Pengetahuan Dasar AC Untuk Pemula

Caratekno – Musim panas udara juga ikutan panas, apalagi di dalam ruangan pengap dan panas yang atapnya terbuat dari asbes/seng.

Nah, ngomongin udara panas dan pendingin udara  kita akan bahas unit pendingin udara atau dikenal dengan AC (Air Conditioning).

Mari langsung saja kita kupas apa saja bagian-bagian penting sebuah unit pendingin ruangan Jendela.

Introduction to How to Repair Room Air Conditioners | HowStuffWorks
image by homestuffworks

Adjustable louver: Bilah celah ini membantu mengarahkan aliran udara keluar kebagian yang kita mau. Seringnya diarahkan ke atas dan kebawah, bahkan beberapa unit ac bisa bergerak ke kanan-kiri.

Blower: Fungsinya yang mengalirkan udara hangat ke dalam unit pendingin dan mengalirkan kembali menjadi udara dingin.

Evaporator Coil: Letaknya di samping depan atau dekat dengan kipas blower, bahan ini terbuat dari tembaga, baja atau alumunium membantu mempercepat proses pendinginan udara, menyerap panas dari udara sekitarnya.

Compressor: Mesin kompresi tekanan gas

Condenser coil: Area yang menampung gas yang mencair, melepaskan/membuang udara panasnya ke luar.

Control panel: Panel kontrol yang membantu proses air conditioning, seperti pengaturan kecepatan kipas, timer otomatis, dan fungsi AC lainnya.

Fan: Kipas di samping jendela angin A/C diletakkan di antara sela-sela conditioner coil dan evaporator coil. Poros gandanya sangat pas dengan blower di satu sisi, dan kipas kondensor.

Filter: Penyaring udara sebagai penyaring debu dan kotoran dari sekitar ruangan, agar udara bersih.

Front Grill: Front Grill sebagai pembatas depan dari luar sekaligus menyalurkan aliran udara ke sekitar ruangan di rumah.

Parition: Memisahkan kipas dari blower, sehingga udara dapat bebas mengalir ke arah jendela A/C.

Termostat sensor: Komponen penting yang bertugas mendeteksi temperatur ruangan, kemudian mengirim sinyal ke control panel secara otomatis A/C mengatur dan mejaga temperatur yang diinginkan.

Baca Juga  5 Aksesoris Teknologi Paling Nge-Trend di Tahun 2016
ac-diagram.jpg
image by altitudecomfort.com

Pusat Air Conditioner

Ini unit pendingin udara yang sebenarnya ketimbang penyejuk ruangan AC Jendela yang ukurannya lebih kecil.

Secara garis besar prinsip kerjanya sama saja. Seperti komponen kompressor, condesor, evaporator, termostat, kipas, blower dan filter.

Mari kita kupas part komponennya:

Air Duct: bagian yang menyalurkan udara panas dan mendinginkannya, udara panas mengalir ke bagian sitem AC.

Condesation drain tube: komponen yang bagian melepaskan kondensasi yang dihasilkan oleh evaporator coil dari air conditioner. Hal ini untuk mencegah tumbuhnya ganggang, jamur, kelembaban, kotoran, bau apek dan air.

Floor drain: Air dari hasil kondensasi yang kotor agar airnya terbuang keluar mesin maka perlu pipa kecil sebagai aliran pembuangan agar tidak merusak komponen lain di dalam.

Furnance blower switch: Blower tungku mengalirkan udara ke seluruh ruangan di rumah, dan fungsi saklar ini bisa juga sebagai tombol on/off.

Copper tubes: tabung tembaga ini menjaga aliran udara hangat. Tabung tembaga ini sebagai pengganti alumunium sebab tembaga sebagai lebih tahan karat/ korosif, kuat menyalurkan media panas, lebih kuat, dan konsumsi pendinginan juga lebih mudah diraparasi.

Plenum: Ini adalah ruang tertutup di mana zat yang diolah dikumpulkan untuk didistribusikan, sebagai udara yang dipanaskan atau dikondisikan melalui sistem ventilasi.

Room Thermostat: Anda dapat menggunakan thermostat konvensional apabila tidak ada yang otomatis.

Shut off switch: Saklar yang difungsikan secara aman untuk On/Off apa bila ingin menyalakan dan mematikan Air Conditioning. Warnes

 

GRATIS UPDATE TERBARU ARTIKEL CARA/TIPS/HOW TO/DIY TERBARU, Masukkan email Anda:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.