Cara Menggunakan Timbangan Digital yang Benar

Caratekno.com – Mengenal timbangan ternyata banyak jenis dengan berbagai fungsinya.

Timbangan secara kegunaannya membantu informasi aktifitas mengukur berat entah barang atau tubuh manusia.

Semua jenis timbangan yang pernah dibuat manusia seperti dalam istilahnya Floor Scale, Crane Scale, Pallet Scale, Weighing Scale, Weighing Indicator, Platform Scale, Pos Scale, Price Computing, Medical Scale, Counting Scale dan Precision Balance.

Beragam penamaannya beragam pula fungsi dibuatnya.

Sebenarnya sih ga jauh berbeda dengan timbangan warung kelontong dengan timbangan barang di gudang sama-sama menunjukkan besaran kilogram biasanya.

Timbangan digital hadir memberikan akurasi lebih dalam bisa menimbang dalam satuan gram atau bahkan miligram.

Untuk meminimalisir kerusakan, berikut poin-poin sederhana mengoperasikan timbangan yang bisa Anda pelajari dengan mudah dalam artikel kali ini sebagai pelengkap materi sebelumnyaMacam-macam jenis timbangan

Timbangan-timbangan image by Healthline

Timbangan mesti Letakkan Ditempat yang Rata

Semua jenis timbangan akan lebih bagus pengukurannya atau berfungsi dengan baik bila timbangan ditempatkan dalam posisi yang rata/ datar kecuali medianya gantung (timbangan gantung)

Kemiringan posisi timbangan sangat besar sekali merubah hasil penimbangan.

Pastikan kaki timbangan menapak pada permukaannya terutama untuk benda yang akan ditimbang dengan satuan gram atau miligram.

Pilih Tempat / Lantai yang Kokoh

Begitu pula dengan media tempat untuk menimbangnya harus kokoh kuat, tidak lembek, berair/basah, hindari meja yang elastis atau bahkan tidak rata seperti dijelaskan dalam poin awal di atas.

Nyalakan Timbangan

Untuk timbangan digital pastikan baterai dalam kondisi penuh tidak lemah sebab akan membutuhkan daya listrik yang cukup saat sensor timbangan digital bekerja. Jadi setelah diposisikan timbangan dengan benar pada permukaan yang datar, kokoh dan kuat maka timbangan dalam kondisi ON.

Untuk timbangan manual pastikan semua mekanisnya tidak berkarat dan tidak rusak.

Ada jenis-jenis timbangan tertentu yang begitu ditancapkan ke listrik langsung menyala tanpa harus menyentuh tombol apapun. Ada juga timbangan yang memiliki switch on/off yang letaknya tersembunyi dibagian belakang timbangan atau bagian bawah. Meski begitu kebanyakan timbangan memiliki switch on/off dibagian depan sehingga lebih mudah menyalakannya.

Tunggu Hingga Zeoring (0)

Timbangan normal begitu dinyalakan pasti posisi siap menimbang (layar angka 000) jika belum menunjukkan akan 0 anda bisa mengkalibrasinya dengan tekan tombol zero atau tare.

Jika masih belum bisa juga dikondisikan zero bisa dipastikan timbangan rusak. Sangat mudah kan caranya.?

Baca Juga  Kinerja Micro Processor 8088

Gambar Zeroing/ Tare Timbangan by Google Images

Cara menggunakan timbangan tergantung jenis penggunaannya

Timbangan hadir dalam berbagai ukuran dan jenis, mulai dari timbangan makanan yang murah hingga timbangan manual dengan akurasi tinggi di klinik dokter. Pembacaan yang akurat adalah kunci keberhasilan, baik jika ingin menimbang terigu untuk membuat kue atau menimbang badan untuk memutuskan apakah harus makan sepotong kue lagi. Hal yang mudah untuk mempelajari cara menggunakan timbangan secara efektif dan akurat.

Cara Menggunakan Timbangan Dapur

Sebelum membeli timbangan dapur sebaiknya saran Caratekno pilihlah yang jenis digital ketimbang manual, Timbangan digital lebih akurat tinggi hingga dalam satuan miligram angka tertera sangat jelas dan perawatan sangat mudah sekali.

1 – Beda dengan timbangan analog akurasi jarum timbangannya terkadang susah dibaca dan berubah-ubah.

Timbangan digital juga disediakan tombol untuk merubah satuan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan (Kg, Gram, OZ, Ons, dsb)

Selain tombol merubah satuan berat cari yang sudah ada tombol Zeroing tergantung berat wadah/penampung timbangan. Tombol ini biasa disebut “Tare” atau tara atau juga Zero.

