Skip to main content

Cara Memutuskan Tugas Prioritas dengan Action Priority Matrix

Caratekno – Action Priority Matrix adalah sebuah tool yang dapat membantu mengelola lebih banyak waktu. Nanti anda dapat benar-benar memilih tugas yang sangat tepat dan menguntungkan.

Di dunia ini penuh denga keberuntungan dan manfaat. Sungguh rugi orang-orang yang tidak segera mengambil keuntungan tadi.

Nah, anda yakin mau memilih tugas-tugas yang tepat jika sudah tau caranya? Jika sudah tahu caranya selamat, pilihan tepat dan teruskan.

Jika masih belum tahu caranya, ana bisa baca tuntas artikel ini.

ACTION PRIORITY MATRIX

Sebuah cara yang sangat sederhana sekali yang akan membantu anda menggunakan waktu secara tepat.

Caranya bagaiamana?

Coba simak gambar di bawah ini.

Action Priority Matrix

Coba anda simak gambar kolom matrix terdiri dari 2 kolom 2 baris. dua kolom kekanan (x-axis) untuk kolom Usaha (effort) ringan atau susah, kemudian dua baris ke atas (y-axis) untuk dampak hasilnya besar atau kecil.

Mudah kan cara bacanya?

OK, kita lanjut ya

Untuk cara menggunakan tabel ini anda cukup tulis terlebih dahulu tugas-tugas harian di lembaran catatan yang sudah anda buat.

Jika tidak punya silahkan download dulu disini.

Kemudian setelah selesai menulis task, anda periksa sesuai usaha (effort) dan hasilnya (impact).

Empat kuadran penting yang perlu anda pahami.

1. Quick Wins

Kuadran ini bagian task yang butuh usaha ringan/mudah/gampang namun dampak hasilnya luar biasa besar. Kuadran ini sangat menarik jadi incaran semua orang, sebab usaha kecil hasilnya besar. Contohnya, follow-up ke calon buyer yang janji transfer.

Segera selesaikan tugas di kuadran ini secepat kilat karena masuk prioritas tinggi.

Berikan waktu khusus dan fokus untuk menyelesaikan tugas-tugas ini dengan maksimal.

2. Major Projects

Kuadran ini berisi tugas yang berdampak besar hasilnya, namun usahanya juga tidak mudah (berat).

Tidak seperti kuadran nomer satu, ini perlu usaha keras dan lumayan banyak menyita waktu.

Poin ini bisa dimasukkan sebagai tugas prioritas berikutnya setelah selesai mengerjakan quick wins.

Sebab anda nantinya butuh keseriusan dan kerja keras untuk menuntaskan proyek besar ini. Namun, perlu juga anda berhati-hati berikan rambu-rambu agar tidak kehilangan waktu.

3. Fill-ins

Kuadran ini usaha kerjanya ringan dampak hasilnya juga ringan.

Tugas ini hanya sebagai tugas sampingan saja disaat banyak waktu luang.

Saran saya kerjakan setelah tugas kuadran 1 dan kuadran 2 selesai.

Sebagai opsi, delegasikan kepada orang lain yang lebih profesional jika anda bisa.

Atau bahkan, anda pertimbangkan untuk menghentikan tugas-tugas ini sama sekali jika memungkinkan.

4. Thankless Tasks

Bagian kuadran ini bisa dibilang sebagai buang-buang waktu secara cuma-cuma.

Sebab usahanya yang berat tidak sebanding dengan hasilnya yang kecil sekali.

Nah, hindari bagian ini, Hapus dari tugas harian.

Buang jauh-jauh tugas berat ini.

Hasilnya tidak sepadan dengan apa yang anda dapatkan.

CARA MENERAPKAN MODEL ACTION PRIORITY MATRIX

1. Tulis semua tugas yang anda butuhkan secara lengkap.

2. Beri nilai skor pada setiap hasil dan usaha. Anda bisa menggunakan skala yang anda sukai seperti 1-10, satu sangat rendah, sepuluh sangat tinggi.

3. Tempatkan setiap aktivitas tugas di dalama matrix menurut skor hasil dan usaha yang sudah anda berikan tadi.

4. Pilih aktivitas yang paling prioritas.

  • Berikan usaha cepat di kuadran Quick Wins
  • Luang waktu yang ada untuk major project, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk menyelesaikan proyek anda.
  • Jika masih memiliki saia waktu sedangn tugas untuk tugas kuadran kerjakan segera atau anda bisa delegasikan bila memungkinkan.
  • Eliminasi kuadran empat thankless task, sebab menyita banyak energi dan waktu untuk anda.
  • Nah, cotohnya apa saja.

Contoh penerapan Action Priority Matrix

1. Quick Wins:

– Memberikan lead magnet, produk demo, bagi-bagi seminar gratis pada calon customer baru.
– Follow up lead prospek yang berpotensi membeli.
– Pengembalian form pajak

2. Major/Big Project

– Menulis buku
– Menulis blog
– Menyelesaikan desain ulang blog/website
– Menuntaskan rencana latihan strategis

3. Fill-In/ Filler Task

– Pesan tiket penerbangan
– Bayar tagihan
– Cek email yang prioritas rendah

4. Thankless Task

– Browsing internet website berita
– lihat media sosial-facebook

Secara grafis coba anda lihat matrix ini.

Action Priority Matrix TemplateGambar grafis matrix

Action Template
Template bisa anda download disini ya.

Variasi

Penerapan model ini tidak hanya digunakan untuk tugas prioritas pribadi saja. Anda bisa gunakan juga untuk tujuan lain yang lebih bervariasi.

  • Gunakan model ini untuk membantu team menemukan prioritas kerja secara maksimal.
  • Anda bisa gunakan model matrix ini jika anda memiliki rangkaian proyek yang ingin di analisa. Contoh kasusnya, anda bisa mengubah sumbu X menjadi Biaya dan sumbu Y Estimasi Pengembalian Dana
  • Perlu anda ketahui bahwa Action Prioritas Matrix ini adalah variasi relevan denga Matrix Eisenhower, dimana menggunakan prinsip tugas-tugas prioritas personal Mendesak (Urgent) dan Kepentingan (Important).

Kesimpulan

Action Priority Matrix ini metode/ cara mudah mengambil keputusan, yang akan membantu anda menemukan tugas peluang prioritas tinggi.

Tugas kerja akan cepat dikelompokkan ke dalam 4 bagian kuadran/ kategori/ kelompok: Quick Wins, Major/Big Project, Fill-ins/ Filler Task, dan Thankless Task.

Kuadran Quick wins kerjakan secara cepat dan segera. Kuadran Big Project luangkan waktu lebih untuk tugas ini, dedikasikan usaha anda untuk menuntaskan proyek.

Kuadran Filler task setelah tugas 2 kuadran di atas dikerjakan, kerjakan saat waktu luang. Singkirkan untuk kuadran keempat Thankless jika perlu, sebab buang energi dan waktu.

Jika anda disiplin mengerjakan tugas sesuai Action Priority Matrix ini secara simultan terus menerus, Anda akan segera melihat perubahan dan hasil yang gemilang.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...