Skip to main content

Kipas Angin Tanpa Kipas Ternyata dari Sayap Pesawat Terbang


Teknologi aerodinamika kini telah “dijiplak”. Artian, diterapkan untuk kesejahteraan umat manusia. Prinsip kerja sayap pesawat terbang kini juga dipakai pada kipas angin konvensional, Cuma bedanya kipas angin tanpa baling ini.

Prinsip kerjanya sebuah udara bertekanan normal dihisap dan dimampatkan di dalam celah kipas angin tanpa kipas ini dengan menggunakan motor penghisap udara berdaya tinggi “Air Multiplier” . Seperti tampak gambar dibawah ini



Teknologi baru untuk kipas angin tanpa baling ini ditemukan oleh seorang ilmuwan James Dyson yang juga seorang penemu teknologi vacuum cleaner tanpa kantong yang terlebih dahulu heboh di dunia science
Sekilas prinsip kerja kipas angin tanpa baling ini mirip dengan mesin penghisap debu, atau mesin pompa air. Udara dari luar dipaksa masuk oleh mesin vakum udara, kemudian dihembuskan di dalam ruang cincin dan dikeluarkan melalui celah dengan lebar 1,3 – 2,5mm.



Aliran udara dari dalam memancing “emosi” udara dari luar untuk berhembus 15 kali lipat lebih kencang dari aliran angin biasanya. Dengan kecepatan 55MpH/ 80KmH sanggup menghembuskan udara bertekanan sebesar 180 galon tiap detiknya. Woow…

Kini juga telah tersedian pemanas tanpa baling yang juga cepat memanaskan ruangan yang sangat dingin ketika terjadi musim dingin.



Keuntungan dari teknologi Bladless Fan Air Multiplier, antara lain:
- Bebas dari kotoran debu, gampang untuk dibersihkan setiap bagiannya.
- Aman, sangat aman dari bilah kipas angin yang berputar kencang sehingga anak-anak terhindar dari bahaya putaran baling-baling kipas
- Terdapat pengatur kecepatan putaran angin
- Tidak berisik seperti kipas angin
- Lebih cepat pendinginannya
Hasil angin yang dihembus sangat Berbeda dengan kipas angin konvesional yang arah hembusan anginnya tidak teratur, yang mungkin membuat sebagian orang tidak betah berlama-lama di depan kipas angin.

Berminat silahkan order Kipas angin tanpa kipas di Anekalaris.com

Comments

  1. Masih ga ngerti dengan cara kerjanya sebenernya. Tp nice info gan. Coba di kasih link video nya

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan komentar yang baik ya...!

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...