Cara Kerja Power Supply Komputer

Caratekno – Sudah tahukah anda apa itu Power supply? Bisa juga disebut juga dengan adaptor atau catu daya. Komputer PC selalu ada power supplynya karena itu komponen itu dan tidak bisa di tawar-tawar.

Power supply pernah dibahas juga di artikel power supply switching silahkan disimak pelan-pelan, secara umum prinsip kerjanya merubah arus kerja AC menjadi DC sesuai kebutuhan tegangan komputer dilengkapi dengan kipas pendingin ara lebih tahan lama.

  • 3.3 volts
  • 5 volts
  • 12 volts

Tegangan 3.3V dan 5V untuk kebutuhan tegangan rangkaian digital sedangkan tegangan 12V untuk kebutuhan penggerak motor harddisk dan kipas pendingin.

Biasanya dari pabrik disebutkan besaran power dalam satuan watt ( Volt (220V) x Ampere)power supply yang bagus tentu powernya besar karena arusnya yang bagus.

Teknologi Switching

Bentuk power supply sangat berat dan besar sekali sebelum tahun 1980-an, karena memiliki gulungan kawat trafo dari besi berat dan kapasitor yang besar hanya untuk merubah voltase dari 220V AC ke 5V dan 12V DC saja.

Teknologi elektronika terus canggih dan berkembang pesat hingga digunakan teknologi power supply jenis switching yang lebih ringan, ramping, dan kecil… Jika belum tahu bisa baca disini 

Caranya hanya mengubah arus 60-Hertz (Hz, atau siklus per detik) ke frekuensi yang jauh lebih tinggi, yang berarti lebih banyak siklus per detiknya. 

Konversi ini memungkinkan trafo kecil dan ringan power supply efektif menurunkan tegangan aktual dari 220 ke tegangan yang dibutuhkan oleh komponen komputer 3.3V, 5V, 12V.

Arus AC berfrekuensi lebih tinggi yang disediakan oleh suplai pengalih juga lebih mudah diperbaiki dan disaring dibandingkan dengan tegangan saluran AC 60-Hz asli, sehingga mengurangi varians tegangan untuk komponen elektronik sensitif di komputer.

Baca Juga  Prinsip Kerja Sebuah Inverter Sederhana

Teknologi switcher juga bisa diterapkan pada inverter tegangan dari DC ke AC, seperti pada kelistrikan kendaran yang menerapkan ini untuk menghidupkan perangkat elektronika yang membutuhkan tegangan 220V.

Atau bisa juga peralatan inverter kebutuhan rumah tangga disaat padam listrik.

Seperti ini bentuk inverter dari aki 12V DC ke 220V AC  450W – 1000W

Power supply standart

Perkembangan teknologi seiring waktu terus maju, saat ini untuk komputer PC ada enam catu daya yang berbeda berbasis ATX sesuai kebutuhan industri komputer.

Power supply ATX merupakan terbaru menyesuaikan dengan karakteristik listrik kerja dari motherboard ATX.

Kabel-kabel power supply PC memiliki standarisasi konektor yang sanga rumit dan berbeda dengan power supply umumnya agar terhindar dari kesalahan pemasangan terbalik atau kesalahan dari manusia lainnya.

Konektor sudah dilengkapi untuk kabel harddisk, CD/DVD drive, kipas, dan motherboard ATX.

Sehingga pemasangannya sangat mudah untuk siapa saja tanpa takut konektor polaritas terbalik.

Daya (Watt) Power Supply

Power supply switching di box-nya tertera 400-450 watt, biasanya hanya konsumsi listrik tidak lebih dari kisaran 250 waat.

Konsumsi tidak benar-benar 100% dari kapasitas daya yang sebenarnya. 

Menurut riset dari PC Power & Cooling, Inc berikut ini disertakan beberapa nilai konsumsi daya untuk setiap komputer personal:

  • Kartu slot grafis Accelerated Graphics Port (AGP) = 20 – 30W
  • Kartu slot Peripheral Component Interconnect (PCI) = 5W
  • Kartu slot PCI antarmuka sistem mini (small computer system interface (SCSI)) PCI = 20 – 25W
  • Kartu antarmuka jaringan komputer = 4W
  • 50X CD-ROM drive = 10 – 25W
  • RAM = 10W per 128M
  • 5200 RPM Integrated Drive Electronics (IDE) hard disk drive = 5 – 11W
  • 7200 RPM IDE hard disk drive = 5 -15W
  • Motherboard (tanpa CPU or RAM) = 20 -30W
  • 550 MHz Pentium III = 30W
  • 733 MHz Pentium III = 23.5W
  • 300 MHz Celeron = 18W
  • 600 MHz Athlon = 45W
Baca Juga  Cara Membuat Rangkaian UPS Sederhana Sendiri

Power supply yang sama dari satu pabrikan biasanya memiliki garansi service sendiri berbeda dengan paket komputernya.

Masalah Power Supply 

Power supply komputer personal mungkin juga mengalami kerusakan normal akibat pemakaian atau kerusakan dari rangkaian, komponen dan kelistrikan lainnya.

Pastikan kipas pendingin sirkulasi udara bekerja dengan baik.

Seringnya kerusakan faktor utamanya karena kipas pendingin rusak karena kotoran/debu yang menghambat sirkulasi pendinginan komponen power supply yang mudah panas.

Jika ada bau menyengat seperti bau gosong bisa jadi tanda awal power supply sudah panas, jika dibiarkan tegangan tidak normal (tidak stabil) naik turun mengakibatkan komputer sering reboot sendiri.

Komputer yang sering reboot akan mengakibatkan perangkat komponen komputer lain seperti (harddisk, DVD drive, dan sebagainya ikutan rusak).

Jadi, selalu periksa kondisi kipas pendingin karena sangat vital, yang menyebabkan komponen cepat panas dan power supply mati total.

PERHATIAN:

Jika anda ingin menambahkan perangkat baru, memasang kipas, menambah harddisk baru, memory RAM, memansang kabel. Kabel listrik WAJIB anda lepas

Meski komputer sudah anda shutdown dan kondisi mati, sebenarnya power supply masih terhubung dengan listrik tegangan tinggi 220V AC. Pastikan lepas dulu ya kabel listriknya dari colokan di power supply agar terhindar dari hal yang tidak terduga. 

Referensi: Power supply, howstufwork, computer.howstuffworks.com/power-supply.htm

GRATIS UPDATE TERBARU ARTIKEL CARA/TIPS/HOW TO/DIY TERBARU, Masukkan email Anda:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.