Skip to main content

4 Jenis Pendingin Udara yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membelinya

Caratekno – Nah setelah membahas apa sih air cooler/ pendingin udara itu, kini saatnya anda harus tahu jenis dan karakter tipa-tiap pendingin ruang.

Jika tidak tahu detilnya anda bisa kewalahan memilihnya karena bingung, jenis seperti apakah yang cocok untuk anda.

Banyak model, harga, ukuran, kapasitas, daya, desain, dan fitur yang tentu sangat membingunkan.

Jadi sebelum membeli pendingin udara pasti hal penting utama anda harus paham istilah dan dan jenisnya.

Secara umum pabrikan mengeluarkan 4 jenis air cooler:

  • Tower Air Cooler
  • Desert Air Cooler
  • Personal Air Cooler
  • Window Air Cooler

Nah, Sekarang mari kita bahas untuk penjelasa masing-masing air cooler di atas, Apa saja sih pengertiannya?

Desert Air Cooler

Image by orientelectric.com

Seperti namanya sangat cocok untuk di terapkan ditempatkan di wilayah yang kering dan panas seperti halnya di daerah gurun, jenis pendingin ini tentu di rancang khusus dengan power yang kencang dan ukuran yang agak besar.

Hembusan angin yang keluar dari putaran blower didesain besar sehingga udara sangat terasa banget. Oleh karena itu tidak cocok untuk ditempatkan di daerah yang lembab dan dingin.

Begitu juga penampungan air media pendinginnya berkapasitas besar hingga 100 liter.

Desert air cooler dirancang sanggup bekerja nonstop sepanjang hari. Meski berukuran besar dari pendingin udara lainnya anda masih bisa leluasa memindahkan geser ke tempat lainnya dengan mudah, sebab ada roda-roda yang mudah didorong.

Pemakaian Ideal untuk Toko, Restauran, Lapangan tertutup, Ruangan sedang – besar, tempat Gym, dll

Personal Air Cooler

Image by orientelectric.com

Ya, Praktis dan Ringan…. Personal air cooler dirancang untuk pemakaian perseorangan saja. Solusi buat yang dirumah sendirian yang tidak butuh pendinginan ruang yang luas, cukup anda saja yang pakai.

Jika dibandingkan dengan jenis pertama tadi jenis desert beda dengan jenis personal konsumsi energi yang kecil dan juga tidak berisik. Juga tidak memakan tempat seperti desert air cooler.

Model, bentuk, ukuran, desain juga lebih bervariasi. Anda bisa mengamplikasikan untuk dalam rumah atau di kantor atau di workshop yang tidak besar.

Pemakaian ideal untuk: Kamar tidur, kamar belajar, kamar anak, ruang makan, kamar hotel, kantor kecil.

Tower Air Cooler

Image by orientelectric.com

Namanya sesuai dengan desainya yang ramping, elegant dan tinggi. Aliran udaranya didesain untuk hembusan agak tinggi ketimbang air cooler lainnya. Tower air cooler masih terasa segar ketika anda berdiri  karena desainnya memang lebih tinggi. Sedangkan desain air cooler lain hanya untuk duduk saja.

Window Air Cooler

Image by orientelectric.com

Persis seperti penamaannya, memang di desain untuk ukuran jendela dan ditempatkan di antara jendela rumah.

Lantai ruangan terasa ada ruang bebas dan anda bisa menempatkan apa saja di bawah air cooler tadi. Ruangan terlihat agak lega, dan fungsi sebagai air cooler sebagai sirkulasi udara ke dalam ruangan dari udara panas, kotor, tidak sehat menjadi bersih, dan segar.

Pemakaian ideal untuk: Kamar tidur, ruang belajar, ruang kerja, kamar anak, ruang makan, kamar hotel, dan kantor kecil.

 

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...