Skip to main content

3 Cara Melihat Berapa Pemakaian Watt Daya Listrik Komputer/Laptop

Caratekno – Anda terbiasa menggunakan komputer/laptop setiap hari kemudian penasaran ingin tahu seberapa besar pemakaian daya listrik dari sebuah komputer/laptop yang digunakan?

Nah, dengan mengetahui besaran konsumsi daya jadi anda tidak lagi merasa bersalah jika tiba-tiba listrik sering habis. bisa jadi penyebabnya bukan hanya komputer/laptop saja bisa jadi dari alat elektronik rumah tangga lainnya.

Bagi sebagian orang, sangat penting untuk mengetahui daya yang dikonsumsi oleh komputer maupun laptop ketika digunakan. Dengan begitu bisa diketahui imbas penggunaan komputer terhadap instalasi listrik di rumah.

Lebih jauh lagi, bagi mereka yang ingin meng-upgrade komponen tentunya wajib tahu sisa kapasitas power supply agar arus listrik tetap stabil pada komponen yang baru diganti.

Namun, bagaimana cara mengetahui daya yang dipakai komputer?

Apakah harus tanya ke teknisi komputer?

Tentu saja tidak. Beberapa cara berikut ini bisa kamu gunakan untuk memeriksa daya (watt) komputer dengan mudah tanpa harus meminta bantuan orang yang lebih ahli.

#1 Mengecek Watt dengan software LocalCooling (akurasi rendah)

Cara paling mudah untuk mengetahui daya yang dikonsumsi komputer kamu ialah dengan mengandalkan estimasi otomatis dari software bernama LocalCooling. Secara singkat, LocalCooling mampu membaca seluruh komponen komputer lalu memberikan gambaran terkait daya dari masing-masing komponen.

Berikut cara menggunakan LocalCooling:

1. Download aplikasi LocalCooling gratis (untuk Windows XP ke atas).

2. Jalankan programnya lalu klik Settings.

3. Masuk ke tab My power kemudian pada bagian Estimated power PC usage akan terlihat berapa watt daya yang digunakan seluruh komponen.

Harap dicatat bahwa estimasi LocalCooling masih bersifat kasar karena tidak memperhitungkan skenario penggunaan. Konsumsi daya yang tinggi biasanya menghasilkan lebih banyak panas. Ketahui 9 tips terbaik agar CPU tidak cepat panas.

#2 Menggunakan Aplikasi Power Supply Calculator (akurasi menengah)

Power Supply Calculator merupakan tool berbasis web yang dikembangkan oleh OuterVision. Karena itu, kamu tidak perlu mengunduh software tambahan. Melalui tool ini kamu diharuskan memasukkan merek/tipe komponen secara manual, mulai dari CPU hingga monitor.

Cara menggunakan Power Supply Calculator:

1. Pergi ke halaman Power Supply Calculator kemudian pilih mode antara Expert atau Basic.

Expert untuk orang yang paham komponen komputer sampai ke skala yang sangat kecil. Sementara Basic untuk orang yang hanya mengetahui nama dan jenis komponen saja.

2. Setelah itu, masukan tipe motherboard, CPU, video cards, hingga skenario pemakaian. Kemudian klik Calculate.

3. Hasilnya akan muncul pada kolom Load Wattage.

Power Supply Calculator termasuk cukup akurat karena memperhitungkan profil komponen dan kebiasaan penggunaan sehari-hari. Meski begitu, di bawah ini adalah cara paling akurat untuk mengetahui daya komputer.

#3 Menggunakan Alat Tester daya Wattmeter Digital secara real-time (akurasi tinggi)

Untuk opsi yang satu ini mengharuskan kamu merogoh dompet. Wattmeter sendiri adalah alat kelistrikan yang berfungsi menampilkan daya hingga voltase listrik secara real-time pada alat elektronik yang dihubungkan.

Saat ini di Indonesia, wattmeter dijual mulai Rp 150.000 hingga Rp 300.000 per unit. Bisa ditemukan di toko listrik terdekat dan beberapa toko online yang menjualnya.

Cara penggunaannya pun sangat mudah. Cukup sambungkan wattmeter ke colokan di rumah, kemudian sambungkan komputer kamu dengan wattmeter.

Wattmeter merupakan metode yang paling akurat karena terhubung langsung dengan instalasi listrik sehingga konsumsi energi bisa dibaca dengan mudah. Bahkan beberapa wattmeter bisa menghitung berapa biaya listrik yang keluar untuk komputer.

Oke. Itulah beberapa cara untuk mengetahui berapa watt daya yang dikonsumsi komputer maupun laptop kamu.

Saya sendiri lebih merekomendasikan wattmeter karena tidak hanya akurat, namun juga memberikan informasi yang lebih banyak, seperti durasi hingga estimasi pengeluaran untuk tagihan listrik.

Nah, bagaimana dengan kamu sendiri, mana yang lebih kamu andalkan?

Referensi: 3 Cara Melihat Berapa Watt Daya Listrik Komputer/Laptop

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...