Mengulas Tuntas! 8 Hal Wajib Diperhatikan Sebelum Beli Laptop Acer Bekas

## Pendahuluan

Membeli laptop bekas bisa menjadi pilihan yang bijak karena harganya lebih murah dibandingkan membeli laptop baru. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak menyesal di kemudian hari. Pada artikel ini akan dibahas beberapa tips penting yang harus diperhatikan saat membeli laptop bekas khususnya merek Acer. Tujuannya adalah agar pembaca mendapatkan informasi yang berguna dalam memilih laptop bekas Acer yang berkualitas dengan harga terjangkau.

image by pexels-kaboompics

## Pastikan Spesifikasi Laptop

Saat membeli laptop bekas, pastikan untuk memeriksa spesifikasi laptop terlebih dahulu agar sesuai dengan kebutuhan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dari sisi spesifikasi:

  • CPU – Penting untuk memastikan generasi dan model prosessor yang digunakan. Misalnya apakah menggunakan Intel Core i3, i5, i7 generasi keberapa. Semakin tinggi generasinya, semakin baik performanya.
  • RAM – Minimal RAM 4GB untuk kebutuhandasar,8GB untuk multitasking dan gaming ringan, atau 16GB untuk gaming berat dan pekerjaan yang membutuhkan RAM besar.
  • Penyimpanan – Pilih kapasitas HDD/SSD yang mencukupi kebutuhan penyimpanan data. SSD lebih cepat dibanding HDD.
  • Grafis – Jika untuk gaming atau desain grafis, pilih laptop dengan VGA dedicated. Bandingkan model dan generasi VGA nya.
  • Layar – Ukuran layar umumnya 15 inci atau 17 inci. Pastikan resolusi layar HD (1366 x 768), Full HD (1920 x 1080) atau 4K (3840 x 2160) sesuai kebutuhan.
  • Port – Periksa port-port yang tersedia apakah mencukupi, misalnya USB, HDMI, LAN, dan lainnya.
  • Webcam – Pastikan laptop memiliki webcam bila dibutuhkan.
  • Audio – Cek kualitas speaker dan microphone laptop.

Secara umum, hindari terpaku pada tipe atau seri laptop tertentu. Yang terpenting adalah memastikan spesifikasi laptop sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

## Periksa Kondisi Fisik

Saat membeli laptop bekas, pastikan untuk memeriksa kondisi fisiknya secara menyeluruh. Perhatikan apakah ada goresan, retakan, atau kerusakan pada casing laptop. Pastikan semua tombol berfungsi dengan baik, terutama tombol power, keyboard, dan trackpad.

Catat juga apakah layar LCD masih dalam kondisi baik atau ada pixel mati. Laptop bekas mungkin sudah mengalami gesekan atau jatuh sehingga meninggalkan baret atau retakan. Semakin banyak kerusakan fisik, semakin berisiko juga masalah di dalamnya.

Selain casing, periksa juga kondisi port-port pendukung seperti USB, HDMI, kartu memori, dan lainnya. Pastikan port-port tidak longgar atau aus karena pemakaian. Fungsi port yang baik sangat penting agar laptop bisa digunakan untuk menghubungkan peripheral lainnya.

Secara keseluruhan, hindari membeli laptop bekas dengan kondisi fisik yang sudah rusak parah atau banyak mengalami kerusakan. Laptop dalam kondisi baik tentu akan lebih awet dan nyaman digunakan.

## Uji Kinerja Laptop

Saat membeli laptop bekas, penting untuk menguji kinerjanya sebelum memutuskan untuk membeli. Pastikan laptop dapat menjalankan program yang diperlukan tanpa masalah kinerja.

Beberapa hal yang perlu diuji antara lain:

  • Kinerja prosesor dan RAM. Buka beberapa aplikasi sekaligus untuk memastikan laptop tidak lemot.
  • Koneksi internet. Tes kecepatan koneksi WiFi dan LAN. Pastikan tidak ada masalah jaringan.
  • Performa grafis. Jalankan game atau aplikasi berat untuk memastikan kartu grafis bekerja dengan baik.
  • Kualitas tampilan layar. Periksa ada tidaknya garis-garis, noda, atau titik hitam pada layar.
  • Kamera. Cek kamera depan dan belakang apakah berfungsi dengan baik.
  • Baterai. Tes daya tahan baterai laptop setelah di-charge penuh.
  • Speaker dan mikrofon. Periksa keluaran suara dan mic untuk memastikan audio berfungsi dengan baik.
  • Port-port. Pastikan semua port USB, HDMI, audio, dan lainnya berfungsi dengan normal.

