Skip to main content

Cara Membuat Cairan Disinfektan Sendiri yang Murah

image by merdeka.com

Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh obat untuk membasmi kuman penyakit.

Dalam mengurangi penyebaran Covid-19, salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan desinfeksi atau penyemprotan desinfektan.

Di Indonesia, berbagai tempat umum telah dilakukan penyemprotan desinfektan, seperti tempat ibadah dan tempat sarana publik.

Tak hanya tempat umum, penyemprotan desinfektan juga perlu dilakukan di berbagai tempat yang selalu dijangkau oleh orang, rumah misalnya.

Kuman hingga bakteri dapat ditemukan pada benda apapun yang sering disentuh orang seperti gawai, laptop, buku, dan lainnya.

Oleh karenanya, diperlukan untuk melakukan disinfeksi pada permukaan benda-benda tersebut terlebih di tengah wabah pandemi global coronavirus atau Covid-19 ini. Namun, apa saja bahan yang dapat digunakan?

Peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Chandra Risdian mengatakan banyak produk rumah tangga umum yang mengandung konsentrasi bahan aktif yang sesuai untuk disinfeksi.

“Selain penggunaan agen pembersih, perawatan lain yang efektif terhadap virus corona adalah dengan metode pemberian uap dan perlakuan panas,” terang Chandra dikutip dari situs informasi LIPI.

Namun, ia juga menjelaskan bahwa produk disinfektan yang aktif terhadap virus corona tidak tersedia berdasarkan informasi yang ia terima dari The Robert Koch Intiture (RKI), Jerman. Akan tetapi, beberapa produk desinfektan dapat digunakan untuk membunuh virus berselimut salah satunya SARS-CoV-2 yang terselubung selimut lemak.

image by BBC

Belakangan ini, beredar video tentang tata cara membuat cairan penyemprot desinfektan.

Pada video tersebut terlihat seorang wanita yang tengah meracik cairan penyemprot desinfektan.

Diketahui berikut bahan-bahan dan tata cara pembuatannya:

Bahan-bahan

  • 1 liter air
  • 2 sendok cairan pemutih
  • 2 sendok karbol
  • 4 sendok pembersih lantai

Cara membuat

  • Letakan semua campuran bahan-bahan ke dalam wadah
  • Aduk menjadi satu
  • Masukkan campuran cairan tersebut ke dalam tempat penyemprot desinfektan

Pembuatan cairan disinfektan ini sangat mudah dan murah, bisa dibuat oleh siapa saja dan kondisi apapun. Di akhir video, terdapat seorang pria yang mengatakan bahwa tata cara pembuatan cairan desinfektan ini bisa dilakukan kapan pun dan siapa pun.

Sekali pembuatan cairan disinfektan ini dapat disemprotkan untuk pintu, jendela, pagar, motor, mobil dalam dan luar gedung.

“Yuk, kita buktikan dengan sikap yang nyata, jangan terus-terusan saling posting saling nyalahin, ini penyakit akan melanda siapa saja.”

Agar tidak keliru, berikut informasi yang terkandung di dalam berbagai bahan-bahan yang disebutkan di atas maupun terdapat dalam video sehingga bisa bunuh virus corona (Covid-19).

Larutan Pemutih

larutan pemutih image by brainly.co.id

Larutan pemutih, seperti bayclin mengandung zat aktif yaitu hipoklorit dengan konsentrasi 5.25 persen. Beberapa mereka terkenal produsen pemutih antara lain bayclin, clorox, soklin pemutih, klorin, vanish, dan lain-lain

Dengan kandungan tersebut, larutan pemutih bisa dijadikan sebagai salah satu bahan untuk membuat desinfektan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Hospital Infection menyebut virus corona dapat mati dalam satu menit dengan melakukan disinfeksi permukaan benda dari beberapa bahan.

Bisa dengan menggunakan alkohol 62-71 persen, pemutih hidrogen peroksida 0,5 persen, atau pemutih rumah tangga yang mengandung 0,1 persen natrium hipoklorit.

Oleh karenanya, kita bisa menggunakan larutan pemutih sebagai bahan desinfektan. Namun harap diperhatikan untuk penggunaan cairan pemutih tidak disemprotkan ke bahan logam karena bersifat korosif.

