Skip to main content

Cara Tepat Memilih Spesifikasi PC Untuk Game Berat yang Lagi Ngetrend

Caratekno.com - Komputer tidak hanya untuk bekerja saja tetapi bisa sebagai sarana hiburan bagi siapa saja, tua atau muda, orang dewasa atau anak-anak.

Komputer sebagai media hiburan, media edukasi dan sekaligus sebagai penunjang pekerjaan.

Nah, artikel kali ini saya ingin membahas komputer sebagai media hiburan saja terkhusus saat bermain game.

Berikut tips menemukan spesifikasi pc untuk game berat (semisal Call of Duty, Battlefield, FIFA, dsb)

Karena urusan memilih spesifikasi yang bagus bukan urusan mudah bagi sebagian pemakai.

Agar tidak kecewa setelah membeli komputer baru yang tepat namun tidak membuat cekak kantong Anda, sebaiknya ikuti saran sederhana ini


Image credit pcadvisor.co.uk

1. Kategori PC berdasar hardwarenya

Sebelumnya perlu diketahui bahwa spesifikasi ada tiga macam:

Low end

Meski tidak di atas rata-rata, kemampuan komputer jenis low end dengan dana murah bukan murahan cocok untuk kalangan pelajar/ mahasiswa, atau pemula profesional ingin mengunakan aplikasi yang tidak terlalu berat semacam AUTOCAD 3D.

Game-pun juga bisa dibilang bukan game berat versi terbaru tapi masih cukup untuk game yang memiliki visual grafis yang oke.

Kisarang anggaran komputer low-end Rp 1 Juta - Rp 3 Juta

Mid end

Cocok untuk kalangan profesional yang sudah mengerti fungsinya komputer sebagai mesin pencari uang.

Kisaran anggaran komputer mid-end Rp 4 Juta - Rp 8 Juta

High end

Seperti namanya tentu bagi kalangan profesional yang bergaji tinggi yang tidak lagi mempermasalahkan berapa harganya,

Yang penting mereka dapatkan speed dan performance komputer yang paling maksimal.

Kepuasan menggunakan komputer high-end tentu tidak bisa digambarkan seperti apa hebatnya. Semua aplikasi atau game berat seperti terasa 3 dimensi yang nyata.

Kisaran anggaran komputer hi-end Rp 10 Juta - Rp 30 Juta

2. Versi demo

Biasanya game-game baru sebelum realese di pasaranya disediakn versi trialnya, nah kesempatan anda untuk menjajal kemampuan game tersebut.

Manfaatkan versi demonya atau anda bisa mencari informasi spesifikasi pc untuk game tersebut.

Untuk mendapatkan versi demonya Anda tidak perlu repot cari saja langsung dari situs resminya. mudah kan.

3. Spesifikasi sistem yang dibutuhkan

Beberapa komputer terbaru biasanya sudah support spesifikasinya dengan game-game terbaru. Pastikan bahwa komputer baru yang akan Anda beli sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh game agar proses loading tidak lelet.

tentu jadi masalah baru jika game bagus tapi lemot sebab komputernya tidak mendukung.

Jika spesifikasi tidak sesuai standart yang dibutuhkan sistem game tadi, maka saat yang tepat untuk segera mengupgrade komputer lama jika memang tidak mau membeli komputer yang baru.

Upgrade komputer ini tidak hanya tepat bagi yang memiliki dana terbatas juga bagi Anda yang sayang dengan komputer lama bila tidak berguna lagi.

Nah agar lebih jelas, gampangnya akan saya kupas seperti di bawah ini

- Pilihlah Processor yang tepat

Sudah tidak asing lagi duo raksasa processor AMD dan INTEL yang saling bersaing merebut pasar, namun piliha tergantung selera Anda dan sesuai dengan kebutuhan.

Kedua otak komputer tadi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing

Tentu yang sudah pernah memakian keduanya akan merasakan perbedaan mana lebih dan kurangnya.

INTEL memang lebih mahal harganya ketimbang AMD yang lebih murah.

Pantas saja Intel lebih mahal sebeb memiliki performance lebih unggul, bukan berarti AMD jelek lho!

AMD sangat cocok dengan dana terbatas, meskipun kencang AMD masalah utamanya adalah suhu cepat panas.


Saya pribadi lebih condong ke INTEL Core i5 sebagai syarat minimum spesifikasi pc untuk game berat terbaru, watt yang rendah suhu CPU relatif stabil.

- VGA Card/ Kartu Grafis yang cocok untuk game berat


Ada dua vendor besar yang bermain di GPU (graphic processor unit) yaitu ATI dan NVidia.

Saran saya sebaiknya jika anda menggunakan Processor Intel gunakan VGA card NVidia, jika anda menggunakan AMD gunakan kartu grafis ATI.

Entah kenapa seperti itu, tapi yang jelas komposisi ini banyak disarankan para master game yang lebih mengerti kenapa begitu

- RAM (memory untuk Game PC)

Minimal RAM (random access memory) 1 slot 4GB DDR3 jika ingin lebih mantap 2 slot total menjadi 8GB DDR3.

Bahkan beberapa game ngetrend harus mensyaratkan RAM minimal 6GB. Wow

- Mainboard/ Motherboard untuk PC Game

Agar lebih awet dan pemakaian jangka panjang sebaiknya pilih dengan komponen capasitor solid. Kenapa?

Jenis kapasitor ini memiliki ketahana prima terhadap panas dan lebih kuat saat overheat. Ukuran mainboard juga lebih ramping tapi memiliki extra slot yang banyak untuk memudahkan proses upgrade nantinya.

Fitur-fitur mainboard juga jadi acuan poko seperti sound system yang mantap, support SLI untuk VGA-nya atau CrossFire, sudah mendukung USB V3.0, dan fitur lainnya.

- Jangan salah memilih Harddisk yang tepat


Game terbaru benar-benar "rakus" kapasitas jadi saya mewajibkan Anda yang ingin beli komputer baru khusus untuk game berat membeli harddisk minimal 500GB speed maksimal 15000 RPM atau yang dibawahnya lagi minimal 10000/7200 RPM.

Jika anda memiliki dana tak terhingga sebaiknya gunakan kepingan SSD (solid state disk) lebih unggul performance dan speednya ketimbang HDD konvensional dengan sistem mekanik.

- Power Supply

Sebagai sumber daya tentu harus murni menghasilkan tegangan dan arus listrik yang bagus. Power supplu di sini tidak sembarang catu daya pilihlah PSU yang bagus dan awet bukan abal-abal sering panas akibat pemakain.

- Casing

Casing tidak hanya sebagai pemanis saja namun memiliki fungsi lebih sebagai tata letak hardware, anti debu/ kotoran, pembuang panas,

Untuk urusan panas carilah casing yang memiliki ventilator bagus, fan exhaust agar suhu tetap stabil

Artikel singkat ini mungkin saja masih ada yang kurang, silahkan tambahkan materinya pada area kolom komentar.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...