Dengan menguji secara menyeluruh kinerja laptop, Anda bisa memastikan tidak membeli laptop bekas yang bermasalah.

## Perhatikan Umur Pemakaian

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat membeli laptop bekas adalah umur pemakaian laptop tersebut. Laptop bekas yang sudah berumur lebih dari 5 tahun biasanya akan memiliki risiko kerusakan yang lebih tinggi dibandingkan laptop bekas yang umurnya lebih baru.

Seiring bertambahnya usia pemakaian, komponen-komponen di dalam laptop bekas tersebut juga ikut mengalami penurunan kinerja. Misalnya performa baterai yang makin berkurang, suhu laptop yang makin panas, keausan pada keyboard, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pastikan untuk menanyakan informasi mengenai umur pemakaian laptop bekas yang ingin dibeli.

Umumnya, laptop bekas dengan umur kurang dari 2 tahun masih layak untuk dibeli karena kondisinya masih relatif baru. Sementara untuk laptop bekas berumur 5 tahun ke atas sebaiknya dihindari kecuali jika kondisinya masih sangat terawat dengan baik. Pertimbangkan juga harga yang ditawarkan harus sepadan dengan kondisi dan umur laptop bekas tersebut.

## Tanyakan Riwayat Perawatan

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat membeli laptop bekas adalah riwayat perawatan dari laptop tersebut. Laptop yang terawat dengan baik biasanya lebih awet dan berfungsi dengan baik dibandingkan dengan laptop yang kurang terawat.

Oleh karena itu, sebelum membeli laptop bekas, pastikan untuk menanyakan riwayat perawatan dari laptop tersebut kepada penjualnya. Beberapa hal yang bisa ditanyakan antara lain:

  • Kapan terakhir laptop dibersihkan dari debu dan kotoran? Debu yang menumpuk dapat mengganggu pendinginan laptop.
  • Kapan terakhir laptop diservis? Servis berkala penting dilakukan untuk memastikan komponen laptop bekerja dengan baik.
  • Apakah ada komponen laptop yang pernah diganti? Jika pernah diganti, kapan dan komponen apa saja yang diganti?
  • Apakah pemilik sebelumnya rajin membersihkan dan merawat laptop?

Semakin banyak informasi riwayat perawatan yang didapat, semakin baik. Dengan begitu Anda bisa menilai kondisi laptop bekas tersebut apakah benar-benar terawat atau tidak. Jangan ragu untuk menanyakan perihal riwayat perawatan ini kepada penjual.

## Hindari yang Susah Diservis

Saat membeli laptop bekas, ada baiknya menghindari tipe laptop yang suku cadangnya sulit dicari. Beberapa tipe laptop lawas atau yang sudah tidak diproduksi lagi memang bisa jadi sulit mencari suku cadang penggantinya jika rusak.

Sebagai contoh, untuk tipe laptop tertentu yang sudah tidak diproduksi lagi, baterai dan charger cadangannya bisa sangat langka. Jika charger laptop rusak, Anda bisa kesulitan mencari penggantinya.

Oleh karena itu, pilih tipe laptop bekas yang masih mudah menemukan suku cadang dan komponen penggantinya. Pilihan terbaik adalah laptop-laptop yang masih diproduksi sampai sekarang, sehingga spare part-nya mudah ditemukan.

Dengan memilih laptop bekas yang masih populer, Anda bisa lebih tenang jika suatu saat laptop mengalami kerusakan. Service center juga lebih mudah memperbaiki laptop yang suku cadangnya masih tersedia.

