Skip to main content

Jenis Jenis Kabel Listrik Berdasarkan Bahan & Tegangan

Kali ini kita belajar mengenal jenis jenis kabel listrik yang sering digunakan untuk arus lemah (elektronika) dan arus besar (elektro). Penampang kabel juga berbagai macam jenis ada yang besar, kecil, tabl, tipis, tunggal, dan serabut.

jenis-jenis-kabel-listrik
Jenis jenis kabel listrik berdasar penampang kabelnya:

Semi-Rigid Cables Kabel coaxial dengan konduktor luar yang solid, memiliki impedansi yang sangat rendah, bahan kabel ini memiliki campuran bahan tembaga atau alumunium yang berlapis dengan timah. Beberapa kabel ini diproduksi pula berbahan baja.

Flexible Cable Kabel coxial serabut dengan tingkat elastis yang tinggi bahan dari penampang kabelnya terbuat dari tembaga berlapis perak.

Confortable Cable Kabel jenis ini sebagai pilihan alternatif yang bisa sambungkan dengan stanadar kabel lainnya. Penampang kabel baja berlapis tembaga sebagai konduktornya.

Stainless Steel Cable
Kehandalan kabel ini dari sisi kekuatan dan ketahanan tidak perlu diragukan lagi, kuat dan tahan korosi dengan berbagai cuaca yang ekstrim di luar.

Penggunaan kabel ini juga harus disesuaikan dengan standart keselamatan yang telah ditetapkan, jangan sampai mengabaikan ukuran standar, pengujian kabel untuk standart tegangan tinggi yang sudah masuk kualifikasi standart internasional dan SNI.

Standart Covered, jenis-jenis kabel listrik yang baik memiliki penampang permukaan yang lentur dan kuat menahan panas, serta tidak mudah mengelupas, beikut beberapa pengolompokan kabel berdasarkan penggunanaan pada tegangannya.
  • Kabel tegangan tinggi, Kabel dengan kode IEC 60840 mampu mengalirkan tegangan kuat antara 30kV dan 150kV, belum termasuk aksesoris tegangan tingginya.
  • Kabel tengangan menengah, Produk kabel untuk tegangan menengah yang berlabel 60502-2
  • Kabel tenganan rendah, Kabel tegangan rendah mlai dari 2,5kV sampai 500kV dengan kode IEC 60502-1 atau Cenelec HD 629.1 S2

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...