Karbol atau Lysol

larutan karbol image by klikindomaret.com

Karbol memiliki kandungan fenol di dalamnya. Banyak varian merek dengan kualitas berbeda-beda seperti wipol, biosol, super sol, sos dan sebagainya

Dilansir dari study.com, suatu jenis zat antimikroba yang digunakan sebagai desinfektan yang disebut fenol, menggunakan proses serupa untuk membunuh bakteri pada benda mati melalui inaktivasi sistem enzim mereka.

Kita dapat menemukan kandungan fenol di dalam karbol yang biasanya dijual dipasaran dengan merek dagang seperti wipol dan super sol.

Pembersih lantai

larutan pembersih lantai image by bukalapak.com

Benzalkonium Klorida merupakan zat aktif yang terkandung di dalam pembersih lantai. Beberapa merek lainnya ada so klin lantai, wipol kuning, sos, vixal, pro clean, super pell, detol lantai, dan sebagainya

Selain, pembersih lantau juga mengandung formula anti bacterial yang ampuh membunuh kuman sehingga tidak hanya membersihkan kotoran yang menempel di lantai tapi juga efektif membunuh kuman.

Dengan demikian, berbagai kandungan di dalam bahan-bahan di atas dinilai bisa membunuh kuman, bakteri, termasuk virus corona.

Senada dengan peneliti virus dan praktisi penanganan wabah penyakit, Drh. Moh. Indro Cahyono, lewat tulisannya dalam rubrik fokus utama majalah Vetnesia edisi Januari 2020 yang diterima tim GridHEALTH.id (19/3/2020).

Menurutnya, struktur virus corona adalah virus beramplop yang diselubungi oleh glikoprotein.

Sabun pembersih image by lifestyle.kompas.com

Virus corona seperti lemak membandel pada piring bisa hancur dengan sabun pembersih .

Dimana semua virus beramplop biasanya akan hancur jika terkena pelarut lemak seperti sabun, desinfektan, cairan pembersih lantai dan pemutih pakaian.

Selain bahan-bahan aktif di atas yang banyak tersedia di pasaran, berikut ini nama bahan kimia dasarnya yang bisa Anda peroleh bila ingin membuat bahan aktif disinfektan sendiri.

Berikut adalah bahan-bahan aktif yang dapat digunakan untuk membuat larutan desinfektan sendiri:

  1. Accelerated hydrogen peroxide 0,5 persen
  2. Benzalkonium chloride/quaternary ammonium/alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride 0,05 persen
  3. Chloroxylenol 0,12 persen
  4. Ethyl alcohol atau ethanol 62-71 persen
  5. Iodine in iodophor 50 ppm
  6. Isopropanol atau 2 propanol 50 persen
  7. Pine oil 0,23 persen
  8. Povidone-iodine 1 persen
  9. Sodium hypochlorite 0,05-0,5 persen
  10. Sodium chlorite 0,23 persen
  11. Sodium dischloroisocyanurate 0,1-0,5 persen

Chandra menjelaskan bahwa kesebelas bahan aktif tersebut dapat ditemukan dalam berbagai produk rumah pembersih rumah tangga yang dijual bebas di pasar. Selalu teliti kandungan bahan pada bagian komposisi produk untuk memastikan kandungan salah satu bahan aktif tersebut. “Periksa label dan gunakan sesuai dengan instruksi. Waspadai potensi bahaya dari setiap produk,” ujarnya. Dirinya juga menekankan agar menghindari kontak dengan mata dan kulit saat menangani produk pembersih dan menjauhkan dari jangkauan anak-anak. Selain itu, sangat tidak diperbolehkan untuk mencampur produk pembersih yang berbeda. Sebaiknya, gunakan di tempat yang berventilasi baik untuk daerah yang sangat terkontaminasi. Disinfeksi permukaan dengan menggunakan kain yang telah dibasahi terlebih dahulu. “Jangan menyemprot langsung ke permukaan yang sangat terkontaminasi karena akan membuat virus menyebar ke udara,” ujar Chandra.