img by pexels-stepan-vrany

## Bandingkan Harga Pasaran

Saat akan membeli laptop bekas, pastikan untuk membandingkan harganya dengan laptop sejenis di pasaran. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Bandingkan spesifikasi laptop seperti prosesor, RAM, penyimpanan, dan layar. Pastikan spesifikasi laptop yang akan dibeli sebanding atau lebih baik dibandingkan harga pasarannya.
  • Periksa kondisi fisik laptop dan pastikan tidak ada kerusakan yang signifikan. Kondisi fisik yang baik tentunya akan menaikkan harga jual laptop bekas.
  • Bandingkan dengan harga laptop bekas Acer sejenis di toko online seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan JD.ID. Lihat kisaran harga untuk tipe yang sama.
  • Tanyakan sudah berapa lama laptop digunakan oleh pemilik sebelumnya. Semakin baru umur pakainya tentu akan lebih mahal harganya.
  • Pastikan laptop tidak dibanderol terlalu mahal dibanding harga pasarannya. Selalu ada celah untuk menawar agar mendapatkan harga yang lebih murah.
  • Jangan langsung percaya begitu saja dengan harga yang disebutkan. Lakukan riset pasar terlebih dahulu sebelum menentukan harga yang pantas untuk dibayar.

Dengan membandingkan harga laptop bekas di pasaran, Anda bisa mendapatkan laptop dengan harga yang wajar sesuai dengan kondisi dan spesifikasinya. Lakukan pengecekan menyeluruh sebelum membeli agar tidak rugi.

## Cek Garansi

Membeli laptop bekas tanpa garansi bisa jadi risikonya tinggi. Pastikan untuk menanyakan apakah laptop bekas yang ingin Anda beli masih memiliki sisa garansi resmi dari Acer. Garansi resmi biasanya berlaku 1 tahun sejak tanggal pembelian baru.

Selain itu, tanyakan apakah ada garansi dari toko atau penjual. Beberapa toko komputer terpercaya menawarkan garansi 6 bulan atau 1 tahun untuk laptop bekas yang mereka jual. Membeli laptop dengan sisa garansi bisa memberi perlindungan ekstra jika nanti ada kerusakan atau masalah.

Lebih baik hindari membeli laptop bekas tanpa garansi sama sekali. Resiko kerusakan bisa lebih tinggi terutama untuk laptop yang sudah digunakan lama. Tanpa garansi, biaya perbaikan harus ditanggung sendiri jika ada masalah di kemudian hari.

Pastikan untuk mengecek secara detail periode dan syarat ketentuan garansi yang diberikan. Biasanya garansi hanya berlaku untuk kerusakan akibat cacat produksi, bukan kerusakan karena kelalaian pengguna.

JOIN TELEGRAM INFO BURSA LAPTOP BEKAS BERKUALITAS >>>>

## Kesimpulan

Ulangi tips paling penting dalam membeli laptop acer bekas.

  • Pastikan spesifikasi sesuai dengan kebutuhan dan harga pasaran. Jangan sampai kelebihan membayar untuk spesifikasi yang berlebihan.
  • Periksa kondisi fisik dengan teliti, pastikan tidak ada kerusakan atau bekas jatuh. Laptop bekas yang kondisi fisiknya buruk akan mudah rusak di kemudian hari.
  • Lakukan uji coba kinerja untuk memastikan laptop bekas berfungsi dengan baik, terutama pada bagian yang sering bermasalah seperti layar, keyboard, touchpad, port USB, dan baterai.
  • Pertimbangkan umur pemakaian laptop agar bisa memperkirakan tingkat keausan komponen. Semakin lama dipakai, semakin berisiko mengalami kerusakan.
  • Tanyakan riwayat perawatan dan servis yang pernah dilakukan, lengkap dengan bukti servisnya. Ini bisa memberi gambaran seberapa terawat laptop tersebut.
  • Hindari membeli laptop bekas yang suku cadangnya sulit didapat atau susah diservis. Ini akan mempersulit proses perbaikan di kemudian hari.
  • Bandingkan harga yang ditawarkan dengan harga laptop acer bekas sejenis di pasaran. Pastikan Anda tidak membayar terlalu mahal.

Dengan memperhatikan tips di atas, Anda bisa mendapatkan laptop acer bekas dengan kondisi prima dan harga yang wajar. Selamat berburu laptop bekas impian!

Mengulas Tuntas! 8 Hal Wajib Diperhatikan Sebelum Beli Laptop Acer Bekas Mengulas Tuntas! 8 Hal Wajib Diperhatikan Sebelum Beli Laptop Acer Bekas Reviewed by Ihsan on December 08, 2023 Rating: 5

No comments:

Silahkan komentar yang baik ya...!

Powered by Blogger.