Skip to main content

Cara Mengganti Power Supply Komputer yang Mati

Jangan meremehkan pentingnya betapa pentingnya power supply KomputerAnda. Sebuah power supply yang baik berfungsi sebagai perangkat dasar sebuah komputer yang sangat handal.


Setelah dua atau tiga tahun membeli komputer Anda, bisa saja PC akan mengalamai kerusakan fungsional gara-gara komputer tidak menyala akibat power supply rusak terbakar/ hangus, mungkin kerusakan tersebut disebabakan masa kerja catu daya yang memang pendek. Tapi, bisa dimanfaatkan sebagai regulator lain, simak Cara Merubah Power Supply ATX menjadi Regulator DC Stabil.

Tapi jangan takut. Mengganti power supply adalah proses sangat mudah.

Bagaimana cara mengganti power supply lama yang rusak


  • Perhatikan sebuah konektor 6 + 2 pin yang digunakan untuk memberikan tegangan untuk kartu grafis dan CPU.
  • Hal pertama yang Anda harus lakukan adalah pergunakan sepasang sarung tangan (agar terhindar dari listrik statis) dan obeng untuk melepasnya skrupnya.
  • Mulai dengan mencabut kabel listrik yang terhubung ke komputer Anda. Jika Anda power supply unit (PSU) termasuk saklar daya diakses di bagian belakang PC Anda.
  • Lepaskan pin-pin konektor besar 24-pin yang tersambung antar motherboard dengan pin power supply, hati-hati saat melepasnya.
  • Pastikan konektor besar yang akan diganti sama persis sehingga power supply baru benar-benar berfungsi mensuplai listrik.
  • Hal berikutnya lepaskan skrup yang menahan casing power supply dengan casing CPU, biasanya terletak di belakang sebanyak 4 buah.
  • Sekarang Anda dapat menarik PSU lama Anda keluar dari casing CPU setelah skrup benar-benar terlepas. Bisa juga dengan membeli yang bekas, simak Tips Memilih Power Supply Bekas

Bagaimana mengganti power supply Komputer Anda


  • Mengganti power supply yang rusak bukanlah hal yang menakutkan menurut pengalaman penulis sangat mudah sekali dilakukan, biasanya PSU pengganti sama persis meski berbeda merek. Yang perlu di perhatikan adalah besar daya PSU baru 450W, 500W, dan sebagainya. 
  • Setelah menemukan power supply yang cocok dengan kebutuhan CPU, kemudian pasang kabel-kabelnya dan konektor ke motherboard 24-pin, konektor daya 4-pin atau 8-pin, optik-drive, harddisk/ SSD, konektor kipas, dan sebagainya.
  • Skrup kembali dan kencangkan agar kuat menempel di casing CPU.
  • Sebelum menghidupkan sebaiknya cek ulang jika terjadi kekeliruan bisa diminimalisir.
  • Langkah terakhir adalah lakukan test power supply apakah berfungsi atau tidak, kemudian tutup rapat kotak PSU.

Cara lain yang lebih praktis adalah membeli kotak casing CPU baru lengkap dengan power supply komputer, selain sederhana dan agak lebih mahal, tetapi yang lebih bagus adalah mengetahui dan mengatasi permasalahan kerusakan catu daya komputer.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...