Skip to main content

Cara Kerja Kipas Angin Tanpa Kipas

Musim hujan akan berlalu, musim panas (baca: kemarau) akan segera datang, hampir setiap rumah pasti memiliki kipas angin konvesional kipas yang memiliki bilah baling-baling untuk menghembuskan angin segar ke seluruh ruangan. Kipas ini banyak macamnya mulai yang kecil di meja, di pojok ruang hingga tergantung unik di atas langit-langit silahkan lihat koleksi gambar kipas angin uniknya.
cara-kerja-kipas-angin2
Yang akan saya tulis dalam artikel kali ini bukan kipas berbaling-baling, namun cara kerja kipas angin tanpa kipas/ baling-baling. Keren ?!. Yuk, simak cara kerjanya.
Sang penemu James Dyson, mengambil ide prinsip kerja airfoil sayap pesawat terbang yang memampatkan tekanan udara. Tidak seperti kipas angin biasa yang mengandalkan putaran bilah baling. Udara sekitar dihisap mesin blower ke dalam dasar silinder, kemudian udara yang mampat didorong ke dalam lubang dan dialirkan ke celah. Ketika aliran udara melalui airfoil udara dari luar seolah tertarik dan semakin dipercepat melewati loop amplifier (lingkaran kipas).

cara-kerja-kipas-angin
Dyson Bladeless Fan Kipas Angin Unik Dyson 1
Keunggulan Kipas angin tanpa baling yang menggunakan teknologi Air MultiPlier:
  • Tidak ada bilah kipas berputar kencang yang membayakan anak-anak
  • Tidak cepat kotor, anda tidak perlu capek sering membersihkan debu yang menempel.
  • Pengaturan kecepatan hembusan dan timer yang dapat diatur, seperti pengaturan lampu tidur.
  • Hembusan lebih teratur seperti hembusan angin sepoi-sepoi.
Bentuk lain kipas angin tanpa bilah yang digantung dilangit-langit juga memiliki prinsip yang sama, udara dihisap dengan motor berkecapatan tinggi RPM 50.000 lebih, pada bagian tengah kemudian alirkan ke seluruh ruangan.
cara-kerja-kipas-angin-tanpa-kipas
Silahkan anda perhatikan videonya di bawah ini.
Kini ada bentuk ac portable mini dan bladeless mini fan ukuran kecil yang bisa sebagai aksesoris dan hadiah unik, selain menarik juga bisa menyegarkan badan hanya ditenagai 4 buat baterai AA, angin yang dihembuskan cukup kencang. Silahkan lihat koleksinya di sini.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...