Skip to main content

Cara Tepat Upgrade Audio Rumah Tangga

Caratekno – Buat pecinta audio tentu suara-suara sangat sensitif dan memukau, apalagi bagi pecinta musik dan film. Sangat mempesona ketika mendengarkannya menggunakan perangkat audio yang modern.

Terus apakah kita perlu membeli perangkat audio yang mahal-mahal seperti konser atau seperti studio film?

Ga perlu!

Anda bisa sedikit memeriksa dan mengubah konsep desain tata letak audio anda di rumah.

Siap?!

Kita mulai ya dari tips sederhana, silahkan baca dan simak terus artikel ini hingga tuntas.

1. Cara Murah

Periksa kualitas audio

Tidak bisa disebutkan berapa banyak yang mengeluh suara musiknya jelek, bisa jadi anda tidak memeriksanya terlebih dahulu kualitas audinya itu sendiri. Bisa jadi sinyal streaming yang lemah.

Lokasi Speaker aktif

Banyak kasus audio berbeda kualitas suaranya ketika beda tempat, terkadang ditempat lain terasa lebih kencang suaranya, lebih mantul dentuman bassnya, atau ketika diposisikan di sudut lain kadang suaranya jadi rada aneh, kurang “nendang” dan efek suara berubaha.

Coba anda pindah-pindahkan speaker aktif dirumah Anda cari posisi terbaik.

Ada juga speaker yang tambah mantap suaranya ketika ditambahkan speaker tweeter. Anda tahu kan speaker jenis ini. Sebenarnya speaker pada umumnya sudah dirancang khusus merespon frekuensi suara rendah dan suara tinggi.

Karena menjadi satu itulah kondisi suara nada tinggi akan kalah dengan suara rendah (alias dentuman bass).

Maka untuk membantu suara memunculkan peran frekuensi tinggi ini, anda bisa menambahkan speaker tweeter.

Saya berani jamin audio rumah akan semakin jozz..

Pindahkan perabotan yang menghalagi

Ruangan anda sangat berperan penting mempengaruhi kualitas suara. Kadan pantulan suara ini akan sangat terasa ketika mikrofon feedback dengan benda maka suaranya akan mengerikan dan memekakkan telinga.

Nah, karena itu anda segera tempatkan audio dengan tata letak yang pas. Anda perlu coba berkali-kali untuk mendapatkan suara yang pas.

Biasanya tidap ruang memiliki karakter sendiri karena beda perabotan disekitarnya, bisa jadi suara terlalu treeble atau bahkan terlalu bass.

Sedangkan dinding sangat mudah memantulkan gelombang suara, jika suara dipantulkan balik ke arah kita saat proses rekaman suara, anda bisa menambahkan perangkat peredam suara (bisa dari bahan busa).

Jika tidak ada alat peredam suara anda bisa menambahkan perabot penghalang lainnya seperti rak buku atau furniture lainya. Agar gelombang suara memantul ke arah lainnya, tidak kembali ke arah microphone.

2. Cara Profesional

Jika anda memiliki dana lebih cara ini memang tidak murah namun ya namun hasil suara yang sangat bagus. Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang sudah terbukti efektif meredam suara.

Biasanya busa model cangkang telur anda bisa membelinya di marketplace harga kisaran Rp100rb – Rp 500rb.

Busa khusus ini sangat baik ditempatkan pada dinding-dinding yang dapat memantulkan suara.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...