Pengubah Tegangan DC ke DC

Bila sedang menggunakan alat ukur digital dibutuhkan rangkaian elektronika lainnya, selalu dibutuhkan sumber daya terpisah untuk alat ukur tersebut. oleh karena itu untuk memberikan istirahat pada rangkaian elektronik lainnya, masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan dua sumber daya secara terpisah. tetapai masalah ini juga dapat diatasi dengan emnggunakan satu sumber daya dengan sebuah konverter dc ke dc.

Jenis onverter yang disajikan sangat kompak dan dapat memberikan arus keluaran sekitar 50mA.

Rangkaian ini terdiri dari sebuah mulitivibrator tidak mantap (astable multivibrator, IC1) yang digunakan untuk menyambungkan atau memutuskan arus sumber ke transformator (Tr1) melalui transistor (T1).

Tegangan sekunder dari transformator disearahkan setengah gelombang dan diratakan.

Tegangan keluarannya dibatasi oleh diode-zener (D5). Trafo yang digunakan harus mempunyai perbandingan lilitan 1:1.

Transformator penyulutu yang digunakan untuk SCR (silicon controlled rectifier) sangat baik digunakan untuk rangkaian ini tetapi bisa juga bila digunakan transformator audio yang berukuran kecil.

Frekuensi dan lebar denyut dari rangkaian ini dapat disesuaikan dengan jenis transofrmator yang digunakan dengan mengatur P1 dan P2.

Transformator penyulut memberikan hasil yang paling baik pada frekuensi sekitar 100kHz. Untuk transformator udio biasanya bekerja dengan baik pada frekuensinya antara 0,5 sampai 40kHz. Dan perlu diingat bahwa polaritas transofrmator ini harus dihubungkan secara tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.