10 Tahap Inti Setelah Anda Menginstall Wordpress

Tidak serta merta anda diam begitu saja setelah menginstall software Wordpress di web anda. Jika... thumbnail 1 summary

Tidak serta merta anda diam begitu saja setelah menginstall software Wordpress di web anda. Jika anda ingin menjadi seorang blogger yang professional jangan lupakan 10 tahap ini untuk menyempurnakan “amalan” ngeblog J

Penasaran?
Baiklah, 10 langkah apa saja yang pokok dimulai blogger sebelum aktifitas ngeblog dimulai.
  1. Rubah Username dan Password
Secara default wordpress memberikan informasi username: admin, dan password: Hik(7%(#%$K (biasanya seperti itu), segera anda rubah password yang nggak karuan tersebut. Bukankah lebih enak password: inipasswordku123 (ketimbang Hik(7%(#%$K) simpel bukan?
  1. Edit Permalink
Apa itu permalink? Secara istilah adalah pengaturan untuk mempermudah pembaca mengenal link-link yang ada serta mempermudah Search Engine cepat mengenali.

Coba perhatikan, secara default link yang dimunculkan seperti ini www.topsitus.com/?p=396. Sangat-sangat jelek untuk kepentingan SEO (search Engine Optimization) anda. Tinggalkan jauh-jauh link ini.
Seharusnya yang BENAR, http://www.topsitus.com/bikin-sendiri-dome-light-si-lampu-plafon-mobil caranya:
a.       Settings > Permalinks
b.      Di bawah ‘common settings’ pilih ‘custom structure’
c.       Ketik %postname% jika anda ingin memasukkan kategori di setiap posting%category%/%postname%/
  1. Pilih Themes
Segera pilih themes yang menarik Download a theme sesuai pilihan anda. Saran saya pilihalah themes yang tidak memberatkan saat membuka blog. Karena blog yang berat tidak disukai pembaca.
  1. Ganti Uncategories
Terlihat lucu bila blog anda terdapat kategori yang aneh “uncategoris”, untuk itu segera anda ganti dengan nama yang lain
a.       Posts > Categories
b.      Klik ‘Uncategories’ edit missal ‘Sofware’
c.       Tambahkan kategori lain sesuai tema blog anda
  1. Aktifkan Akismet
Apa itu Akismet? Akismet adalah senjata asli bawaan wordpress pertama kali di install, sangat berguna sekali menangkal komentar-komentar berupa SPAM yang bisa membuat sesak database kita.
Tentunya setelah di filter oleh Akismet SPAM tadi tidak ditampilkan begitu saja. Untuk aktifasinya anda harus memiliki akun wordpress yang nanti kode API key digunakan di sini. Nanti anda akan tahu sendiri setelah memasangnya.
Segera registrasi dulu di WordPress.com dan cek di profile. Setelah anda mengantongi API key masuk ke admin blog WP anda Plugins >Akismet Configuration paste kode API key nya.
                Gambar
  1. Install Google XML Sitemaps
Google XML Sitemaps kenap harus sitemaps, karena search engine besar (Google, MSN, Yahoo, Ask) mencari melalui sitemaps suatu website.
Nanti setelah anda sukses memberikan sitemap bisa di lihat di http://www.yoursite.com/sitemap.xml
  1. Install WP database BackUp
Selalu, selalu, selalu sediakan plugin ini, aplikasi bagus untuk membackup artikel anda, jangan kejadian seperti saya menimpa anda dimana kehilangan postingan hampir lebih 30%.
WordPress Database Backup, dirancang khusus untuk blog berbasis wordpress Klik di sini WordPress Database Backup plugin
Gambar
  1. Test dengan Kontent Palsu
Anda tidak akan mengetahui seberapa hebat template dan plugins yang anda gunakan blog masih kosong. Anda harus mengetes dengan import artikel, komentar, kategori palsu untuk mengetes kinerja blog. Anda pahamkan maksud saya.
Saya punya contoh artikel jika anda mau pakai untuk content dummy sample post collection from WP Candy. Import sample post (Tools > Import > Wordpress)
  1. Tambahkan RSS di FeedBurner
Atur RSS setting. Settings > Reading anda bisa mengatus berapa banyak posting yang akan ditampilkan di RSS. Sekarang masuk ke admin Feedburner karena dengan Feedburner anda mengetahui perkembangan statistis artikel dan PING service otomatis serta banyak fasilitas lainnya.
Tambahkan code ini antara head tags:
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Feed Title" href="YOUR FEEDBURNER URL" />
  1. Aktifasi Google Ananlytic
Traking user dan traffic blog anda. Saya sarankan menggunakan Google Analytics. Selain itu analisa yang tak kalah juga adalah Mint dan StatCounter.

No comments

Post a Comment

Silahkan komentar yang baik ya...!