Skip to main content

Cara Cepat Belajar Arduino Ternyata Mudah Tanpa Mentoring

Caratekno – Keluarga Arduino adalah perangkat mikrokontoller (hardware) yang tergolong keluarga embeded system karena terapannya sangat mudah dan siap pakai seperti halnya Raspberry Pi yang sangat terkenal itu.

Pendahuluan

Sebelum kita mengenal jauh dunia pemograman khususnya Arduino, bahasa yang digunakan untuk interface nya menggunakan bahasa program C++ sedangkan untuk eksekutor programnya menggunak program Arduino IDE yang sudah tersedia gratis dan ringan penggunaannya.

Arduino

Indonesia sendiri keluarga Arduino sudah sangat dikenal luas di kalangan dunia pendidikan dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi bahkan kalangan praktisi profesionalpun masih menggunakan device yang satu ini.

Yang paling banyak digunakan secara luas antara lain Arduino Uno.

Kenapa Arduino begitu dikenal ?

  • Karena dari sisi harga yang terjangkau
  • Komponen-komponen yang mudah ditemukan di toko peralatan komponen elektronika
  • Mudah dibeli secara online atau offline
  • Varian model komponen pendukungnya juga sangat beragam

masalah ulasan lengkap pengenal apa itu arduino sudah saya tulis di artikel pengenalan arduino URL

 

Spesifikasi Arduino

Secara fisiki dilihat dari jumlah pin konektor digital dan analognya juga menandakan nama board arduino itu sendiri.

 

sebagai misal Arduino UNO memiliki jumlah 6 pin analog dan 14 pin digital, Untuk arduino MEGA memiliki jumlah pin yang lebih banyak lagi dari UNO yakni, 16 pin analog dan 54 pin digital.. wow!

Fugsi Pin Analog dan Fungsi Pin Digital

Pin Analog: Sesuai namanya pin analago lebih sering difungsikan untuk interaksi dengan perangkat keras lainnya seperti potensiometer, sensor, servo, dll.

Pin analog bisa sebagai input ataupun output tergantung dari penggunaan komponennya.

Misalkan untuk menggerakkan servo (output) dengan putaran potensimeter (input) tertentu.

 

Pin Digital: Sesuai namanya digunakan untuk menulis dan membaca data-data digital logika 1 (high) dan 0 (low). Contohnya untuk menyalakan lampu (output) dengan masukan logika 1 (high) maka lampu akan menyala sesuai instruksi input high.

 

Arduino IDE (Integrated Developtment Enviroenment)

Software interaksi PC dengan modul arduino disebut dengan Arduino IDE ambilnya disini https://www.arduino.cc/en/main/software Nah, sekarang ada versi editor onlinenya versi web-based bisa dibuat programnya jika sudah terhubung dengan koneksi internet klik sini

Sebelum modul Arduino semua tipe dijual di pasar sudah terlebih dahulu dibenamkan program bootloader pada mikrokontroller bawaannya. Berfungsi sebagai interface program dengan chipsetnya.

Bahasa program Arduino selalu berakhiran eketensi .ino ditulis dengan bahasa pemograman Java lengkap dengan Library C/C++. Tulisan bahasa program tadi biasa di tulis berupa teks yang dikenal dengan sktech.

 

Secara sederhana pemograman arduino ini hanya terdiri dari perintah Void Setup dan Void Loop.

Instruksi void setup dieksekusi sekali saja sedangkan instruksi loop dilakukan secara berulang-ulang sesuai perintahkan akan diulang berapa kali.

 

Seperti contoh istruksi program led blink secara berulang-ulang ini:

void setup(){

// fungsi void setup berjalan sekali saja, yaitu ketika perangkat direset atau dinyalakan.   // inisialisasi pin digital 13 sebagai output.

pinMode(13, OUTPUT);

}

// fungsi void loop akan berjalan secara berulang-ulang selamanya

void loop() {  

digitalWrite(13, HIGH);   // menyalakan lampu yang terhubung ke pin 13(HIGH berarti aktif)

delay(1000);              // tunggu sampai 1 detik

digitalWrite(13, LOW);    // mematikan lampu (LOW berarti tidak aktif)

delay(1000);              // tunggu sampai 1 detik

}

 

Bagaimana cara memasukkan deretan program di atas ke dalam perangkat Arduino Uno?

