Skip to main content

Inilah 9 Manfaat Kipas Angin Model AC Bikin Udara Lebih Sejuk!

Caratekno – Sudah tahu kalau sekarang ada kipas angin yang bentuknya seperti blower AC (air conditioner)? Nah jika sudah tahu atau akan pasangs sebaiknya perlu rekan tekno pahami apa saja kelebihan dan kekurangan dari kipas angin model AC.

img by crownpower.com.au

Apa saja?

Penggunaan kipas angin tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama jika Property People tinggal di wilayah panas seperti halnya kawasan Jakarta, Bekasi, atau Tangerang.

Ya, hal tersebut memang tak terlepas dari fungsi kipas angin sendiri, yakni dapat membuat udara sejuk dalam ruangan.

Jika dibandingkan dengan Air Conditioner (AC), konsumsi listrik kipas angin memang terbilang lebih kecil.

Meski begitu, masih banyak kalangan yang memilih AC ketimbang kipas angin dengan alasan kualitas udara yang dihasilkan lebih baik, sekalipun daya listriknya lebih besar.

Namun saat ini, sudah ada inovasi terbaru, yakni kipas angin model AC, di mana alat ini menggabungkan kedua perangkat elektronik tersebut.

Lantas, apa kelebihan dan kekurangan dari kipas angin model ini?

PENGERTIAN KIPAS ANGIN MODEL AC

Kipas angin model AC adalah kipas angin yang memiliki model dan berukuran seperti AC. Jenis kipas angin ini menggunakan turbin yang berputar melalui daya listrik.

Sejatinya, fungsi dari perangkat elektronik ini sama dengan kipas angin seperti biasa, yakni berfungsi untuk mendinginkan ruangan dan menghilangkan udara panas.

Meskipun demikian, jenis kipas angin ini tidak menggunakan freon dan kompresor seperti halnya AC, sehingga udara yang dihasilkan pun tak akan sedingin AC.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Kipas Angin Model AC?
Sebagai inovasi baru, kipas angin model ini memang dikatakan lebih efisien. Tetapi, terdapat juga kelebihan dan kekurangannya.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut kelebihan dan kekurangan dari kipas angin jenis ini.

KELEBIHAN KIPAS ANGIN MODEL AC

1. HARGANYA LEBIH MURAH DIBANDINGKAN AC
Jika dibandingkan dengan AC konvensional, kipas angin terbaru ini memang memiliki harga yang lebih murah.

Namun demikian, perangkat elektronik tersebut bisa membuat ruangan lebih rapi dan minimalis.

Akan tetapi bila dibandingkan dengan kipas angin biasa, kipas angin terbaru ini memiliki harga yang relatif mahal.

Tetapi, hal tersebut sebanding, kok, dengan kualitasnya.

2. FILTER UDARA
Pada kipas angin biasa tidak terdapat filter udara. Tapi lain halnya dengan kipas angin AC, sebab perangkat elektronik ini memiliki filter udara yang tentunya sangat berguna.

Salah satu kelebihan filter udara yakni dapat membersihkan debu di dalam ruangan sehingga udara semakin sejuk dan bersih.

Cara kerjanya sama seperti filter udara pada AC, yakni menyedot udara yang masuk, menyaring, dan mengeluarkannya sebagai udara bersih.

3. TAK MUDAH TERJANGKAU OLEH ANAK-ANAK
Biasanya, kipas angin model standar dapat diletakkan di mana saja, baik itu di atas lantai ataupun rak meja. Tentunya, hal ini membuat kipas angin mudah dijangkau oleh anak-anak.

Lain halnya dengan kipas angin jenis ini, sebab perangkat elektronik ini hanya bisa diletakkan di dinding bagian atas, sehingga jauh dari jangkauan anak-anak.

4. DAPAT DIGUNAKAN DI LUAR ATAU DALAM RUANGAN
Bukan hanya di ruang tertutup saja, kipas angin model ini juga bisa digunakan di luar ruangan.

Bahkan, kipas dapat menyaring udara di ruang terbuka sehingga memberikan udara yang lebih sejuk.

5. DINGIN LEBIH MERATA
Sama halnya dengan AC, kipas angin jenis ini juga mampu menyebarkan udara bersih secara merata.

Ruangan pun akan lebih cepat dingin dengan perputaran yang maksimal.

KEKURANGAN KIPAS ANGIN MODEL AC

1. Memerlukan Perawatan Rutin
Seperti yang diketahui bahwa kipas angin model ini memiliki filter untuk menyaring debu. Maka, kipas angin pun harus dirawat secara rutin.

Jika tidak, perangkat elektronik tidak dapat berfungsi secara maksimal atau bahkan cepat rusak. Dalam hal perawatan, tentunya Property People harus menyiapkan budget lebih.

2. Suara yang Berisik
Serupa dengan alat elektronik lainnya, kipas angin jenis ini juga memiliki masa pakai.

Apabila masa pakainya sudah mencapai batas waktu tertentu, kualitas kipas dapat semakin menurun. Ini ditandai dengan timbulnya suara dari perangkat yang dapat mengganggu.

3. Sulit untuk Dipindahkan
Karena dipatok di satu tempat, kipas pun akan sulit dipindahkan. Pasalnya, Property People harus membongkar terlebih dahulu paku untuk memasang kipas angin.

4. Tidak Menggunakan Freon
Kekurangan kipas angin model AC lainnya adalah memerlukan es batu atau air untuk hasil yang lebih dingin.

Sebab, tidak terdapat freon pada kipas angin jenis ini.

***

Nah, itulah informasi lengkap mengenai kipas angin model AC. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Rekan Tekno!

Ref: Nik Nik Fadlah by rumah123.com

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...