Skip to main content

Led Sebagai Penerangan Kota

Tahukah anda jika di masa depan lampu penerangan konvesional akan di gantikan dengan penerangan yang super hemat, seiring dengan slogan “Save our energy” atau “GO Green”.

Apakah penerangan super hemat itu?

Mungkin bagi anda sudah ada yang menebaknya…..?! betul sekali jika anda mengatakan lampu itu adalah LED (Led Emitting Diode), bentuknya memang kecil terkesan lucu dan menarik tapi dari kesan bening itu jika di padukan akan menghasilkan cahaya yang luar biasa terang dan hemat energy.



Kenapa bisa disebut hemat?

Konsumsi tegangan yang di butuhkan sebuah LED sebesar 3.1- 3.3 Vdc dengan arus maximal 200 – 300 mA dan cahaya yang dihasilkan putih terang.

Mungkin sebuah desa kecil Torraca di Italy berpenduduk 1.200 jiwa merupakan desa pertama di dunia yang menggunakan LED sebagai lampu penerangan di jalan-jalan, rumah, kantor dan tempat umum yang lainnya.

Awal kali percobaan lampu led di taruh di sepanjang jalan London Holborn Viaduct sebanyak 700 titik tiang penerangan (masing-masing lampu 54 LED). Begitu juga Beijing's Bird's Nest Olympic Stadium dan Raleigh Convention Center's Shimmer Wall in North Carolina menggunakan LED sebagai penerangan malam hari.

LED telah menekan biaya listrik dan operasional ketahanan lampu bias 50.000 jam (pemakaian normal hingga 12 jam setiap hari). North Carolina State University meniliti Led di kemudian hari bisa menghemat energy sebesar 44% dari pemakaian normal. Pemerintah Los Angeles berencana mengganti lampu jalanan 140.000 unit dengan LED menelan biaya US$ 57juta.( sumber:www.scientificamerican.com) Woow…

Kekuatan LED 100 watt hanya mengkonsumsi sebesar 13 watt listrik. Karena itulah Pentagon melalui pihak Departemen Pertahanan telah memasang instalasi 4.200 unit lampu LED untuk mengurangi pemborosan energi (www.cree.com)

Kapan ya masyarakat kita sadar akan pentingnya HEMAT ENERGI SUMBER DAYA.? Jika masyarakat Indonesia mengetahui pentingnya Hemat energi secara lambat laun akan mengikuti negara maju untuk mengikuti langkah mengganti lampu bohlam/ neon dengan LED seperti Italia, China, Amerika.

Sudahkan anda menggunakan lampu LED di rumah?

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...