Skip to main content

Xiaomi Mi Band 2: Antara Kecanggihan dan Bergaya Kekinian dapat Mendeteksi Serangan Jantung

Halo rekan tekno apa kabar anda hariini semoga tetap sehat dan sukses selalu ya meski cuaca seburuk apapun anda mesti tetap semangat dan sukses.

Xiaomi Mi Band 2  merupakan salah satu wearable paling populer yang telah dilakukan upgrade besar-besaran sejak versi 1 dikeluarkan yang masih banyak kekurangan terutama masalah baterai, ukurannya, dan tentu harga terjangkau

Sekarang Mi Band 2 benar-benar menjadi impian para pengguna di seluruh dunia dengan style terkini.

Oke kali ini saya ingin mengupas gadget semacam gelang besutan Xioami pabrikan dari China yang sudah tidak asing lagi.

Ya, Mi Band 2!

Lapisan screen protektor pada permukaan jamnya sangat keren menutup layar dari goresan layaknya smartphone, dengan sambungan casing rapih dan tertutup dengan rapat.

Xiaomi Band 2 credit image by gsmarena.com

Unboxing Xiaomi Band 2

Mari kita coba lihat unboxing paket pembelian baru dari toko terpercaya, Ok langsung saja.

Bungkus kemasannya sangat kuat dan terbuat dari karton padat memungkinkan pengiriman aman sampai tujuannya, jadi kalau misalkan dikirim tanpa box tambahan insya Allah masih kokoh tidak rusak asalkan jangan diinjak ya..

Khas rancangan ikonik Xiaomi mengganti tiga lampu led dengan OLED, battery semakin besr, kunci sensitif sentuh, sensor HR yang lebih baik, dan koneksi bluetooth yang telah ditingkatkan.

Sebaiknya untuk keawetan battery Mi band kapasitas 70mA diisi ulang lebih dahulu sampai full charge sehingga jam tangan Xiaomi Mi Band 2 bisa duganakan beberapa hari kedepannya.

Layar LCD jenis OLED 0,42" dengan lapisan oleophobic ini akan memberikan info kepada pemakainya berupa waktu/jam, penanggalan, kecepatan langkah, kalori yang terbakar,  ikon untuk pemberitahuan masuk (pesan, email, panggilan, antara lain), dan denyut jantung tingkat lanjut.

Karena jumlah pixel kecil layar hanya bisa menampilkan ikon notifikasi seperti ikon pesan atau email, dan bukan teks ya tapi tetap sangat bermanfaat sebagai pengingat pesan masuk.

Xiaomi Mi Band 2 dari sisi software sudah diperbarui dari versi sebelumnya sehingga lebih mantap dan juga bahan pembungkusnya terbuat dari polikarbonat dan alumunium yang terlindungi dari uap air dan debu (IP67), bahan tali silikon yang aman bagi tubuh, sehingga sangat nyaman dan aman digunakan untuk pemakaian lebih lama.


Tombol bulat tengah  adalah tombol ultra anodized (tombol sentuh sensitif terbuat dari potongan logam 0.05mm). perangkat yang dikenoneksikan Bluetooth generasi kedua LE (energi rendah) Terhubung lebih cepat dan stabil; Berat hanya 100 gram dengan bentuk seperti kapsul obat jika tanpa tali dan juga ada peringatan individu untuk menjaga aktivitas, jika Anda tidak bergerak untuk waktu yang lama, saya sangat menyukai hal ini.

Untuk produk Mi Band 2 versi Original dengan versi salinan terdapat pembeda berupa ikon MI di bodi, angka dan karakter ketika ingin melihat jam tidak perlu menekan tombol. Sumber tambahan dari gsmarena.com

Cara Kerja Xiaomi Mi Band 2

Lampu led hijau muda dan beberapa sensor denyut nadi yang disebut PPG (photoplethysmogram) akan melacak detak jantung di area pergelangan tangan dengan denyut pulsa dari sinar hijau led itu. Led akan menyinari tanganmu dan berdasarkan berapa banyak cahaya yang bisa diukur, denyut nadi Anda

Sekarang mari kita mengukur denyut nadi Anda tentu saja Anda perlu memiliki gelang digunakan di atas pergelangan tangan.

Tidak bisa diukur ... ?

Agak tekan lebih dalam untuk memeriksa denyut nadi bila Mi Band tidak bisa membacanya.

Aplikasi Mi Fit bisa anda instaal dari Play Store Google, aplikasi akan mengumpulkan semua informasi terkait aktifitas Anda selama menggunakan jam Mi Band 2.

Tidak saja Android, Operasi sistem lain seperti iOS, Microsoft, dan Blackberry telah disiapkan Xiaomi Mi Fit menunjukkan langkah, kalori yang dibakar, jarak tempuh, info berapa lama tidur bisa menganalisa secara detil.

Daya tahan baterai

Xiaomi Mi Band 2 berlangsung tepat 30 hari dengan sekali charge. Ini memiliki pelacakan tidur yang akurat melalui pemantauan denyut jantung yang dinonaktifkan.

Pencapaian 30 hari baterai termasuk per hari: sekitar 50 cek waktu, 8-10 detak jantung, 5 siklus melalui semua panel, dan dua sinkronisasi dengan aplikasi Mi Fit.

Yang pasti Anda tidak akan menyesal ketika telah memiliki Mi Band 2 ini karena banyak fitur yang diluar perkiraan sebelumnya.

Ringkasan 

Sebaik apapun Xiaomi Mi Band 2 masih memiliki kekurangan yang tidak akurat seperti tidak bisa melacak apakah sedang mengangkat atau berjalan. Untuk lebih lengkap bisa Anda merujuk langsung ke Situs resmi Mi Band klik sini

Tentu saja jam keren seharga kisaran Rp 300,000 ini sudah lebih dari cukup dan sangat bermanfaat. Jika ingin lebih Anda harus membayar lebih dari itu.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...