Skip to main content

Cara Menggunakan Program WinAVR 2010

Cara Menggunakan WinAVR. Dalam turorial ini akan dijelaskan mengenai cara penggunaan software WinAVR di dalam komputer dengan sistem operasi Windows. Untuk dapat mengikuti tutorial ini, pastikan software WinAVR telah ter-install di komputer anda. Software WinAVR termasuk dalam kategori free-software untuk installer-nya dapat anda download melalui internet pada link berikut ini :


WinAVR versi 2010 Download -- !

Proses instalasi WinAVR akan menghasilkan dua buah program aplikasi yang nantinya akan dibutuhkan dalam memprogram mikrokontroler Atmel AVR, program aplikasi tersebut adalah:

1. “Programmer’s Notepad (PN)” yang digunakan untuk menuliskan program dalam bahasa C.
2. “Makefile” yang digunakan untuk melakukan pengaturan terkait dengan hardware mikrokontroler yang akan digunakan.

Baik, mari kita memulai project kita!

A. MEMULAI PROJECT BARU

Untuk memulai project dapat dimulai dengan membuka PN.


Gambar 1. Icon shortcut "Programmer Notepad [WinAVR]"


Gambar 2. Tampilan awal Text-editor AVR

Langkah selanjutnya menambahkan project group baru dengan cara: klik menu bar File>>new>>Project Group.


Gambar 3. File >> new >> Project Group

Maka akan tampil jendela seperti dibawah ini,

Gambar 4. 

Lalu tambahkan project baru dalam group ini dengan cara: File > new Project.


Gambar 5.

Maka akan tampil jendela seperti dibawah ini,


Gambar 6.

Tentukan nama project dan direktori tempat penyimpanan project tersebut. Kemudian klik OK! Selanjutnya, buatlah program dalam bahasa C anda!. Sebagai contoh, ketiklah program ini pada Programmer’s Notepad!.


Gambar 7. Contoh program

Jika anda sudah selesai membuat program, kemudian simpanlah file program tersebut dengan nama sesuai dengan keinginan anda dan dengan diberi ekstensi *.c. Misal dalam contoh ini file program diberi nama “taufiqCH.c”. Simpan file tersebut pada direktori yang sama dengan tempat anda menyimpan file project sebelumnya, yaitu direktori:

D:\contoh program pake winAVR\taufiqCH

Selanjutnya, tambahkan file ini ke dalam project dengan meng-klik kanan pada project lalu "add file".


Gambar 8.

Kemudian cari file berekstensi *.c pada directory tempat kita tadi menyimpan file. Pilih>>Ok.

Gambar 9.


Gambar 10.

Satu file lagi yang perlu kita buat adalah makefile. Makefile ini nantinya dipergunakan oleh WinAVR dalam proses kompilasi, fungsinya untuk mendefenisikan jenis mikrokontroler apa yang kita gunakan, frekuensi clock dan beberapa parameter fitur lainnya yang akan dijelaskan selanjutnya.

B. MEMBUAT MAKEFILE

Untuk proses pembuatan makefile, WinAVR sudah menambahkan tools tambahan yaitu MakeFile yang memiliki icon seperti lampu ajaib aladin. Untuk membuka tools tersebut maka ikuti langkah berikut. Allprogram >> WinnAVR-20100110 >> MFile [WinAVR]


Gambar 11. Icon shortcut MakeFile


Gambar 12. Tampilan awal MakeFile

Dengan menggunakan tools ini kita dimudahkan dalam malakukan editing code makefile.


Gambar 13.

Selanjutnya, lakukan pengaturan beberapa parameter pengaturan dalam makefile seperti berikut ini.

Jika telah selesai, dengan klik File>>Save as simpan file pengaturan Makefile tersebut pada direktori project yang telah anda buat sebelumnya, yaitu direktori:

D:\contoh program pake winAVR\taufiqCH

Untuk nama filenya dapat diabaikan (secara default akan diberi nama Makefile, tanpa extensi).


Gambar 14.

Berikutnya, tambahkan makefile yang telah dibuat pada project yang telah ada dengan cara yang sama ketika kita menambahkan file “taufiqCH.c”. Sehingga nantinya pada project akan di dapati dua akar (root) nama file, pertama adalah “taufiqCH.c”dan yang kedua adalah “makefile”.


Gambar 15.

