Modul Terbaru Charger Aki Kering 12V dengan LM317 plus LCD Indikator

Caratekno – Insya Allah dalam beberapa postingan ke depan caratekno akan lebih memprioritaskan artikel seluk-beluk aki kering dan rangkaian pengisi ulangnya.

Rangkaian ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan rangkaian-rangkaian pengisi baterai sebelumnya. Jalur rangkaian terlihat sederhana sekali hanya mengedapankan komponen LM317 yang sangat mudah sekali dibeli di toko komponen elektronika.

Sebagai pelengkap dari rangkaian pengisi dilengkapi denga lcd indikator pengisian, sehingga benar-benar terlihat besaran tegangan pengisian.

by circuitdigest.com

Insya Allah anda bisa membuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dijumpai dan di beli. (jika kesulitan silahkan kontak Whatsapp saya).

Meski terlihat agak mahal di awal saat beli komponen rakitan, namun hasilnya akan sebanding dengan hasilnya, Anda akan puas dengan karya sendiri. Ini yang sulit terukur.

Sebelumnya anda sudah tahukan baterai SLA itu apa?

Baterai SLA atau aki kering sangat mudah dipasang dan bebas perawatan, masalah harga memang tidak murah.

Kebanyakan baterai SLA 12V memiliki kapasitas Ampere tertulis 7AH (7 Ampere Hours)

Artinya setiap arus 1 A diperlukan waktu kurang lebih 7 jam untuk mengisi aki kering normal.

Masalahnya apabila dilakukan pengisian dengan Ampere yang terlalu besar akan membuat umur aki kering menjadi pendek.

Anda mesti menggunakan charger dengan arus yang rendah namun efektif sekali. Nah, modul ini hadir sebagai solusi untuk Anda yang ingin membuat charger aki sendiri.

Uniknya pula rangkaian ini dapat digunakan untuk charger ponsel yang ada dirumah.

Komponen dan peralatan

  • Trafo 12V 1Amp
  • IC LM317 (2)
  • Diode Kiprok W005
  • Blok Terminal Konektor (2)
  • Kapasitor 1000uF, 1uF
  • Kapacitor 0.1uF (5)
  • Variable resistor 100R
  • Resistor 1k (5 buah)
  • Resistor 10k
  • Diode- Nn007  (3)
  • LM358 – Opamp
  • 0.05R – Resistor/wire
  • LCD-16*2 (optional)
  • Arduino Nano (optional)

Gambar Rangkaian utuhnya seperti terlihat dibawah ini.

Mengandalkan sumber catu daya (power supply 12V) dengan bantuan IC regulator LM317 yang berperan penting mengatur tegangan dan menjaga besaran arus yang keluar masuk rangkaian.

Rangkaian Regulator LM317 yang paling dasar

Secara prinsip seperti terlihat pada gambar regulator di atas R1 dan R2 berperan sebagai pengatur keluaran tegangan dari IC LM317.

Supply Voltase Arduino dan LCD 16×2, bisa anda perhatikan rangkaian di bawah ini.

Pada Rangkaian resistor R4 0,05 Ohm meneruskan sinyal ke IC Op-Amp LM358 sebagai pensuplai tegangan pada Arduino Nano dan LCD 16×2.

Untuk pemogramannya menggunakan software Proteus 8 silahkan download file programnya di circuitdigest berupa file zip.

Untuk membuat desain layout PCB Anda bisa gunakan software open source yang keren bernama KICAD.

Anda dapat mengunduh dan menggunakan software ini gratis tidak perlu bayar dan mudah digunakan untuk orang yang baru belajar sekalipun. KICAD download

Apabila Anda butuh file Gerber Viewer (ambil disini) sedangkan software Gerber VIewer bisa anda cek disini.

Setelah selesai semua komponen dirakit dan solder akan terlihat seperti ini susunannya.

Pengetesan Rangkaian

Sebelum rangkaian di uji coba pastikan pin A0 dan A1 di Arduino Nano sdah tersedia tegangan tidak lebih dari 5V. Pastikan juga script program telah diinstall ke dalam mikrokontroller Ardunio Nano ini.

Setelah semua selesai terpasang dengan benar, sekarang modul charger telah siap digunakan untuk pengisian ulang aki kering 12V

Kode Script Arduino Nano

#include <LiquidCrystal.h>

// initialize the library with the numbers of the interface pins
LiquidCrystal lcd(11, 12, 10, 9, 8, 7);

float voltage,current; 

void setup() 
{
  Serial.begin(9600);
  // set up the LCD's number of columns and rows:
  lcd.begin(16, 2);
  // Print a message to the LCD.
  lcd.setCursor(0, 0);
  lcd.print("12V Charger");
  lcd.setCursor(0, 1);
  lcd.print("-Circuit Digest");
  delay(2000);
  lcd.clear();
  lcd.setCursor(0, 0);
  lcd.print("Voltage = ");
  lcd.setCursor(0, 1);
  lcd.print("Current = ");
}

void loop() 
{
  voltage = (analogRead(A0)) * 0.0140625;
  current = (analogRead(A1)) * 0.35;   
       
  lcd.setCursor(10,0);
  lcd.print(voltage);
  lcd.setCursor(10,1);
  lcd.print(current);
  
  delay(1000);         
}

GRATIS UPDATE TERBARU ARTIKEL CARA/TIPS/HOW TO/DIY TERBARU, Masukkan email Anda:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.