Skip to main content

Sudah Saatnya Mengatakan "Selamat tinggal Mouse Komputer"?

Caratekno.com - Pertumbuhan variasi komputer berkembang sangat cepat sekali sejak awal kali diciptakannya komputer bahkan masih belum seabad.

Perkembangangan baik hardware dan sofware komputer merupakan hal yang sangat revolusioner dari tahun ke tahun.


Berbagai inovasi terus diciptakan untuk aksesoris komputer yang semakin canggih ini. Sebut saja sejarah layar yang bisa disentuh, teknologi nirkabel, dan teknologi tinggi lainnya.

Sebut saja sebagai contoh kecil perkembangan mouse sebagai kontrol antarmuka pengguna dengan komputer.

Awal diciptakan mouse (bahasa Indonesia: tetikus) masih menggunakan kendali seperti halnya joystick besar, kemudian mengecil dalam genggaman.

Clicking vs Touching

Secara resmi mouse digunakan pertama kali secara konsep teknologi komputer pada tahun 1972. Teknologi mungil ini sangat besar manfaat yang membuat kinerja para insyinyur para bekerja secara efektif mengoperasikan komputer pabrik.

Sejak saat itulah mouse yang masih menggunakan bola kecil sebagai penggerak sensor sampai teknologi laser optik terus digunakan hingga sekarang hanya teknologinya saja dikembangkan.

Touch Pad hadir lebih awal sebagai pintu gerbang lahirnya teknologi Touch Screen

Pasti Anda tidak asing dengar istilah kata touch pad dan track pad pada laptop. Nah, teknologi yang ditetapkan sebagai piranti wajib komputer portable pengganti mouse kable untuk PC sebenarnya terobosan untuk selanjutnya yaitu touchscreen (layar sentuh) nanti akan saya bahas dilain waktu.

Apple adalah pelopor pertama sebagai terobosan luar biasa teknologi multi-touch bisa dua atau lebih titik poin sentuh di layar. Kemudian juga diterapkan pada piranti keras komputer dikemudian hari.

Tentu ini merupakan ancaman telak untuk produsen mouse jika mereka tidak segera berinovasi ke mouse yang menarik dan lebih canggih.

Meskipun demikian, teknologi mouse yang sangat luar biasa membawa perubahan komputer ini tidak serta merta begitu saja mudah digusur oleh teknologi layar sentu.

Jadi, jangan keburu dibuang dulu ya mouse kesayangan di rumah.

Saya rasa touchscreen masih agak repot bila diterapkan pada PC dan laptop yang tidak portable, sebab layar sentuh cocok untuk perangkat portabel yang ringkas dan praktis.

Apalagi bila bermain game terasa sangat lebih beda efeknya saat menggunakan mouse ketimbang touchscreen.

Kesimpulan mouse vs touchscreen

Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri yang sulit mengalahkan satu sama lainnya. Sudah diciptakan khusus untuk fungsi tersendiri. Mouse cocok untuk piranti PC yang besar khusus desain para teknisi dan insinyur. Sedangkan layar sentuh cocok untuk piranti ringkas dan mudah dijinjing.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...