Skip to main content

Booster DC-to-DC Konverter Sederhana


Secera prinsip cara kerja booster konverter ada dua tahap, yaitu ON dan OFF. Saat tahap ON switch semikonduktif akan membangkitkan medang elektromagnetik dan hal ini merupakan energei terpendam.

Saat tahap OFF medan elektromagnetik hilang, nah saat energi terlepas yang tersimpan inilah tidak dapat dikendalikan dan mengeluarkan tegangan yang luar biasa melebih tegangan sumbernya yang melalui switch semi konduktor diode, serta kapasitor sebagai pengumpul energi besarnya.

Untuk membangkitkan pulsa on/off secara cepat kisaran ratusan kali dalam per detiknya digunakan komponen clock yang sudah dikenal umum NE555 timer, IC timer ini berfungsi mengisi ulang secara cepat ke dalam capasitor seperti yang dijelaskan di atas.

Komponen apa saja untuk membuat DC-DC High Voltage Boost Converter ini


R-Resistor
VR-Variable Resistor (bisa juga menggunakan Potensiometer)
B-Battery
V-Voltage source/ adaptor
C-Kapacitor
D-diode
L-Inductor/ lilitan
U / IC-Integrated Circuit
Q-Transistor / IGBT
M-MOSFET
GND- Ground (Negative terminal of Battery for Portable Applications)

Untuk pembuatanya bisa dibilang susah-susah gampang, PCB sendiri anda bisa membuatnya dengan teknik etching PCB pelarutan teknik kimia dengan digambar spidol, atau teknik setrika. Ingin lebih simpel lagi bisa tekni setrika.

Baca artikel lainnya juga:
Kumpulan cara membuat PCB sendiri di rumah

Input tengan proyek kita bekerja antara tegangan 8.4V sampai 31.2V dengan output maksimal 500V, sangat disarankan tegangan masuk sebesar 12 V baterai.


DANGER HIGH VOLTAGE 
Pergunakan sarung tangan anti shock listrik untuk menghindari kejutan listrik di area kapasitor.

Input Voltage: 8.4V to 31.2V
Output Voltage Range: 100V to 500V
Output Power:

- 12V Input 36W maximum +-20% Charged 290J Capacitor Bank in 8s
- 24V Input 92W maximum +-20% Charged 1468J Capacitor Bank in 16s

Comments

  1. tolong jelaskan dong komponen apa saja yang di pake ?
    dan minta jalurnya di pcb !

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan komentar yang baik ya...!

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...