Skip to main content

Belajar Mengenal Komponen Komponen Elektronika (part 2)

Artikel kedua kali ini saya rasa cukup untuk membahas komponen penting yang sering digunakan untuk perakitan perangkat elektronik. Kebanyakan semua peralatan paling banyak menggunakan komponen yang saya sebutkan dalam artikel ini mulai dari bagian pertama belajar komponen elektronika.
ICL7660_voltmeter_29
Setelah anda tahu tentang Resistor dan Kapasitor, kita akan lanjutkan belajar Transistor, IC (integrated circuit), PCB, Dioda, dan LED (light emitting diode)
TRANSISTOR
Berbahan dasar semikonduktor yang sangat penting disebut juga sebagai “komponen aktif” sebagai pengolah, penguat, stabilisasi, sebagai saklar (on/off). Ciri khas transistor memiliki 3 kaki komponen Base (B), Collector (C), dan Emitor (E) setiap kaki kaki memiliki karakteristik yng berbeda. Umumnya rangkaian berbasis digital paling sering dijumpai komponen transistor ini.

250px-Transistor-photo

Terdapat 2 jenin Transistor NPN dan PNP yang pernah sdh saya tulis bagaimana cara mengetahui jenis transistor ini.

IC (Integrated Circuit)
Sebenarnya IC tidak bisa dikatakan komponen yang mandiri sebab di dalam tubuh mungil dengan kaki yang banyak ini terdapat puluhan hingga jutaan komponen yang telah di desain secara terintegrasi. Apabila satu sistem rangkaian terintegrasi rusak maka rusaklah IC tersebut dan tidak bisa diperbaiki ulang.
ICL7660_voltmeter_13

Sebutan lainnya adalah Sirkuti Terpadu (IC) sebagai otak perangkat elektronik yang lebih komplek dan canggih. Pertama kali di temukan tahun 1949 hingga sekarang sangat revolusioner dalam dunia teknologi manusia.

PCB (Printed Cicruit Board)
Sebagai pengenalan saja papan untuk meletakkan kaki-kaki komponen sesuai jalur rangkaian agar bisa beroperasi secara normal. Proses pembuatannya banyak cara mulai dari sedehana hingga yang dibutuhkan kejelian seperti pada PCB komputer.

400px-PCB_design_and_realisation_smt_and_through_hole
Tembaga sebagai material inti untuk menghubungkan komponen yang melalui proses pencetakkan layout.

DIODE
Diode adalah komponen aktif dua kutub yang pada umumnya bersifat semikonduktor, yang memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu arah (kondisi panjar maju) dan menghambat arus dari arah sebaliknya (kondisi panjar mundur). [sumber: http://id.wikipedia.org/]

Diodes

Variase lain dari sebuah diode adalah LED dengan sistem kerja melalui emisi sehingga dapat menyala jika dilalui tegangan yang benar. Lampu LED juga memiliki katup positif dan negatif sehingga bila polaritasnya terbalik tidak akan menyala.

Lampu LED digunakan sebagai indikator instrumen elektronika bahkan isu hemat energi LED ditengarai sebagai lampu alternatif masa depan yang hemat energi/ biaya, tahan lama, paling terang dan mudah suku cadangnya.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...