Skip to main content

10 Pilihan Lampu Kamar Tidur sekaligus Lampu Baca


Caratekno.com - Lampu kamar tidur kini tidak hanya dimiliki oleh rumah dan hotel mewah saja, namun menjadi kebutuhan bagi siapa saja yang gemar membaca sebelum istirahat malam. Membaca buku sebagai pengantar tidur malam sangat mengasiknya setidaknya membaca buku 30-60 menit setiap malam membaca buku-buku inspirasi atau kisah bagus. Apalagi didukung dengan cahaya lampu baca yang baik agar mata tidak lelah. Berikut saya suguhkan kepada anda beberapa lampu kamar tidur yang baik untuk penerangan baca buku maupun aktifitas sebelum tidur lainnya.


Elise Mini Table Lamp: Meski bulan kecil seperti kaleng namun terangnya tidak perlu khawatir kurang terang terbuat dari bahan pendar cahaya yang bagus sehingga pancaran sinarnya begitu terang, bagian belakan terdapat pengatur kecerahan lampu terang-redup.


Bureau DeBank Reading-lamp: Unik rak lampu sekaligus rak buku menjadi satu, ide sederhana namun menarik sekali. Anda bisa meletakkan lampu mungil ini di atas sandaran tempat tidur maupun di meja samping.


Cate & Nelson Fiat Lux: Hampi mirip desainnya dengan di atas ada slot untuk buku tempat buku yang di baca setiap saat. Pada sisi lampunya terdapat tulisan "FIAT LUX" ("ayo nyalakan lampunya) akan terlihat jika menyala.


IKEA Kulla Table Lamp: IKEA yang dikenal produk rumah tangganya menawarkan lampu sederhana, modern, terlihat tidak norak. Tiga warna pilihan lengkap dengan tiga fungsi tombol on, off, dan dimmer lampu sistem saklar sentuh. Lampu ini merupakan lampu best seller pilihan New York Times dengan bandrol harga murah tidak perlu dompet tebal untuk membelinya.


FLOS Kelvin Lamps: Lampu ini bisa diletakkan dimana saja meja, dinding, sandaran ranjang, rak, dan digantung. Terlihat ringan namun koko sebab bahannya terbuat dari bahan metal anti karat yang bagus.


Habitat Flut Tube Lamp: Bentuknya yang memanjang sangat bagus terlihat modern dan minimalis nyaman untuk membaca buku sebelum tidur di ranjang. Cahayanya terang kesamping cukup membaca berdua.


Northernlighting Seed: Terinpirasi dari lampu emergency berbahan lampu led yang hemat energi sangat mudah digunakan dimana saja untuk membaca buku.

Target Contemporary Steel Table Lamp: Bentuknya yang kotak persegi sangat memudahkan meletakan buku bahkan gelas minuman sekalipun.


Black+Blum "Turn Me On": Seperti lampu Elise di atas secara design yang simpel disertakan tulisan "Turn Me On" diputar setengah lingkaran untuk menyalakan dua buah lampu 60 watt bohlam di atas dan 20 watt bohlam di bawah (bisa juga di ganti lampu LED AC yang hemat listrik)


Lampu lantai ini juga bisa diletakkan disamping kursi maupun ranjang tidur di kamar tidur atau ruangan lainnya. Sorotan lampunya bisa diarahkan ke segala arah seperti pancaran cahaya sinart matahari. Sumber referensi: disini

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...