Ketika tombol Tare ditekan maka layar penunjuk akan segera ke angka 0 mengikuti besaran wadahnya. Enak bukan?!

Timbangan dapur memang dirancang kecil sederhana yang sanggup menimbang hingga bobot maksimal antara 5 – 10 Kg saja kecuali anda menimbang dala jumlah besar timbangan dapur biasa tidak bisa digunakan.

2 – Setiap akan menimbang lihat layar penunjuk pastikan angka tertera 0000, jika anda menggunakan wadah takaran yang berbeda-beda, sebaiknya Anda harus selalu menggunakan tombol fungsi Tare/ Zero ini.

Sehingga timbangan posisi 0 siap untuk menimbang bahan makanan dapur.


Agar timbangan tida mudah kotor sebaiknya gunakan mangkuk atau piring sebagai wadah ketika akan menimbang bahan-bahan kue agar saat penimbangan bahan yang perlu dicampur seperti membuat adonan kue mudah dilakukan.

Setelah selesai menggunakan timbangan bersihkan permukaan dengan lap basah campur sabun.

Sedikit tips ketika menimbang bahan yang dimasukkan dicampur menjadi satu wadah. Misalnya Anda akan membuat bahan-bahan kue setelah menimbang tepung terigu sesuai takaran selesai tekan saja tombol Tare/Zero kemudian tambahkan soda kue lalu tekan tombol Tare lagi, demikian terus berulang menekan kembali tombol tare hingga semua bahan ditimbang tanpa perlu menebak-nebak jumlahnya lagi.

Gunakan timbangan dapur dengan sewajarnya sesuai berat maksimal agar ke akurasian terjaga.

Seringnya sih timbangan juga saya gunakan membagi sama rata kue yang dipotong untuk dibagi-bagikan.

Cara Menggunakan Timbangan Berat Badan

1 – Membeli timbangan rumah tangga untuk menimbang berat badan tidak harus mahal yang penting akurat, tahan lama tentu saja harganya yang sangat terjangkau.

Pilih saja timbangan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga  10 Merk Timbangan Bayi Terbaik untuk Pantau Berat Si Kecil

Kita lanjut dengan membahas timbangan kamar mandi atau untuk rumah tangga. Timbangan digital lebih awet dan akurasinya juga mantap, ketimbang membeli timbangan analog mekanis yang sering lemah pada komponen serta kurang akurat jika digunakan waktu lama.

Tingkat akurasinya sangat baik antara 97-100 persen dapat menimbang mulai dari berat 500 gram ke atas, sedangkan timbangan mekanis biasanya menggunakan pegas/spring akurasinya hanya kurang dari 50 persen.

2 – Cara penggunaan timbangan rumah tangga hampir sama seperti timbangan dapur, letakkanlah timbangan pada permukaan yang kuat, kerat dan rata. Pastikan anda juga tenang tidak banyak gerak agar hasil akurat.

Meletakkan timbangan di atas permukaan yang empuk seperti di atas karpet mengurangi hasil pengukuran hingga 10 persen.

3 – Sesuaikan ukuran timbangan. Lambat laun, timbangan bisa kehilangan keakuratannya. Hal ini normal setelah berkali-kali digunakan atau dipindah-pindah. Periksalah timbangan secara teratur untuk memastikan agar hasil yang dicapai akurat.

Selalu jaga keakuratan timbangan dengan meletakkan benda yang memiliki berat yang konstan yang biasa sudah diketahui seperti barbel, atau sekantong tepung.

 

Kalau timbangan elektronik biasanya sudah ada penyetelan tombol untuk kalibrasi.

4 – Setelah posisi layar posisi 0000 silahkan coba anda naik ke atas timbangan badan tadi, dan kemudian lihat pembacaan skalanya apakah sudah menampilkan angka yang sewajarnya. Jika anda menggunakan timbangan manual biasanya jarum bergerak-gerak dulu sampai berhenti menunjuk ke angka tertentu sesuai berat badan.Lebih enaknya menggunakan timbangan digital dapat diatur mode penguncian angka di layar.Timbanglah badan di pagi hari untuk hasil terbaik. Timbanglah setelah mengosongkan perut dan sebelum sarapan untuk menghilangkan sebanyak mungkin faktor yang mempengaruhi hasil penimbangan. 

5 – Jika anda bertekad untuk diet, mengetahui seberapa besar perubahan berat badan anda telusuri dengan menggunakan catatan grafik berat badan sehingga pecapaian diet dapat terpenuhi.

 

Bahkan jika Anda ingin menjaga berat badan, menimbang berat badan dan mencatatnya adalah cara yang bagus. Anda akan mampu melihat penambahan atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan bisa mengubah gaya hidup jika diperlukan.