Cara Membuat Desinfektan

Untuk membuatnya, pilih salah satu produk rumah tangga dengan salah satu bahan kandungan yang telah dipaparkan misalnya chloride. Siapkan bahan dan alat seperti penyemprot, ember, gayung, pengaduk, sendok makan, dan gelas ukur serta air bersih dan larutan chloride. Sementara itu, penyemprot diharuskan memakai APD untuk melindungi tubuh seperti masker, sarung tangan, apron, hingga sepatu booth.

Berikut adalah cara pembuatan disinfektan dilansir dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, D. I. Yogyakarta: Untuk takaran larutan chloride, gunakan perbandingan 1 sendok makan per 1 liter air.

  • Larutan tersebut diaduk sampai tercampur.
  • Campurkan air dan chloride sesuai takaran.
  • Masukkan larutan ke dalam sprayer.
  • Semprotkan langsung pada permukaan benda (dinding/ lantai/ karpet/ pintu/ lemari/ meja/ dan lainnya) atau gunakan kain bersih atau tisu untuk mengelap permukaan benda yang kecil dengan cara zigzag atau dari memutar dari tengah keluar.
  • Biarkan permukaan tetap basah selama 10 menit. Apabila ingin dikeringkan dapat dilap dengan kain/ tisu yang bersih.
  • Usai desinfeksi, lepas APD dan letakkan pada tempatnya. Khusus masker disposabel buang ke tempat sampah. Sementara, cuci bersih seluruh APD dan cuci tangan memakai sabun dengan air bersih mengalir.

Referensi artikel:

  1. health.grid.id/amp/352069968/beredar-video-cara-membuat-desinfektan-dari-pemutih-karbol-pembersih-lantai-efektif-bunuh-virus-corona
  2. tirto.id/11-bahan-yang-dapat-digunakan-sebagai-disinfektan-covid-19-eJHt

Comments

Popular posts from this blog

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...

Merakit Rangkaian Power Bank Sederhana

Mau merangkai sendiri Rangkaian Power Bank atau membeli pabrikan yang harganya mahal?! Seperti anda ketahui sekarang kebutuhan Gadget sangat penting hari ini, hampir setiap saat orang menggunakannya mulai subuh hingga larut malam. Tatkala battery gadget habis pasti akan dicharger  untuk bisa digunakan kembali. Namun, bagaimana jika anda dalam perjalanan? Rangkaian power bank buatan caratekno.com Untuk itulah saya akan sedikit berbagi pengetahuan yang sedikit untuk membantu rekan Tronika mengatasi masalah battery habis. Bermula banyaknya rekan-rekan yang bertanya di Thread yang saya posting di Forum Kaskus dan Alhamdulillah HT (Hot Thread) hingga page viewnya mencapai 350 .000an. Ternyata masih banyak yang belum paham dengan tata letak komponen, sehingga banyak yang gagal. Tidak bermaksud menggurui namun saya ingin memperjelas rangkaian power tersebut berfungsi dengan baik asalkan jangan sering-sering digunakan, karena sifatnya hanya digunakan saat darurat saja. Rang...

Mengenal Lampu LED: Dari Voltase Hingga Rangkaian Untuk Peralatan Rumah Tangga

Caratekno - Penggunaan lampu LED sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa lampu ini merupakan lampu hemat energi terbarukan. Konsumsi daya yang rendah. Tidak meningkatkan suhu ruang dan cahaya sangat terang ketimbang menggunakan lampu jenis pijar (bohlam). Pengenalan Lampu LED Lampu LED, singkatan dari Light Emitting Diode, merupakan sebuah invosi modern sebuah lampu penerangan sejak era lampu pijar listrik ditemukan pada awal abad 20. LED sebagai pencayaan sudah banyak digunakan di rumah tangga dan perkantoran bahkan dunia industri. Berbeda dengan lampu pijar, lampu LED lebih efisien dalam menghasilkan cahaya dan memiliki umur pemakaian yang lebih panjang. Dengan mengenali lebih dalam mengenai berapa volt lampu LED yang tepat untuk penggunaan Anda, Anda dapat mengoptimalkan kinerja lampu ini. Berapa Volt Lampu LED yang Ideal? img by elecircuit Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah berapa volt lampu LED yang diperlukan untuk beroperasi dengan baik. Kebanyakan lampu...