Skip to main content

Lampu Penunjuk Arah dan Lampu LED Kedip

Caratekno – Rangkaian ini adalah sirkuit lampu penunjuk arah sepeda yang menggunakan komponen murah yang bisa anda beli di toko komponen Sirkuit ini bekerja dengan cara yang sangat berbeda dan nyaman untuk dioperasikan.

Rangkaian indikator arah sepeda bekerja dengan baterai 9 Volt dan pada dasarnya adalah satu set dua osilator independen (multivibrator astabil) yang dibangun di sekitar empat transistor daya rendah dan beberapa komponen pasif.

Rangkaian lampu arah sepeda

Masih bingung seperti apa cara kerjanya?

Kedua osilator gelombang persegi (dibangkitkan oleh komponen transisitor T1 dan T2 dan transistor T3 dan T4) menggerakkan empat LED merah (masing-masing LED1 dan LED2, dan LED5 dan LED6), yang berkedip untuk menunjukkan arah belokan. LED cahaya stabil tambahan (LED3 dan LED4) digabungkan untuk menunjukkan status kerja.

Cara Kerja Lampu Sinyal Arah Sepeda

Ketika saklar S1 ke posisi “on”, suplai DC dari baterai diteruksn ke rangkaian osilator yang dibentuk oleh transistor T1 dan T2. Sekarang osilator sisi kiri mulai berosilasi dan indikator visual di kiri depan (FL) dan kiri belakang (RL) mulai berkedip pada kecepatan yang ditentukan oleh kapasitor timing C1 dan C2. Resistor R2 dan R3 membatasi arus operasi LED (LED1 dan LED2). Pada saat yang sama, LED hijau (LED3) mulai menyala untuk menunjukkan status arah saat ini.

Tindakan serupa terjadi di rangkaian osilator berikutnya yang dibangun di sekitar transistor T3 dan T4 ketika sakelar S2 dibalik ke posisi “on”. Indikator di kanan depan (FR) dan kanan belakang (RR) mulai berkedip, dan pada saat yang sama LED hijau (LED4) menyala untuk menunjukkan status arah.

Sakelar S3 digunakan untuk indikasi darurat. Ketika dibalik ke posisi “on”, kedua osilator mendapatkan catu daya melalui dioda D1 dan D2. Hasilnya, LED1 hingga LED6 mulai bekerja secara bersamaan. Pada kondisi ini semua LED berkedip kecuali LED3 dan LED4 yang menyala terus.

Perakitan Lampu Arah Sepeda

Setelah memasang sirkuit pada PCB secara umum, tutupi rangkaian dalam wadah/box praktis dan sesuaikan di sepeda sehingga sangat aman dan nyaman berkeliling.

Tekan sakelar S1 di sisi kiri, S2 di sisi kanan dan sakelar darurat S3 di tengah unit master. Sekarang tempatkan unit master ini di bagian atas bilah pegangan dan lakukan interkoneksi penting menggunakan kabel fleksibel. Hubungkan indikator depan (LED1 dan LED5) ke sisi kiri dan kanan pegangan dan demikian pula indikator belakang (LED2 dan LED6) dapat dipasang di rangka pembawa sepeda.

Untuk indikator arah, Anda dapat menggunakan simbol arah dan meletakkannya di tengah pegangan, lihat gambar di atas untuk referensi.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...