Skip to main content

Membuat Jam Digital Arduino dengan LCD 16x2 Matrix

Jam digital

Pada dasarnya jam digital yang dapat mengubah waktu hanya dengan menekan tombol.

 

History

Cara kerja Jam digital ini bekerja seperti ini, setiap 60 detik menit naik angka satu, setiap 60 menit setiap jam naik satu, dan ketika jam sampai jam 13, angka bilangan berubah menjadi satu bukan angka 13. Kita semua tahu bagaimana jam bekerja.

Kemudian jika Anda menahan tombol waktu perubahan untuk satu detik, Anda dapat mengubah waktu menggunakan tombol lain, seperti yang ditunjukkan di video bawah.

Pengalaman belajar Arduino dengan membuat jam digital memang sangat mengasyikkan, akan lebih bagus lagi setelah rancangan jam digital ini selesai anda bisa membuat packing box dengan printer 3D, desain bisa bebas anda rancang.

Video demonstrasi tentang cara menggunakan jam digital LCD biru 16×2

Skema

Skema Rangkaian.


Hanya skematisnya saja.

Kode Script C / C ++

Berikut adalah kode jika ada yang ingin mencobanya sendiri.

#include //to change time, hold chanage time button for 1 second, then use hour chnage and minute change buttons.

LiquidCrystal lcd(12, 11, 5, 4, 3, 2);
int hour = 12;
int minutes = 0;
int seconds = 0;
int decBtn = 10;
int hrUp = 9;
int hrDwn = 8;
int minUp = 7;
int minDwn = 6;
int hrUpDec = 0;
int hrDwnDec = 0;
int minUpDec = 0;
int minDwnDec = 0;

void setup() {
lcd.begin(16, 2);
pinMode(decBtn, INPUT);
pinMode(hrUp, INPUT);
pinMode(hrDwn, INPUT);
pinMode(minUp, INPUT);
pinMode(minDwn, INPUT);
}

void loop() {
if (digitalRead(decBtn) == HIGH) {
if (digitalRead(hrUp) == HIGH && hrUpDec == 0) {
hrUpDec = 1;
hour = hour + 1;
} else if (digitalRead(hrUp) == LOW) {
hrUpDec = 0;
}
if (digitalRead(hrDwn) == HIGH && hrDwnDec == 0) {
hrDwnDec = 1;
hour = hour – 1;
} else if (digitalRead(hrDwn) == LOW) {
hrDwnDec = 0;
}
if (digitalRead(minUp) == HIGH && minUpDec == 0) {
minUpDec = 1;
minutes = minutes + 1;
} else if (digitalRead(minUp) == LOW) {
minUpDec = 0;
}
if (digitalRead(minDwn) == HIGH && minDwnDec == 0) {
minDwnDec = 1;
minutes = minutes – 1;
} else if (digitalRead(minDwn) == LOW) {
minDwnDec = 0;
}
seconds = 0;
lcd.clear();
if (minutes == 60) {
minutes = 0;
hour = hour + 1;
}
if (minutes < 0) {
minutes = 59;
}
if (hour == 13) {
hour = 1;
}
if (hour < 1) {
hour = 12;
}
lcd.print(hour);
lcd.print(“:”);
if (minutes < 10) {
lcd . cetak ( 0 ); } lcd . cetak ( menit ); penundaan ( 20 ); } Lain jika ( digitalRead ( decBtn ) == RENDAH ) { lcd . clear (); if ( seconds == 60 ) { seconds = 0 ; menit = menit + 1 ; } jika (

menit == 60 ) {
minutes = 0 ; jam = jam + 1 ; } jika ( menit < 0 ) { minutes = 59 ; } jika ( jam == 13 ) { hour = 1 ; } jika ( jam < 1 ) { hour = 12 ; } lcd . cetak ( jam

);
lcd . print ( “:” ); if ( menit < 10 ) { lcd . cetak ( 0 ); } lcd . cetak ( menit ); penundaan ( 1000 ); lcd . clear (); detik = detik + 1 ; } }

referensi artikel: https://www.hackster.io/sharkode/digital-clock-2e5c70

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...