknya dilakukan pendampingan agar aman.

Kembali ke listrik statis......

Komponen aktif seperti IC, Mosfet, transitor, dan lainnya sangat sensitif sekali terhadap muatan listrik. Saat komponen tersebut bekerja terlarisi listrik, jangan sekali-kali disentuh jari sebab tubuh manusia menyimpan listrik statis yang luar biasa menyebabkan kerusakan komponen tadi, biasa dikenal dengan ESD (electrostatic discharge).

Cara untuk menghilangkan muatan listrik statis yang tidak mengalir ini cukup mudah bila Anda tahu caranya. Hindari gesekan dengan bahan penghasil listrik statis pada tubuh seperti karpet. Meski kecil tapi menjengkelkan cukup dengan menempelkan ke benda besi agar terbuang. Atau bisa juga dengan menggunakan gelang anti listrik statis alat ini sangat bermanfaat saat merakit PC agar tidak ada sengatan kecil di jemari.

Pada kondesator/ kapasitor dengan cara menggunakan alat resistor kapur 470 ohm- 1K ohm/ 5W-10W dengan cara satu colokan ke ground (-) satu colokkan lagi ke (+) yang menyimpan listrik statis. Secara cepat membuang listrik statis 400V pada kondensator power supply board monitor. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...