Skip to main content

Mencari Letak Emitor ~ Collector Transistor

Bagaimana sekarang anda sudah tahu kan mencari type NPN & PNP silahkan baca cara mengetahui jenis transistor NPN/ PNP. Cukup sederhana memang tapi bagi yang belum mengerti memang membingunkan, bagi pemula kendala terbesar adalah mencari titik Basic, Emitor dan Collector.
Kaki-kaki transistor Basis - Kolektor dan Emitor

Mungkin untuk mengetahui nilai resistor bisa dengan AVOmeter tanpa harus melihat kode warna, kapasitor nilainya sudah tertera jelas di fisiknya.

Baik, saya anggap anda sudah paham mencari type transistor, tutorial selanjutnya mencari letak kaki Collector dan kaki Emitor.

Langkah Pengecekan:
  • Seperti biasa peralatan yang di butuhkan AVOmeter.
  • “Korban” yang di jadikan targetnya sembarang jenis transistor NPN atau PNP
  • Pilih AVOmeter yang ada skalanya ohm meternya x 10K, karena ini akan menentukan masa depan anda….heee….
  • Cari dulu mana basic-nya dan jenis transistornya, jika sudah ketemu basisnya dan jenis transistornya NPN ata PNP, ikuti langkah selanjutnya.
  • Anggap saja jenis NPN , yaitu Basic kaki 1 colokan warna hitam (-) dan kaki 2, 3 colokan warna merah (+).
Keterangan:
- Jika avo meter manual/ analog colokan merah (+) berarti  negatif sesungguhnya, colokan warna hitam (-) berarti negatif.
- Jika AVO digital, colokan hitam (-) berarti negatif, colokan merah (+) berarti positif
  • Sekarang posisi saklar AVO meter di skala  x 10K, seperti point no. 5 di BALIK.
  • Colokan merah ke colokan hitam dan sebaliknya, yaitu (Basic) kaki 1 colokan merah (+) dan kaki 2, 3 di colokan hitam (-).
  • Perhatikan gerakan di kaki 2 dan 3 colokan hitam (-). Kaki manakah yang gerakkan paling besar…? 2 ataukah 3? Persimpangan yang paling besar itulah letak kaki Emitor dan kaki satunya adalah Collector.
Jika ada pertanyaan atau masih bingung seputar bahasa saya tadi bisa tulis pertanyaan anda di sini.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...