Demikian persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan kompilasi program yang kita buat.
C. KOMPILASI PROGRAM Kembali pada program “Programmer’s Notepad”. Untuk melakukan kompilasi, dapat dilakukan dengan pilih menu bar Tool > [WinAVR] Make All


Gambar 16.
Simpan file yang akan ber-ekstensi *.PPG dengan nama file sesuai dengan keinginan anda. Pada contoh ini diberi nama taufiqCH.ppg. Setelah di-compile apabila muncul pesan error sebagai berikut pada jendela output:


Gambar 17.

Hal ini menunjukkan bahwa file program kita belum berhasil di-kompilasi. Untuk memperbaikinya kita harus melakukan editing pada makefile.

Makefile >>Main file name….


Gambar 18.

Pada baris:

# Target file name (without extension).

TARGET = main

 

Ganti kata “main” dengan nama file program kita, yaitu 'taufiqCH' (tanpa ekstensi) dengan cara klik MakeFile >> Main file name…


Gambar 19.

Maka akan muncul jendela “Main file” seperti gambar berikut.


Gambar 20.

Ketik/isikan nama file program kita ke dalam kolom yang tersedia, kemudian klik “Ok”.

TARGET = taufiqCH

Dengan begitu nama file target yang akan dikompilasi sudah diketahui oleh compiler.


Gambar 21.

Baris tersebut menjelaskan kepada WinAVR, file program mana yang akan dikompilasi. Karena kita telah membuat file taufiqCH.c sebagai file default yang akan di-compile, maka kita harus mengarahkan winavr agar meng-compile file taufiqCH.c dengan cara seperti diatas.

Simpan file Makefile kembali (replace setting-an sebelumnya!)

Kemudian lakukan proses kompilasi lagi untuk file program_CH1.c, setelah itu akan didapatkan output seperti dibawah ini :



Gambar 22.

Atau lebih lengkap adalah sebagai berikut:


Hal ini menandakan bahwa proses kompilasi program telah berhasil, selanjutnya file *.hex yang dihasilkan dapat diisikan kedalam IC mikrokontroler. Demikian tutorial cara menggunakan software WinAVR, Sumber artikel cara menggunakan WinAVR: sumber  Semoga bermanfaat!

Comments

Popular posts from this blog

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...

Merakit Rangkaian Power Bank Sederhana

Mau merangkai sendiri Rangkaian Power Bank atau membeli pabrikan yang harganya mahal?! Seperti anda ketahui sekarang kebutuhan Gadget sangat penting hari ini, hampir setiap saat orang menggunakannya mulai subuh hingga larut malam. Tatkala battery gadget habis pasti akan dicharger  untuk bisa digunakan kembali. Namun, bagaimana jika anda dalam perjalanan? Rangkaian power bank buatan caratekno.com Untuk itulah saya akan sedikit berbagi pengetahuan yang sedikit untuk membantu rekan Tronika mengatasi masalah battery habis. Bermula banyaknya rekan-rekan yang bertanya di Thread yang saya posting di Forum Kaskus dan Alhamdulillah HT (Hot Thread) hingga page viewnya mencapai 350 .000an. Ternyata masih banyak yang belum paham dengan tata letak komponen, sehingga banyak yang gagal. Tidak bermaksud menggurui namun saya ingin memperjelas rangkaian power tersebut berfungsi dengan baik asalkan jangan sering-sering digunakan, karena sifatnya hanya digunakan saat darurat saja. Rang...

Mengenal Lampu LED: Dari Voltase Hingga Rangkaian Untuk Peralatan Rumah Tangga

Caratekno - Penggunaan lampu LED sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa lampu ini merupakan lampu hemat energi terbarukan. Konsumsi daya yang rendah. Tidak meningkatkan suhu ruang dan cahaya sangat terang ketimbang menggunakan lampu jenis pijar (bohlam). Pengenalan Lampu LED Lampu LED, singkatan dari Light Emitting Diode, merupakan sebuah invosi modern sebuah lampu penerangan sejak era lampu pijar listrik ditemukan pada awal abad 20. LED sebagai pencayaan sudah banyak digunakan di rumah tangga dan perkantoran bahkan dunia industri. Berbeda dengan lampu pijar, lampu LED lebih efisien dalam menghasilkan cahaya dan memiliki umur pemakaian yang lebih panjang. Dengan mengenali lebih dalam mengenai berapa volt lampu LED yang tepat untuk penggunaan Anda, Anda dapat mengoptimalkan kinerja lampu ini. Berapa Volt Lampu LED yang Ideal? img by elecircuit Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah berapa volt lampu LED yang diperlukan untuk beroperasi dengan baik. Kebanyakan lampu...