Skip to main content

Cara Menggabung Dua Tranformator Menjadi Satu

Transformator atau biasa kita kenal dengan traffo/trafo sangat banyak manfaatnya antara lain sebagai penurun tegangan dari jala-jala listrik (AC) menjadi listrik arus searah (DC) ataupun sebaliknya sebagai penaik tegangan dari DC ke AC.

Untuk fungsi Step up (penaik tegangan) sudah sering saya bahas dalam artikel caratekno.com

Baca juga: Kumpulan rangkaian inverter DC ke AC

Trafo tidak hanya digunakan sebagai catu daya (power supply) namun bisa juga digunakan sebagai induksi penguat (amplifier) pada sebuah rangkaian audio-video, saya tidak membahas secara detilnya.

Nah pertanyaanya, bagaimana jika kita memiliki 2 traffo dengan spesifikasi yang sama/ berbeda ingin dijadikan satu fungsi?

Pertanyaan yang bagus sekali. Sebelumnya perlu diingat artikel ini tidak untuk pemula yang baru belajar dunia science elektronika/ kelistrikan tapi sudah paham dan expert (ahli). Untuk pemula sebaiknya minta didampingi teman/ guru/ saudara yang lebih paham tentang komponen gulungan kawat dan besi ini.

Secara logika apabila kita merakit power amplifier dengan watt besar maka semakin besar pula arus tegangan dan ampere yang di butuhkan power amplifier tersebut.

Misalkan kita merakit power amplifier 300 watt maka minimal trafo yang di perlukan power tersebut 5A ( ampere ) agar kinerja dari power amplifier bisa maksimal. Akan tetapi kini harga komponen elektronik semakin mahal tak luput juga harga trafo juga ikut naik, ini membuat kita merogoh kocek yang cukup besar apabila ingin merakit power amplifier.

Kalau kita merakit power amplifier watt besar mampu menggunakan trafo dengan ampere yang besar itu syukur dan bagus namun apabila kita tidak mampu membeli trafo dengan ampere besar misal saja trafo 20A.

Terus bagaimana dong,,,???

Jangan khawatir ada alternatif lain untuk menambah besar ampere dan tegangan ( volt ) trafo yaitu dengan menggabungkan dua buah trafo menjadi satu, menggabung trafo ini disebut juga bridge trafo. Adapun skema dan cara menggabung trafo lihat gambar di bawah ini :

Menggabung trafo CT 3 fasa untuk menambah ampere.



Menggabung trafo CT 3 fasa untuk menambah volt.



Menggabung trafo CT 2 fasa untuk menambah ampere.



Menggabung trafo non CT 3 fasa untuk menambah ampere.



Menggabung trafo non CT 2 fasa untuk menambah ampere.


Inilah artikel sederhana Cara Menggabung Trafo/ Tranformator. Semoga bermanfaat serta bisa jadi referensi untuk rekan tekno semua. Sumber referensi artikel dengan beberapa tambahan.

Comments

  1. bisa ngga gabung 10a+10a jd 20 dan voltasenya juga di tambah

    ReplyDelete
  2. bisa ngga amper dan voltase sekaligus di tambah

    ReplyDelete
  3. Bisa kah 2 trafo 10 amper diparel jadi satu utk inverter input 12volt.output 220 volt.

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan komentar yang baik ya...!

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...