 

Menggunakan Timbangan Badan Manual/Mekanis

1 – Banyak dijumpai timbangan di tempat klinik dan tempat kebugaran menggunakan timbangan mekanis.

Pastikan timbangan yang akan anda gunakan di tempat tadi dalam keadaan berfungsi normal.

Coba uji timbangan dulu dengan beban barbel 11 Kg letakkan pelan-pelan dan perhatikan jarum timbangan jika sesuai maka timbangan kondisi normal, jarum tidak tepat di angka Zero serta tidak bergerak/bergeser kekiri atau ke kanan.

Apabila timbangan di tempat klinik atau fitness rusak/tidak normal laporkan segera masalah timbangan biar cepat di gantikan timbangan lain.

2 – Jika sedang mengenakan pakaian tebal, tas, sepatu, atau jaket sebaiknya kurangi beban timbangan dengan 1Kg.

Jangan lepas baju jika anda berada di tempat umum kecuali di ruangan pribadi dan tidak ada orang lain.

Cobalah menimbang berat badan dengan jenis pakaian yang sama atau mendekati sehingga Anda mendapatkan perkembangan berat badan yang akurat dari waktu ke waktu.

3 – Naiklah ke atas timbangan. Mungkin agak sedikit goyang untuk menimbang berat badan.

Lalu geser pemberat kecil di sepanjang balok bagian atas. Jika pemberat besar berada di kisaran umum berat badan, gunakan pemberat kecil untuk difokuskan pada penimbangan yang tepat.

Tambahkan angka penimbangan bagian atas dan bawah untuk mendapatkan hasil penimbangan berat badan.

MENGGUNAKAN TIMBANGAN UNTUK LABORATORIUM

Namanya juga timbangan laboratorium, memang khusus untuk pekerjaan di ruangan laboratorium.

Tentu saja fungsi tidak jauh beda dengan timbangan pada umummnya hanya saja lebih akurat, lebih lengkap.

Timbangan jenis ini biasa dikenal dengan timbangan analitik, ada beberapa jenis timbangan yang biasa digunakan untuk penelitian yang memiliki ketelitian tingkat tinggi. Apa saja?

Karena itu, maka diperlukan cara dan langkah yang tepat dalam penggunaannya agar tidak terjadi penurunan kualitas pada timbangan.

Cara Penggunaan TImbangan Laboratorium

Berikut adalah langkah-langkah tepat yang disarankan dalam penggunaan timbangan laboratorium :

Pastikan posisi timbangan dalam kondisi seimbang dengan mengatur sekrup pada kaki timbangan sehingga piringan timbangan tepat berada di tengah.

Sebelum digunakan hendaknya timbangan dibersihkan dahulu dengan menggunakan kuas. Piringan neraca pada timbangan dapat diangkat dan seluruh timbangan dibersihkan dengan menggunakan alkohol/ethanol.

Hubungkan kabel power timbangan ke statvolt.

Tekan tombol ON kemudian tunggu sampai ke angka 0,0000 muncul

Masukan alas bahan (gelas, kertas,atau benda tipis) dengan membuka kaca tidak terlalu besar agar tidak mempengaruhi perhitungan karena timbangan analitik termasuk kategori timbangan yang cukup sensitif.

Tutuplah kaca pada timbangan analitik dengan rapat

Kalibrasikan dengan menekan tombol zero, sehingga alas bahan tidak dianggap sebagai berat bahan.

Masukkan bahan yang akan ditimbang dengan hati-hati, lalu tutup kaca timbangan dan pastikan semua telah tertutup dengan rapat.

Timbangan akan menunjukkan berat bahan.

Catat massa bahan, lalu keluarkan kembali.

Jika sudah selesai penggunaan, matikan timbangan dengan cara menekan tombol off.

Setelah timbangan benar-benar mati lepaskan stop kontak dari statvolt.

Bersihkan kembali timbangan dengan menggunakan kuas sebelum akhirnya disimpan.

Demikian langkah-langkah dalam menggunakan timbangan laboratorium. Dengan harapan anda dapat menggunakan timbangan laboratorium secara tepat agar timbangan yang anda miliki dapat tahan lama dan tidak mengalami penurunan kualitas timbang walaupun dipakai secara terus menerus.

Baca Juga  Bagaimana Cara Kerja Timbangan dan Info Praktis tentang Perbedaan Masa dan Berat yang Serupa Tapi Tak Sama,

GRATIS UPDATE TERBARU ARTIKEL CARA/TIPS/HOW TO/DIY TERBARU, Masukkan email Anda:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.