Skip to main content

Cara Pembuatan Roket Air (Water Rocket)

Wah kedengarannya asyik sekali judul posting kali ini ya?! Disela-sela kesibukan jam kerja paling tidak ada sedikit waktu bersama keluarga tercinta terutama anak-anak untuk bermain sambil belajar ilmu pengetahuan.
image
Ya, permainan Roket air
Roket air sangat tepat untuk semua kalangan sebagai sarana hiburan plus olahraga (lho ko bisa?). Jelas sebagai olahraga sebab untuk menerbangkannya perlu mempompa udara ke dalam botol serta berlarian mengambil botol yang meluncur. Asyik bukan?!

image
Apa saja bahan roket air, terdiri dari 2 bagian utama:
A. ROKET
1. Botol bekas minuman 1,5l atau 2 liter
2. Pemberat di ujung botol
3. Sirip roket dari kertas
4. Bahan bakar air (jangan air minum ya… J)
B. PELUNCUR ROKET
1. Pipa paralon kecil yang diameter totalnya sedikit lebih kecil dari mulut botol (sehingga muat jika dimasukkan ke dalam mulut roket botol, kalo gak salah sih ukurannya ¾ inch), ambil panjang pipa kira-kira 50 cm.
2. Kabel tis (kira-kira 10 buah), gunakan yang panjangnya sekitar 15 cm
3. Pipa paralon yang berukuran sedikit lebih besar dari mulut roket botol bagian luar (sekitar 1 inch) dengan panjang 10 cm, diberi tali rafia,
4. Tutup botol yang dimodifikasi, dan
5. Karet ban yang dimodifikasi (masalah modifikasi ini liat aja gambarnya biar jelas).
6. Lembaran kayu berukuran kira-kira 1 cm x 10 cm x 60 cm sebanyak 2 buah,
7. Engsel (1 buah aja),
8. Pipa paralon yang ukurannya sama dengan sistem peluncur (kira-kira ¾ inch), panjangnya 70 cm, kemudian gunakan pipa penyambung (pasangan drat dalam dan luar) agar dudukan ini bisa disambung dengan sistem peluncur, dan
9. Pentil ban bekas yang ditempatkan pada tutup botol yang dimodifikasi, (tutup botolnya sendiri disambungkan dengan pipa dudukan).
SISTEM PELUNCURAN ROKET
Setelah semua bahan inti selesai di rakit saatny merancang system model peluncuran sebenarnya ada beberapa system yang di gunakan untuk meluncurkan roket air, tetapi yang palin sering di gunakan adala model Launcher Mechanisme Clark dan Laucher Mechanism Pullwire
Perhatikan gambar ini
System Launcher Mechanisme Clark
Perhatikan gambar di atas setelah botol berisi tekanan gas, maka tali pengunci di tarik ke bawah seketika botol roket air melesat ke udara. Cara yang mudah bukan.
System Launcher Mechaisme Pullwire
Silahkan pilih system peluncuran yang paling mudah menurut anda, karena sebenarnya masih ada 7 system peluncuran roket air (bolt, bulb, clark, cork, gardena, internal, dan pullwire).
MODEL PELUNCUR ROKET
Saya yakin dengan sedikit penjelasan dan gambar di atas anda dapat membayangkan seksama dan bisa membuat roket air untuk putra dan keluarga yang anda sayangi. Untuk Instruksi lengkap cara pembuatan roket air ini silahkan anda download klik disini, semoga bermanfaat dan selamat berkarya.

Blogs Directory

Comments

Post a Comment

Silahkan komentar yang baik ya...!

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...