Caranya:

  1. Siapkan perangkat Hardware (Arduino Uno R3, Kabel USB) yang sudah terhubung dengan PC
  2. Pilih jenis Board yang digunakan di Tool > Board > pilih nama board yang sedang digunakan
  3. Tool > Port > pilih port yang sudah terkoneksi
  4. Setelah semua selesai diverifikasi tidak ada kesalahan/error program
  5. Klik Tombol tanda Panah, tunggu sebentar proses upload
  6. dan Led akan kedip-kedip berulang-ulang

1. Menu-menu software Arduino IDE yang tertampil, yaitu:

  • File, berisi menu umum seperti New File, Ope, Save, Print, Quit, dan lain-lain secara mudah diterapkan respon yang cepat dan ringan.
  • Edit, menu umum seperti Undo/Redo, Copy/Cut/Paste, Find dan masih banyak lain fitur di dalam menu utama Edit.
  • Sketch, sesuai namanya  menu inti ini untuk editor pemograman saja seperti tombol menul Verify/Compile, Include Libary, dll
  • Tools, tombol-tombol dengan fungsi antara lain (Auto Format) pengaturan kode-kode, (Port) memilih port yang sudah terhubung dengan komputer, (Burn Bootloader) memindahkan data program ke dalam chip IC mikrokontroller.
  • Help, tombol pusat bantuan dan dokumentasi tentang apa saja dan link URL menuju Arduino Forum

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Jangan Salah Pilih Desainer Wajib Tahu: Rekomendasi Laptop Desain Grafis Tipis Dan Ringan Dengan Fitur Layar Touchscreen Untuk Mobilitas Tinggi

Caratekno - Memilih laptop untuk desain grafis bukan sekadar mencari perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi menentukan alat kerja yang mampu mendukung kreativitas, produktivitas, dan kualitas hasil visual.  Setiap proyek desain memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari membuat ilustrasi sederhana, mengedit foto beresolusi tinggi, hingga merancang animasi 3D dan video berkualitas profesional.  Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli laptop menjadi langkah penting agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam memilih laptop desain grafis. Anda akan mempelajari bagaimana menentukan spesifikasi yang tepat sesuai jenis pekerjaan, mengenali kelebihan dan kekurangan berbagai platform, serta memahami komponen teknis yang berpengaruh terhadap performa dan akurasi warna.  Dengan pengetahuan tersebut, Anda dapat memilih perangkat yang tidak...

Cara Memilih VGA Card (GPU) Yang Tepat untuk Rendering 3D Desain Tanpa Lag

Caratekno - Bagi seorang desainer grafis yang mulai merambah ke dunia tiga dimensi atau 3D, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat tampilan fisik yang elegan.  Di balik layar yang cemerlang, terdapat satu komponen paling krusial yang menentukan apakah pekerjaan Anda akan selesai lebih cepat atau justru berakhir dengan layar yang membeku dan aplikasi yang tertutup tiba-tiba. Komponen tersebut adalah Unit Pemroses Grafis atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPU. Selama bertahun-tahun mengelola konten strategi produk digital, saya melihat banyak desainer pemula melakukan kesalahan fatal. Mereka terlalu fokus pada besaran RAM sistem atau kecepatan prosesor (CPU), namun mengabaikan spesifikasi detail dari GPU.  Padahal, dalam industri visual modern, beban kerja rendering telah berpindah secara masif dari CPU ke GPU. Inilah panduan mendalam untuk memastikan Anda tidak salah langkah dalam memilih kartu grafis. MEMAHAMI PERAN GPU DALAM EKOSISTEM 3D Sebelum masuk ke teknis, Anda h...

Merubah adaptor USB menjadi Lampu LED

Caratekno.com - Lampu led high power led kini semakin populer digunakan pada gedung-gedung kantoran, stadion, fasilitas umum dan rumah-rumah. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membuat sendiri lampu led hasil kreatifitas yang pencahayaannya tidak kalah juga dengan hasil buatan pabrik yang harganya variatif. Nah apabila di rumah banyak perkakas adaptor USB bekas dirumah dan adaptor/ charger bekas tidak terbakai sebaiknya dimanfaatkan saja? Jangan keburu dibuang ya.! Buat apaan?! Nanti adaptor-adaptor tersebut akan saya sulap menjadi sesuatu yang dapat menghemat anggaran listrik di rumah anda. Yuk siapkan bahan-bahannya: Charger bekas LED HPL Luxeon klik sini  Lampu TL bekas Lem bakar/ glue gun Heat sink alumunium Selanjutnya ikuti cara-cara pembuatannya, silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini: Langkah 1: Persiapkan charger hp bekas, keluarkan PCB dari casingnya. Potong kabel Langkah 2: Setelah dipotong kabel dan dikeluarkan dari casing charg...